News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Partai Buruh dan KSPI Gelar Konsolidasi di JCC, Said Iqbal: Belajar dari Pengalaman 28 Agustus, Situasi Belum Kondusif

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkap alasan menggelar konsolidasi aksi bersama ribuan buruh tidak di Gedung DPR/MPR RI maupun di Istana Negara, tetapi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).
Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:54 WIB
Partai Buruh dan KSPI Gelar Konsolidasi di JCC, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkap alasan menggelar konsolidasi aksi bersama ribuan buruh tidak di Gedung DPR/MPR RI maupun di Istana Negara, tetapi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).

Aksi yang dihadiri 5.000 buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu dilakukan di JCC lantaran melihat situasi politik pasca kejadian 28 Agustus 2025 lalu belum kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Jakarta yang seyogyanya di DPR RI setelah kami pertimbangkan dengan sungguh-sungguh dan memetakan. Beberapa informasi yang kami dapat bahwa situasi politik pasca kejadian 28, 29, 30 Agustus yang lalu belum kondusif,” kata Said Iqbal, di JCC Senayan, Kamis (30/10).

Kemudian, Said Iqbal juga menyebutkan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, didapati bahwa setelah aksi KSPI dan Partai Buruh, akan dilanjutkan oleh aksi dari kelompok lain. 

Selanjutnya, melihat dari pengalaman pada Agustus lalu, maka disimpulkan bahwa kondisi saat ini belum kondusif.

“Jadi ditemui misal setelah aksi KSPI dan Partai Buruh, biasanya akan dilanjutkan dengan aksi-aksi dari kelompok lain. Bagi kelompok lain yang melakukan aksi kami enggak bisa larang. Itu kan hak berdemokrasi. Tapi belajar dari pengalaman 28 Agustus, malam harinya dan seterusnya dilanjutkan beberapa hari kemudian, maka kami berkesimpulan bahwa situasi belum kondusif,” jelas Said Iqbal.

Sementara itu, Said Iqbal mengaku walaupun menggelar konsolidasi aksi di JCC itu bukan keinginannya lantaran harganya yang mahal, tapi dipastikan pemilihan tempat disetujui tanpa tekanan dari pihak mana pun. 

“Ya, jadi tidak ada tekanan dari manapun, tidak ada permintaan dari manapun bahwa harus dipindahkan ke JCC. Tidak ada. Sebenarnya pilihan kami bukan JCC, ini mahal benar. Ini benar-benar kita bayar sendiri ya,” ungkap Said Iqbal.

“Tapi akhirnya kami minta ada diskon-diskon pada pengelola. Kalau enggak ya udah, kami mau ke DPR aja. Kita juga enggak mau lagi diskusi apapun,” lanjutnya.

Untuk diketahui, ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar konsolidasi aksi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).

Said Iqbal mengungkapkan bahwa tuntutan yang disuarakan dalam aksi ini yairu meminta kenaikan upah minimum pada tahun 2026 dan sahkan RUU Ketenagakerjaan.

“Pada hari ini tanggal 30 Oktober 2025 KSPI bersama Partai Buruh serempak di seluruh Indonesia mengadakan aksi menuntut dua hal, yaitu naikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5 persen sampai dengan 10,5 persen. Yang kedua, tuntutannya adalah sahkan RUU Ketenagakerjaan,” kata Said Iqbal, saat konferensi pers, di JCC Senayan, Kamis (30/10).

“Karena MK telah memberi batas waktu sampai dengan tanggal 2 tahun dari penetapan pada Oktober 2024 yang lalu. Jadi tinggal setahun lagi RUU Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Said Iqbal menyebutkan bahwa aksi juga dilaksanakan serempak di seluruh wilayah Indonesia. 

“Sekarang sedang berlangsung ya, di Semarang Jawa Tengah, di Bandung Jawa Barat, di Surabaya Jawa Timur, di Batam Kepri, di Makassar Sulawesi Selatan. Kemudian di Ternate Maluku Utara, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan beberapa provinsi lainnya. Sedangkan kabupaten kota datang ke ibukota provinsi,” ucap Saiq Iqbal. (ars/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil akan Paparkan Data APBN Secepatnya

Menkeu Suahasil akan Paparkan Data APBN Secepatnya

Setelah dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu Suahasil Nazara memastikan akan segera memaparkan data realisasi APBN. 
Sahabat Megawati Hangestri Kembali ke Timnas Korea Selatan, Pikul Beban Berat Jelang Asian Games

Sahabat Megawati Hangestri Kembali ke Timnas Korea Selatan, Pikul Beban Berat Jelang Asian Games

Sahabat Megawati Hangestri, Jung Ho-young kembali memperkuat timnas voli putri Korea Selatan setelah pulih dari cedera dan langsung hadapi tanggung jawab besar.
Volimania Korea Ragukan Kemampuan Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate, Kondisi Fisik Jadi Alasan

Volimania Korea Ragukan Kemampuan Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate, Kondisi Fisik Jadi Alasan

Volimania Korea Selatan ternyata sempat meragukan kemampuan Megawati Hangestri, yang resmi kembali bersama di Liga Voli Korea dan bergabung bersama Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027.
Terseret Dugaan TPKS, Begini Pesan Menohok Ruben Onsu untuk Betrand Peto

Terseret Dugaan TPKS, Begini Pesan Menohok Ruben Onsu untuk Betrand Peto

Terseret dugaan TPKS, Betrand Peto buka suara soal tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ruben Onsu beri pesan tegas dan minta Onyo lebih berhati-hati.
KMHDI Dukung Diplomasi Prabowo di BRICS Perkuat Kemandirian dan Posisi Indonesia di Dunia

KMHDI Dukung Diplomasi Prabowo di BRICS Perkuat Kemandirian dan Posisi Indonesia di Dunia

Ketua Umum PP KMHDI, Wayan Ardi Adnyana, menilai pesan Presiden Prabowo mengenai ketahanan nasional dan pentingnya kebersamaan negara-negara BRICS
Basarnas: Bangkai Kapal Virgo Sudanh Geser dan Tenggelam di Kedalaman 30 Meter

Basarnas: Bangkai Kapal Virgo Sudanh Geser dan Tenggelam di Kedalaman 30 Meter

Menurut dia, TNI Angkatan Laut juga memberikan masukan agar kapal dibiarkan berada di dasar laut apabila kondisinya sudah stabil dan tidak bergerak.

Trending

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Terseret Dugaan TPKS, Begini Pesan Menohok Ruben Onsu untuk Betrand Peto

Terseret Dugaan TPKS, Begini Pesan Menohok Ruben Onsu untuk Betrand Peto

Terseret dugaan TPKS, Betrand Peto buka suara soal tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ruben Onsu beri pesan tegas dan minta Onyo lebih berhati-hati.
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Terpopuler: Aktris JAV Hana Kuraki Meninggal hingga Skandal Biksu Senior Thailand

Terpopuler: Aktris JAV Hana Kuraki Meninggal hingga Skandal Biksu Senior Thailand

Sejumlah berita menarik perhatian pembaca tvOnenews.com, mulai dari kabar meninggalnya Hana Kuraki di Tokyo, video skandal yang diduga melibatkan biksu senior.
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Detik-detik Purbaya Terima Telepon dari Prabowo Saat Rapat, Langsung Dicopot dari Jabatan Menkeu

Detik-detik Purbaya Terima Telepon dari Prabowo Saat Rapat, Langsung Dicopot dari Jabatan Menkeu

Purbaya menerima telepon terkait pencopotan jabatan Menkeu dari Presiden Prabowo Subianto ketika sedang mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD di Jakarta.
Selengkapnya

Viral