GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Sebut Pendapat Jokowi Soal Whoosh Ada Betulnya Sedikit, Tapi...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pandangan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh
Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:39 WIB
Kolase foto Jokowi dan Purbaya
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pandangan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh tidak semestinya diukur hanya dari sisi keuntungan finansial, melainkan juga dari manfaat sosial yang lebih luas.

Menurut Purbaya pandangan Jokowi tersebut memiliki dasar yang kuat dan bisa dipahami. Sebab proyek Whoosh sejatinya tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi jangka pendek, tetapi juga memiliki misi pembangunan wilayah (regional development) yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada betulnya juga sedikit, karena kan Whoosh tuh sebetulnya ada misi regional development juga kan. Tapi yang regionalnya belum dikembangkan mungkin di mana ada pemberhentian di sekitar jalur Whoosh supaya ekonomi sekitar itu tumbuh. Itu harus dikembangkan ke depan, jadi ada betulnya,” kata Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).

Kereta cepat Whoosh
Kereta cepat Whoosh
Sumber :
  • KCIC

 

Purbaya menambahkan manfaat ekonomi dari proyek kereta cepat akan terasa lebih besar bila kawasan di sekitar stasiun dan jalur Whoosh dikembangkan secara maksimal.

Dengan begitu, nilai investasi sosial yang dimaksud Jokowi dapat benar-benar terwujud melalui pertumbuhan ekonomi daerah di sepanjang rute Jakarta–Bandung.

Jokowi: Whoosh Bukan Sekadar Mengejar Laba

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung bukan semata-mata bertujuan mencari laba finansial.

Menurutnya, proyek transportasi massal seperti Whoosh, MRT, dan LRT memiliki nilai pengembalian sosial (social return on investment) yang jauh lebih besar dibandingkan hitungan untung-rugi secara finansial.

“Transportasi massal itu bukan diukur dari laba, tetapi dari keuntungan sosial, seperti pengurangan emisi karbon dan peningkatan produktivitas masyarakat,” ujar Jokowi di Kottabarat, Senin (27/10).

Jokowi juga menyebut, proyek Whoosh dibangun sebagai solusi mengatasi kemacetan parah di Jakarta dan Bandung yang ditaksir menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 triliun per tahun.

Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Sumber :
  • Instagram @prabowo

 

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung menelan investasi sekitar US$7,2 miliar atau setara Rp116,54 triliun (asumsi kurs Rp16.186 per dolar AS).

Dari jumlah tersebut, sekitar 75 persen berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB), sedangkan sisanya merupakan modal dari konsorsium BUMN Indonesia, yang terdiri atas PT KAI, Wijaya Karya, PTPN I, dan Jasa Marga.

Besarnya nilai investasi ini sempat memicu perdebatan publik terkait beban utang proyek Whoosh. Namun, Purbaya memastikan pemerintah tidak akan menggunakan APBN untuk menutup kewajiban tersebut.

“Itu kan Whoosh sudah dikelola oleh Danantara kan. Danantara sudah ngambil Rp80 triliun lebih dividen dari BUMN, seharusnya mereka manage dari situ saja,” jelas Purbaya dalam kesempatan terpisah.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

 

Menurutnya, proyek Whoosh saat ini berada di bawah pengelolaan Danantara, lembaga investasi nasional yang memiliki sumber dana mandiri dari hasil dividen perusahaan-perusahaan BUMN.

Hingga kini, pemerintah Indonesia masih bernegosiasi dengan pihak China terkait skema restrukturisasi pinjaman proyek kereta cepat.

Selain isu utang, proyek Whoosh juga masih dibayangi dugaan penggelembungan anggaran yang menjadi sorotan publik dan tengah dalam tahap evaluasi oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dan sosial proyek Whoosh, terutama dengan mengembangkan kawasan ekonomi baru di sekitar jalur dan stasiun kereta cepat.

“Kalau kawasan di sekitar jalur Whoosh tumbuh, maka nilai sosial ekonominya akan lebih terasa. Itulah esensi regional development yang dimaksud Presiden,” ujar Purbaya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral