News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Berusia 100 Tahun, Kereta Sakral 'Rata Pralaya' Akan Antarkan Jenazah Raja Surakarta Pakubuwono XIII

Pemakaman Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII akan dilaksanakan hari ini, Rabu 5 November 2025.
Rabu, 5 November 2025 - 05:27 WIB
Kereta Jenazah Raja "Rata Pralaya" yang akan mengangkut jenazah Raja Solo Pakubuwono XIII
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @berandajogja

Jakarta, tvOnenews.com - Pemakaman Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII akan dilaksanakan hari ini, Rabu 5 November 2025.

Rencananya Pakubuwono XIII akan dikebumikan di Makam Raja Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkap langsung oleh adik mendiang, GKR Wandansari (Gusti Moeng) kepada awak media di Yogyakarta, Minggu (2/11/2025).

"Pemkaman sudah disepakati hari Rabu tanggal 5 (November 2025)," katanya.

Raja Keraton Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi
Raja Keraton Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi
Sumber :
  • Ist-VIVA Yogya

 

Lebih lanjut, Gusti Moeng mengatakan upacara pemakaman sendiri akan dimulai pukul 08.00 WIB.

Sebelum disemayamkan di Imogiri, pihak Keraton Surakarta akan menggelar proses adat terlebih dahulu.

Jenazah mendiang Pakubuwono XIII rencananya akan dibawa menggunakan kereta jenazah raja "Rata Pralaya".

Kereta ini khusus digunakan untuk membawa jenazah raja dari keraton ke luar menuju titik pemberangkatan.

Adapun rute iring-iringan atau kirab jenazah nantinya akan mellaui Ndalem Keraton Surakarta, lewat Bangsal Magangan, kemudian menuju Alun-alun selatan, ke arah Gading ke barat, sampai simpang empat Tipes belok kanan ke arah Slamet Riyadi, dan ke barat menuju Rumah Dinas Wali Kota Solo Lodji Gandrung.

Selanjutnya, jenazah Raja Solo Pakubuwono XIII akan dibawa ke Imogiri.

Profil Kereta Jenazah Raja "Rata Pralaya"

Kereta Jenazah Raja "Rata Pralaya" yang akan mengangkut jenazah Raja Solo Pakubuwono XIII
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @berandajogja

 

Kereta jenazah Raja Keraton Kasuhunan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII sudah dipersiapkan pihak Keraton Surakarta.

Kereta khusus berwarna putih yang sudah berusia 100 tahun itu selama ini tersimpan di Gedung Kereta.

Adik mendiang Pakubuwono XIII, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger menyebut kereta jenazah tersebut sudah ada sejak masa Pakubuwono VII.

"Sudah ada sejak Pakubuwono VII, usianya sudah lebih dari 100 tahun," kata Gusti Puger di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (2/11/2025).

Kereta jenazah tersebut sempat direnovasi pada era Pakubuwono X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kereta tersebut digunakan khusus membawa jenazah raja dari dalam keraton ke luar menuju titik pemberangkatan.

Masyarakat diperkenankan menyaksikan prosesi kirab jenazah Raja Solo Pakubuwono XIII. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Samsung Intelligent Eyewear dikabarkan meluncur Desember 2026. Kacamata pintar berbasis Android XR dan Gemini ini bisa menerjemahkan bahasa hingga merangkum
Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Tampil konsisten di Liga Malaysia membuat pemain lokal kelahiran Bontang mendapat sorotan media sosial Negeri Jiran dan dianggap layak ke Timnas Indonesia.
Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam laga LaLiga 2 itu.
Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.
Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Sebanyak 25 karya seni yang terdiri atas 22 lukisan dan 3 patung hadir dalam pameran bertajuk “Ikhtiar Menitipkan Harapan” di PORTA by Ambarrukmo Yogyakarta

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral