News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Bongkar Kronologi Pembunuhan Dosen Wanita yang Dibunuh Bripda Waldi di Jambi, Jam 3 Pagi Mereka...

Begini kronologi pembunuhan dosen wanita di Jambi, Erni Yuniati (37) oleh oknum polisi bernama Bripda Waldi (22). Keduanya ternyata sempat bertemu dan lakukan..
Selasa, 4 November 2025 - 16:32 WIB
Dosen cantik IAKSS Muara Bungo Jambi, Erni Yuniarti & Oknum polisi, Bripda Waldi
Sumber :
  • Kolase TikTok/@via.bimo & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkapkan kronologi pembunuhan dosen wanita bernama Erni Yuniati (37) oleh seorang oknum polisi di Jambi, Bripda Waldi (22).

Sebelumnya, dosen wanita tersebut ditemukan oleh tetangganya pada Sabtu (1/11/2025) lalu dalam keadaan sangat mengenaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wajahnya tertutup bantal, sementara kakinya tertutup sarung. Tak hanya itu, Erni ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam.

Kolase Bripda Wali dan Dosen Jambi Erni Yuniati
Kolase Bripda Wali dan Dosen Jambi Erni Yuniati
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Berdasarkan keterangan polisi, dosen cantik itu tak hanya dibunuh, tapi juga diperkosa oleh oknum polisi muda itu.

Selain itu, Bripda Waldi juga mengambil barang-barang berharga milik Erni dan berencana untuk menjualnya.

Diduga, hal ini dilakukan untuk menutupi jejak aksi kejinya. Namun, polisi bergerak lebih cepat dan berhasil mengamankan barang-barang itu sekaligus menangkap Bripda Waldi.

Saat ini, polisi masih memeriksa soal motif pembunuhan dosen cantik tersebut.

Kapolres Bungo, Natalena Eko Cahyono mengatakan kronologi pembunuhan keji yang dilakukan oleh oknum polisi itu.

Natalena menjelaskan, Erni dan Bripda Waldi adalah sepasang kekasih yang sudah mengenal dari April 2025 lalu.

Keduanya kemudian menjalin asmara, hingga hari sebelum pembunuhan itu dilakukan.

"Jadi diawali dari pertemuan antara pelaku dan korban. Pada h-1 terjadinya pertistiwa ini, diawali dengan pertemuannya antara pelaku dengan korban yang sempat membeli makan pada pukul 11.30 malam," kata Natalena, dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, dikutip Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, saat pertemuan ini belum ada cekcok antara Bripda Waldi dan Erni.

Adapun informasi itu adalah berdasarkan pengakuan dari pelaku yang kini sedang diperiksa polisi.

Setelah keduanya membeli makan, mereka kemudian memasuki rumah sang dosen.

Sampai akhirnya, sekitar pukul 2.30 pagi, cekcok antara mereka terjadi dan berakhir dengan pembunuhan serta pemerkosaan.

"Menurut keterangan pelaku, masih tidak adanya problem atau konflik (sebelum jam 3), sehingga pada pukul setengah 3 itu baru terjadi peristiwa konflik," katanya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun saat ini, Bripda Waldi sudah diamankan pihak kepolisian dan sedang digali motif-motif pembunuhan yang ia lakukan.

Sementara ini, polisi menemukan bahwa motif pembunuhan dilakukan karena hubungan asmara yang buruk hingga pelaku yang berutang dengan korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral