GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Revisi UU HAM, Pengamat Hukum: Demi Bangun Ekosistem HAM Lebih Progresif

Mantan Ketua Komnas HAM dan Pemerhati Isu Hukum dan Kebijakan Publik, Ifdhal Kasim menanggapi soal rencana revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Kamis, 6 November 2025 - 12:15 WIB
Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim saat mendatangi kantor Komnas HAM RI pada Rabu (3/1/2024)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Mantan Ketua Komnas HAM dan Pemerhati Isu Hukum dan Kebijakan Publik, Ifdhal Kasim menanggapi soal rencana revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Dia menilai revisi UU HAM ini sebagai langkah adaptif terhadap dinamika masyarakat dan tantangan global, bukan sebagai upaya untuk melemahkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Revisi UU No. 39 dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat dan dunia. Masalah-masalah baru yang muncul secara otomatis tidak terjawab oleh UU yang lama sehingga perlu ada penyesuaian,” ujar Ifdhal dalam keterangannya.

Wakil Ketua Umum DPN PERADI ini juga menegaskan bahwa justru melalui revisi tersebut, kelembagaan Komnas HAM akan diperkuat seiring meningkatnya kompleksitas pelanggaran HAM di berbagai sektor.

“Tidak ada maksud untuk melemahkan Komnas HAM. Itu sama saja dengan melawan semangat zaman,” terangnya.

Ifdhal menjelaskan secara ketatanegaraan Komnas HAM merupakan state auxiliary body yang independen, dengan fungsi utama sebagai watchdog untuk mengawasi pelaksanaan HAM oleh pemerintah dan negara.

“Komnas HAM berperan mengritisi kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pelaksanaan HAM, melakukan investigasi bila terjadi pelanggaran, serta memantau situasi HAM nasional,” terang dia.

Ia menambahkan, kehadiran Kementerian HAM justru memungkinkan rekomendasi Komnas HAM ditindaklanjuti secara sistematis dan tidak diabaikan oleh kementerian/lembaga terkait. 

“Kementerian HAM bukan mengambil alih fungsi Komnas, tetapi memastikan bahwa rekomendasi Komnas benar-benar dijalankan,” bebernya.

Penguatan Komnas HAM Menjadi Fokus Utama Revisi

Sebelumnya, Kementerian HAM menegaskan bahwa Komnas HAM adalah pilar penting dalam arsitektur penegakan HAM nasional. Karena itu, penguatan Komnas HAM dilakukan melalui tiga pendekatan utama:

Penguatan kewenangan penyelidikan dan investigasi untuk penanganan kasus pelanggaran HAM yang lebih efektif.

Penajaman fungsi pengawasan dan rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penegasan independensi Komnas HAM sebagai lembaga pengawas negara (state auxiliary body) yang bebas dari intervensi politik.

Dengan demikian, revisi ini bukan sekadar koreksi administratif, tetapi penguatan mendasar agar Komnas HAM dapat bekerja lebih efektif dan berdampak nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Pariwisata Dunia, Imigrasi Sumut Siapkan Layanan Khusus Trail of The Kings 2026

Dukung Pariwisata Dunia, Imigrasi Sumut Siapkan Layanan Khusus Trail of The Kings 2026

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan,S.H., M.H., menegaskan kesiapan jajarannya dalam menyukseskan gelaran intern
Hasil Thailand Open 2026: Pasangan Hira/Jani Comeback! Sukses Bungkam Wakil Malaysia Unggulan Ke-7 di Babak Pertama

Hasil Thailand Open 2026: Pasangan Hira/Jani Comeback! Sukses Bungkam Wakil Malaysia Unggulan Ke-7 di Babak Pertama

Hasil Thailand Open 2026 dari sektor ganda putri yang menyuguhkan duel wakil Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Ong Xin Yee/Carmen Ting
BI Kalteng Usung Batang Gawi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

BI Kalteng Usung Batang Gawi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

Bank Indonesia (BI) wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan diseminasi laporan perekonomian provinsi setempat tahun 2026 bertajuk Batang Gawi, yakni bersinergi wujudkan ketahanan pangan dan energi menuju Kalteng berdaya saing.
Hasil Thailand Open 2026: Menangkan Dua Laga Kualifikasi, Thalita Ramadhani Anamkan Satu Tempat di Babak Utama

Hasil Thailand Open 2026: Menangkan Dua Laga Kualifikasi, Thalita Ramadhani Anamkan Satu Tempat di Babak Utama

Hasil Thailand Open 2026 babak kualifikasi dari sektor tunggal putri setelah wakil Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan berhasil meraih dua kemenangan penting.
Tak Kuat Lihat Sherly Tjoanda, Orang Terdekat Gubernur Malut Cekikikan saat Pelepasan Burung, Warganet: Ada yang Tertawa

Tak Kuat Lihat Sherly Tjoanda, Orang Terdekat Gubernur Malut Cekikikan saat Pelepasan Burung, Warganet: Ada yang Tertawa

Admin media sosial TikTok Sherly Tjoanda Laos tertawa melihat ekspresi ketakutan Gubernur Malut saat pelepasan burung merpati untuk peresmian Kajati Cup 2026.
Bukan Jepang atau Qatar, Warga Thailand Justru Panik Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 karena Alasan Ini

Bukan Jepang atau Qatar, Warga Thailand Justru Panik Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 karena Alasan Ini

Warga Thailand mulai khawatir menghadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 setelah skuad Garuda diperkuat banyak pemain keturunan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral