News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dimas Kanjeng Kembali Tenar! Setelah Bebas, Sang “Pengganda Uang” Tampil Lagi di Acara Keagamaan dan Dikerumuni Pengikut Setia

Usai bebas bersyarat, Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali mencuri perhatian publik dengan tampil di acara keagamaan dan disambut ribuan pengikut setia.
Selasa, 4 November 2025 - 00:02 WIB
Dimas Kanjeng, dukun pengganda uang kini sudah bebas bersyarat
Sumber :
  • Youtube

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok kontroversial Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali menjadi perbincangan publik. Setelah lama mendekam di penjara, pria yang sempat menggemparkan Indonesia dengan klaim penggandaan uang itu kini resmi menghirup udara bebas bersyarat sejak April 2025.

Tak butuh waktu lama, nama Dimas Kanjeng kembali mencuat di berbagai platform media sosial. Ia tampak tampil di sejumlah acara keagamaan di Padepokan Dimas Kanjeng, Probolinggo, Jawa Timur—tempat yang dulu menjadi pusat dari ajarannya sekaligus lokasi terungkapnya kasus kriminal besar beberapa tahun silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padepokan Kembali Hidup, Pengikut Lama Berdatangan

Kini suasana di padepokan tersebut terlihat hidup kembali. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Dimas Kanjeng memimpin istigasah, perayaan Maulid Nabi, hingga upacara kemerdekaan. Di setiap momen, ratusan pengikut setia berdiri di tepi jalan, memberi salam dan penghormatan saat mobil sang guru lewat—seolah masa kelam itu tak pernah terjadi.

Seorang pengurus padepokan mengungkapkan, kembalinya Dimas Kanjeng membuat kegiatan sosial kembali bergeliat. Pembagian sembako kepada warga sekitar pun kembali dilakukan secara rutin. 

“Sekarang banyak yang datang lagi. Suasananya seperti dulu, tapi lebih religius,” ujar salah satu pengurus yang enggan disebut namanya.

Bayang-Bayang Kasus Kelam yang Belum Hilang

Namun di balik aktivitas religius yang kembali menggema, publik tak bisa lupa pada rekam jejak hitam Dimas Kanjeng. Ia sempat menjadi tersangka utama kasus penipuan dan pembunuhan dua pengikutnya, Ismail Hidayah dan Abdul Gani, pada 2015–2016.

Keduanya dibunuh karena dianggap akan membongkar praktik penipuan yang terjadi di dalam padepokan. Dalam penyelidikan, Dimas Kanjeng diketahui memerintahkan sembilan orang kepercayaannya untuk menghabisi korban, dengan bayaran mencapai Rp320 juta.

Kasus itu menjadi salah satu skandal spiritual terbesar di Indonesia, membuat masyarakat terbelah antara yang percaya dan yang merasa ditipu.

Bebas Bersyarat dan Citra Baru Sang Guru

Kini, setelah hampir satu dekade berlalu, Dimas Kanjeng mencoba membangun kembali citranya sebagai pemimpin spiritual. Ia tampak lebih tenang dan religius, mengenakan jubah putih dan kerap berbicara soal taubat serta keberkahan hidup.

Meski demikian, kembalinya Dimas Kanjeng ke tengah masyarakat menimbulkan tanda tanya besar: apakah publik benar-benar telah melupakannya, atau justru terpesona kembali oleh kharisma lamanya?

Sebagian pihak menilai, fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh figur spiritual di masyarakat. Di sisi lain, tak sedikit pula yang menilai bahwa masyarakat perlu tetap waspada terhadap figur publik yang pernah tersandung kasus besar.

Sosok Lama, Panggung Baru

Apa pun pandangan publik, Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah kembali mencuri perhatian nasional. Dari seorang napi kasus pembunuhan dan penipuan, kini ia kembali berdiri di atas panggung acara keagamaan—disambut takjub oleh mereka yang dulu sempat menaruh keyakinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa dalam jagat media sosial, popularitas bisa lahir kembali bahkan dari sosok paling kontroversial sekali pun.

Apakah ini awal dari babak baru Dimas Kanjeng? Atau sekadar kilas balik dari bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar pudar? (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Instruksi Prabowo: Anak Sekolah Boleh Masuk Istana, Belajar Langsung di Pusat Kekuasaan

Instruksi Prabowo: Anak Sekolah Boleh Masuk Istana, Belajar Langsung di Pusat Kekuasaan

Langkah tak biasa diambil Presiden Prabowo Subianto dengan membuka pintu Istana Kepresidenan untuk pelajar dari seluruh Indonesia.
Setelah Yeum Hye-seon Bawa Agen Chris Kim ke Surabaya, Media Korea Yakin Megawati Hangestri akan Kembali Main di V-League

Setelah Yeum Hye-seon Bawa Agen Chris Kim ke Surabaya, Media Korea Yakin Megawati Hangestri akan Kembali Main di V-League

Media Korea Selatan cukup percaya diri Megawati Hangestri akan kembali bermain di V-League musim depan usai Yeum Hye-seon temui langsung Megatron di Surabaya.
Sukses Mendominasi di Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Bos Aprilia Pede Bilang Mereka Motor Terbaik di Musim Ini

Sukses Mendominasi di Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Bos Aprilia Pede Bilang Mereka Motor Terbaik di Musim Ini

Dominasi Aprilia pada tiga seri awal MotoGP 2026 menumbuhkan kepercayaan diri tinggi di dalam diri, Massimo Rivola.
Petugas Damkar Jadi Korban Begal Motor dan Ponsel di Jakarta Pusat, Alami Luka-Luka Usai Ditendang-Dipukul Batu

Petugas Damkar Jadi Korban Begal Motor dan Ponsel di Jakarta Pusat, Alami Luka-Luka Usai Ditendang-Dipukul Batu

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pemadam kebakaran berinisial BMH (29) diduga dikeroyok oleh kawanan begal hingga ponsel dan motornya raib. 
Dedi Mulyadi Ngobrol dengan Abah Ruspan, Sopir Angkot Berusia 71 Tahun Ungkap Keinginannya yang Terpendam di Hadapan KDM

Dedi Mulyadi Ngobrol dengan Abah Ruspan, Sopir Angkot Berusia 71 Tahun Ungkap Keinginannya yang Terpendam di Hadapan KDM

Viral video Dedi Mulyadi ngobrol sama sopir angkot yang usianya 71 tahun. Dia langsung ungkapkan keinginannya yang bikin kagum
Tak Mau Jemawa Meski Mercedes Mendominasi di Awal Musim F1 2026, Toto Wolff Berharap The Silver Arrows Bisa...

Tak Mau Jemawa Meski Mercedes Mendominasi di Awal Musim F1 2026, Toto Wolff Berharap The Silver Arrows Bisa...

Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya tak boleh jemawa meski membuka F1 2026 dengan tiga kemenangan beruntun.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan delapan siswa SMKN 1 Bandung. Mereka menjadi bagian dari penerima Beasiswa Personal Pancawaluya, sebuah bantuan pendidikan yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
Selengkapnya

Viral