News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Warga Lebih Pilih Kereta Cepat Whoosh Dibandingkan Transportasi Lain: Cepat dan Nyaman

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh tengah menjadi sorotan khususnya persoalan utang yang dinilai membengkak.
Selasa, 4 November 2025 - 16:58 WIB
Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh tengah menjadi sorotan khususnya persoalan utang yang dinilai membengkak.

Pengamat menyebut, Whoosh bukanlah proyek investasi sosial, melainkan murni investasi bisnis yang menyedot anggaran raksasa dan berpotensi meninggalkan beban besar bagi pemerintah baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik persoalan-persoalan saat ini, Whoosh sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin cepat sampai ke tujuan.

Seperti yang dirasakan seorang pengguna Whoosh bernama Shela (22). 

Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2025).
Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

 

Ia mengaku menggunakan kereta cepat jauh lebih nyaman jika dibandingkan dengan travel maupun bus saat pergi ke Bandung.

Bukan cuma memangkas waktu, tetapi fasilitas serta kenyamanan saat berada di dalam kereta juga menjadi salah satu faktor utama dirinya sering menggunakan kereta ini.

"Dibandingkan transportasi lain, Whoosh lebih enak, beberapa kali saya juga naik Whoosh, beberapa kali juga saya naik travel atau bus kalau ke Bandung. Tapi enaknya di Whoosh," katanya, Selasa (4/11).

Meski harus mengeluarkan budget yang lebih besar yakni sekitar Rp250-Rp300 ribu, Shela mengungkapkan, bahwa harga segitu dinilai sepedan dengan kenyamanan yang ditawarkan.

"Dengan harga segitu masih worth it," ucapnya.

Ucapan senada diungkapkan penumpang lainnya Delia (28). Dirinya menyebut, bahwa whoosh menjadi solusi untuk melakukan perjalanan tanpa terkena macet.

"Solusi sih menurut saya, pertama ga kena macet kalau ke Bandung, terus lebih cepat juga, itu pasti. Ya walau agak mahal juga biaya perjalanannya ya," ucapnya.

Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2025).
Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

 

Kendati demikian Delia menuturkan, bahwa naik Whoosh ini opsi untuk cepat sampai tujuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun jika melakukan perjalanan ia juga memilih menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi lainnya yang lebih murah.

"Kalau saya tergantung kebutuhan, sekarang lagi buru-buru naik Whoosh, kalau santai yang pake kendaraan pribadi atau kaya travel yang harganya murah dari ini," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral