News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham Prajogo Pangestu dan Suami Puan Maharani Kompak Anjlok, IHSG Terjun Hampir 5%, Ini Biang Keroknya

Saham milik Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro anjlok tajam pada perdagangan Senin (27/10/2025), menyeret IHSG turun nyaris 5%. Ini penyebabnya.
Senin, 27 Oktober 2025 - 14:25 WIB
Ilustrasi - Happy Hapsoro dan Prajogo Pangestu kompak berkongsi mengakuisisi Hafar Group.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Awal pekan ini, pasar saham domestik diguncang oleh kejatuhan tajam emiten-emiten konglomerat. Saham-saham milik taipan Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro, suami Ketua DPR RI Puan Maharani, kompak anjlok pada perdagangan sesi pertama, Senin (27/10/2025).

Tekanan jual masif di saham-saham konglomerat itu membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terjun bebas hingga nyaris 5%. Dari posisi tertinggi intraday di 8.354, indeks turun tajam ke level 7.959, kehilangan sekitar 395 poin hanya dalam satu sesi perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saham Konglomerat Terjun Bebas

Grup Barito milik Prajogo Pangestu menjadi kelompok yang paling terpukul. Barito Pacific (BRPT) dan Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) sempat menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) sebelum akhirnya memangkas koreksi, meski tetap melemah dua digit.

Sementara itu, Chandra Asri Pacific (TPIA) masih mencatatkan penurunan paling ringan, kurang dari 1%, namun tetap berada di zona merah. Saham lain seperti Chandra Daya Investasi (CDIA), Petrosea (PTRO), dan Barito Renewables Energy (BREN) juga sempat jatuh ke batas ARB sebelum akhirnya berbalik tipis.

Nasib serupa dialami saham-saham milik Happy Hapsoro. Rukun Raharja (RAJA) dan Raharja Energi Cepu (RATU) ambles hingga menyentuh batas bawah perdagangan harian. Kedua saham energi itu ikut terseret dalam aksi jual besar-besaran yang menimpa sektor konglomerat.

Isu Perubahan Indeks MSCI Jadi Pemicu

Penyebab utama anjloknya saham-saham konglomerat ini berasal dari isu perubahan komposisi indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International). Pasar saham diguncang oleh kabar bahwa sejumlah saham milik Prajogo Pangestu berpotensi terdepak dari daftar MSCI versi terbaru.

Kabar tersebut langsung memicu kepanikan investor yang memilih melakukan aksi panic selling sebelum keputusan resmi dirilis. Padahal, pengumuman indeks MSCI baru akan dilakukan pada 5 November 2025 dan berlaku efektif mulai 25 November 2025.

Kekhawatiran pasar semakin besar karena saham-saham milik Prajogo selama ini menjadi penopang utama pergerakan IHSG di tengah lemahnya sektor perbankan dan blue chip tradisional. Ketika saham-saham tersebut jatuh, indeks kehilangan salah satu “mesin penggerak” utamanya.

Pergeseran Investasi ke Saham Blue Chip

Di sisi lain, sentimen global yang mulai stabil membuat sebagian investor bergeser dari saham konglomerat ke saham blue chip yang memiliki fundamental kuat. Pergeseran ini memperlemah permintaan terhadap saham-saham berkapitalisasi besar milik taipan lokal.

Tren ini terjadi di tengah optimisme pasar global yang didorong oleh penurunan inflasi di Amerika Serikat dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Kondisi itu justru membuat investor memilih saham-saham defensif di sektor perbankan dan teknologi dibanding saham-saham spekulatif konglomerat.

Dampak ke Pasar

Kejatuhan serempak saham konglomerat ini langsung menular ke seluruh sektor, menekan IHSG dan memperburuk sentimen pasar domestik. Walau sebagian saham berhasil memangkas pelemahannya menjelang akhir sesi, indeks masih berada jauh di bawah level psikologis 8.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investor kini menanti konfirmasi resmi dari MSCI mengenai perubahan komposisi indeks yang akan menentukan arah pasar ke depan. Jika benar ada penghapusan sejumlah saham konglomerat dari daftar MSCI, tekanan jual berpotensi berlanjut hingga pekan depan.

Situasi ini menjadi peringatan bagi pelaku pasar bahwa ketergantungan berlebihan pada saham-saham konglomerat bisa berisiko tinggi, terutama ketika faktor eksternal seperti perubahan indeks global dan pergeseran portofolio investor asing ikut bermain. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kanwil ATR/BPN Jatim, Diduga Terkait OTT di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur di Jalan Gayung Kebonsari, Gayungan, Surabaya, Kamis (24/9).
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekah dan 3 Wilayah, Warga Diminta Berlindung

Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di Mekah dan tiga wilayah lainnya. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Update Tragedi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8: 14 Jasad Berhasil Diangkat, 93 Penumpang Masih Dicari

Upaya pencarian korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali mencatatkan perkembangan. 
Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi Ungkap Kegilaan Suporter Timnas Indonesia, Singapura Justru Tak Sabar Main di SUGBK

Ilhan Fandi mengaku tak sabar merasakan atmosfer SUGBK saat Singapura menghadapi Timnas Indonesia. Fanatisme suporter Garuda justru membuatnya antusias.
DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR Desak Polri Usut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, BPK Diminta Audit

DPR mendorong Polri mengusut dugaan pelanggaran di Lapas Cibinong dan meminta BPK mengaudit pengelolaan anggaran serta aset.
Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Blak-blakan Soal Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Disebut Begini

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia kini lebih kuat dibandingkan Piala AFF 2026. Ia menyoroti perubahan skuad Garuda jelang laga perdana.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral