News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyiapkan Generasi Mandiri: Pentingnya Life Skills dalam Pendidikan Modern

SMA Labschool Ciracas tanamkan kecakapan hidup atau life skills siswa lewat Trip Observasi di Desa Cibuntu, membentuk karakter mandiri, peduli, dan tangguh.
Senin, 27 Oktober 2025 - 13:03 WIB
Menyiapkan Generasi Mandiri: Pentingnya Life Skills dalam Pendidikan Modern
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Kecakapan hidup (life skills) menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Lebih dari sekadar pengetahuan akademik, life skills mencakup kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, beradaptasi, serta bekerja sama dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Secara umum, kecakapan hidup dibagi menjadi tiga kategori utama: kecakapan personal, kecakapan sosial, dan kecakapan vokasional. Kecakapan personal meliputi kesadaran diri, pengambilan keputusan, dan kemampuan memecahkan masalah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecakapan sosial menekankan empati, komunikasi, dan kerja sama. Sementara kecakapan vokasional berfokus pada keterampilan kerja dan wirausaha yang mendukung kemandirian ekonomi.

Tujuan utama dari pengembangan life skills adalah membentuk individu yang mandiri, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, dan mampu beradaptasi di tengah lingkungan sosialnya. 

Keterampilan ini menjadi pondasi penting untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, kesetaraan, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.

Dalam konteks pendidikan nasional, penguatan kecakapan hidup kini diterapkan melalui berbagai kegiatan berbasis pengalaman nyata. Salah satu contoh konkret datang dari SMA Labschool Ciracas, yang pada 23–27 Oktober 2025 menyelenggarakan Trip Observasi (TO) perdana di Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti 118 siswa dengan tema “Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Nilai-Nilai Budaya dan Kearifan Lokal Masyarakat.”

“Perjalanan TO ini merupakan pengalaman belajar nyata bagi siswa. Mereka belajar mengobservasi kehidupan masyarakat, berpikir kritis mencari solusi, sekaligus melatih kemandirian dan kerja sama dalam kelompok. Mulai dari beribadah, menjaga kebersihan, memasak, hingga menjelajah alam,” ujar Risang Danardana, Kepala SMA Labschool Ciracas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama lima hari, para siswa tinggal bersama keluarga asuh warga Desa Cibuntu untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka ikut berkebun, bertani, membantu kegiatan desa, hingga mengajar anak-anak setempat. Program ini tidak hanya memperkuat karakter pelajar Pancasila, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, empati, dan rasa tanggung jawab sosial.

Kegiatan Trip Observasi ini disambut baik oleh Camat Wanayasa, Heru Agus Riyanto, yang mengapresiasi kehadiran Labschool Ciracas di wilayahnya. “Membangun Indonesia dimulai dari membangun desa. Kami bangga kegiatan ini turut memberdayakan masyarakat dan menumbuhkan semangat kepedulian pada siswa,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral