News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta Mobil Lexus Tertimpa Pohon di Pondok Indah, dari Harry Danardojo Eks Direktur Danareksa-Jumlah Korban Tewas

Berikut sejumlah fakta dari insiden pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2025) menghancurkan mobil Lexus dan tewaskan Harry Danardojo, mantan Direktur PT Danareksa.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 07:16 WIB
Mobil Lexus ringsek tertimpa pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan menewaskan Harry Danardojo
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden mobil Lexus yang tertimpa pohon tumbang di Pondok Indah, Jakarta Selatan menewaskan mantan Direktur PT Danareksa (Persero), Harry Danardojo.

Mobil Lexus dengan nomor polisi B 1732 SJV warna hitam tertimpa sebuah pohon Palem yang tumbang di Jalan Metro Pondok Indah Raya, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut deretan fakta insiden mobil Lexus tertimpa pohon di Pondok Indah, Jakarta Selatan:

Lexus hitam tertimpa pohon palem setinggi 15 meter, menewaskan Eks Direktur PT Danareksa
Lexus hitam tertimpa pohon palem setinggi 15 meter, menewaskan Eks Direktur PT Danareksa
Sumber :
  • Istimewa

 

1. Mobil Lexus Melintas di Pondok Indah

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Harnas Prihandito menjelaskan awal mula kronologi sebuah mobil Lexus berwarna hitam mengalami ringsek usai ditimpa pohon Palem.

Harnas mengatakan, saat itu Harry MP Danardojo tengah mengemudikan Lexus tersebut secara normal yang mengarah ke area Selatan.

"Ya sudah, pada saat itu tiba-tiba (pohon Palem) tumbang menimpa mobil tersebut," ujar Harnas kepada awak media dikutip, Selasa (28/10/2025).

Kata Harnas, insiden tersebut berlangsung pada siang hari. Pohon palem menimpa bagian kap mobil Lexus dikemudikan oleh mantan Direktur PT Danareksa tersebut.

"Kap akhirnya hancur, penyek parah sampai kursi dalam juga kena dampak menjadi bengkok ke bawah," katanya.

2. Faktor Utama Pohon Palem Tumbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan mengupas tuntas penyebab utama pohon Palem di marka pembatas jalan tiba-tiba tumbang.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan mengatakan, pohon tersebut memiliki diameter kisarann 600 sentimeter dan tinggi 15 meter.

Menurut Yohan, intensitas curah hujan begitu tinggi menjadi faktor terbesar tumbangnya pohon tersebut sehingga menyebabkan mobil Lexus hitam ringsek parah.

"Hujan berintensitas tinggi dan angin kencang menjadi faktor utama tumbangnya pohon tersebut," kata Yohan.

3. Jumlah Korban Tewas Tertimpa Pohon

Yohan melaporkan dari insiden tersebut, pengemudi Toyota Lexus tak lain Harry Danardojo dinyatakan tewas akibat mobilnya ringsek parah.

Sementara untuk jumlah korban, kata Yohan, hanya pengemudi saja tidak ada orang lain dalam mobil tersebut.

Artinya, Harry yang berusia 50 tahun meninggal dunia atas insiden pohon Palem yang tumbang di kawasan Pondok Indah.

"Korban meninggal dunia seorang laki-laki usia 50 tahun," ucap Yohan.

Jasad Harry MP Danardojo langsung dibawa ke RS Pondok Indah setelah mobil ketiban pohon Palem besar.

4. Polisi Imbau Pengelola agar Cek Pohon di DKI Jakarta

Dari insiden mobil Lexus yang tertimpa pohon Palem, Harnas meminta kepada pengelola khususnya PT Metropolitan Kentjana mengecek kelayakan pohon di area Pondok Indah.

Apabila ada yang kurang layak, pihak yang bertanggung jawab segera memangkas atau memotong pohon tersebut agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

5. Keluarga Korban Ikhlas

Kapolsek Kebayoran Lama, Harnas menyampaikan informasi terbaru, bahwa pihak keluarga korban menerima atas insiden tersebut.

Keluarga Harry menolak adanya proses autopsi terhadap jenazah mantan Direktur PT Danareksa tersebut.

6. Kabar Harry Danardojo Meninggal Dunia Heboh

Laporan mengenai pengemudi Lexus yang tewas adalah sosok Harry Danardojo langsung menghebohkan publik.

Pasalnya, pria bernama asli Harry Nugroho Prasetyo Danardojo alias Harry MP Danardojo merupakan mantan Direktur PT Danareksa.

Harry pada saat itu menjabat sebagai Managing Director, Head of Equity Capital Market Danareksa Sekuritas Periode 1999-2003.

Menariknya, Harry lebih dulu menduduki jabatan tersebut daripada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Diketahui, Purbaya baru menjabat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities Periode 2006-2008.

Di masa jabatannya, Harry menyelamatkan Danareksa dari kerugian Rp495 miliar melalui upaya pembenahan tata kelola agar terhindar dari krisis ekonomi pada 2001.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Pejabat Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi hingga Duta Besar di Istana Negara

Sejumlah Pejabat Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi hingga Duta Besar di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto akan melantik Hakim Mahkamah Konstitusi, Ombudsman hingga Duta Besar siang ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Resmi Dilantik Sebagai Hakim Konstitusi Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawano: Demi Allah Saya Bersumpah akan Penuhi Kewajiban

Resmi Dilantik Sebagai Hakim Konstitusi Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawano: Demi Allah Saya Bersumpah akan Penuhi Kewajiban

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pembacaan sumpah Liliek Prisbawono Adi sebagai hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (10/4/2026).
Preman Tanah Abang Pecahkan Mangkuk Tukang Bubur Gara-gara Tak Diberi Japrem, Polisi Ringkus Tiga Orang

Preman Tanah Abang Pecahkan Mangkuk Tukang Bubur Gara-gara Tak Diberi Japrem, Polisi Ringkus Tiga Orang

Sebuah video viral di media sosial perlihatkan aksi seorang pria diduga preman tengah menghancurkan mangkuk milik pedagang bubur akibat tak diberikan uang. 
Hari Pertama WFH, Pemkot Surabaya Terapkan Absen Tiga Kali dan Pengawasan Berbasis IT pada PNS

Hari Pertama WFH, Pemkot Surabaya Terapkan Absen Tiga Kali dan Pengawasan Berbasis IT pada PNS

Pemkot Surabaya juga menerapkan sanksi ringan hingga berat bagi pegawai yang melanggar aturan WFH.
Bertekuk Lutut Dihajar Jakarta Pertamina Enduro, Alessandro Lodi Akui Megawati Hangestri CS Bermain Lebih...

Bertekuk Lutut Dihajar Jakarta Pertamina Enduro, Alessandro Lodi Akui Megawati Hangestri CS Bermain Lebih...

Gresik Phonska Plus Indonesia, harus mengakhiri putaran pertama babak final four Proliga 2026 dengan menelan pil pahit saat berjumpa Jakarta Pertamina Enduro.
6 Shio yang Diramal Dapat Kekayaan pada 11 April 2026, Babi dan Monyet Bersiaplah!

6 Shio yang Diramal Dapat Kekayaan pada 11 April 2026, Babi dan Monyet Bersiaplah!

Ramalan shio 11 April 2026 menunjukkan ada beberapa shio yang berpotensi mendapatkan kekayaan dan kelimpahan. Simak siapa saja yang beruntung pada hari ini.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral