News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alumni Pahoa Speak Up soal Bullying usai Siswa Tewas Lompat dari Lantai 8

Alumni sekolah Pahoa speak up di media sosial soal bullying usai beredar kabar siswa tewas karena lompat dari lantai 8.
Kamis, 6 November 2025 - 16:51 WIB
Ternyata Begini Kronologi Siswa Pahoa yang Diduga Jatuh dari Lantai 8
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com-antara

tvOnenews.com - Peristiwa tragis terjadi di Sekolah Pahoa, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Seorang siswa berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh dari lantai 8 gedung sekolah pada Senin (3/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Wira Graha Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. 

“Benar, pada Senin tanggal 3 November 2025, kami mendapat informasi bahwa ada kejadian satu orang siswa di sekolah inisial P terjatuh dari lantai,” ujarnya, dilansir dari Antara News.

Siswa Pahoa Diduga Jadi Korban Bullying Tewas di Usia 13 Tahun, Polisi Dalami Kasus Sekolah yang Berdiri Sejak 2008 Itu
Siswa Pahoa Diduga Jadi Korban Bullying Tewas di Usia 13 Tahun, Polisi Dalami Kasus Sekolah yang Berdiri Sejak 2008 Itu
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/website Pahoa-antara

 

Korban yang diketahui berinisial NCA (13) sempat ditemukan masih bernyawa dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pihak sekolah. Namun, nyawanya tak tertolong. 

Polisi telah mengamankan rekaman CCTV serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

Pasca kabar ini beredar, publik di media sosial ramai membicarakan dugaan penyebab di balik tragedi tersebut. 

Sejumlah unggahan menyinggung adanya kemungkinan korban mengalami bullying sebelum melompat dari lantai delapan.

Meski demikian, polisi belum memastikan kebenaran isu tersebut. 

Siswa 13 Tahun di Sekolah Elit Pahoa Gading Serpong Tewas Diduga Lompat dari Lantai 8, Polisi Selidiki
Siswa 13 Tahun di Sekolah Elit Pahoa Gading Serpong Tewas Diduga Lompat dari Lantai 8, Polisi Selidiki
Sumber :
  • Thread

 

“Untuk pastinya, kami akan sampaikan lebih lanjut dari hasil penyelidikan,” kata AKP Wira. 

Ia menambahkan, pihaknya saat ini tengah memeriksa lima orang saksi untuk mendalami peristiwa itu.

Kasus ini langsung menyita perhatian warganet. Salah satu akun X (Twitter) dengan nama @fapperswagger, yang mengaku sebagai alumni Pahoa, ikut bersuara dan membagikan pengalamannya soal praktik bullying di sekolah yang sama.

“Saya alumni Pahoa yang masih update dengan angkatan bawah. Dari info yang beredar dari adik kelas, korban merupakan korban bullying,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, alumni itu juga membeberkan pengalaman pribadinya yang mengaku pernah menjadi korban perundungan dengan cara dikucilkan hingga mengalami Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). 

Unggahan netizen yang mengaku alumni Pahoa
Unggahan netizen yang mengaku alumni Pahoa
Sumber :
  • X/fapperswagger

 

Ia mengaku pernah meminta bantuan kepada guru, namun merasa tidak mendapat tanggapan serius.

“Dulu aku prnh minta tolong wali kelas & guru BK (dlm berbagai jenjang) untuk take my bullying case seriously. Tanggapannya: Laoshi A: ‘ntar dulu, Pahoa lagi akreditasi. tunggu prosesnya selesai ya, jgn ampe ganggu prosesnya’ Ini bikin sakit sampe skrg. makan tuh akreditasi A lo,” tulisnya.

Sekolah Pahoa sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan yang menekankan nilai moral melalui ajaran ‘Di Zi Gui’, atau panduan perilaku etika Tionghoa klasik. 

Namun, menurut alumni tersebut, pelajaran moral di sekolah itu “hanya sebatas angket yang dibagikan ke orang tua untuk mengisi perilaku anak di rumah.”

Pihak sekolah pun memberikan keterangan resmi yang ditujukan untuk orang tua siswa Sekolah Terpadu Pahoa.

Melalui surat resmi dengan nomor 0004/DA/PAHOA/XI/2025, Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Pahoa menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait insiden yang terjadi di sekolahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka juga meminta agar orang tua murid saling menenangkan dan tidak menyebarluaskan foto/video/informasi yang berhubungan dengan kejadian tersebut demi menjaga privasi siswa dan keluarganya. (gwn)

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa mengalami beban psikologis sebaiknya segera berkonsultasi ke layanan kesehatan psikologis/kejiwaan terdekat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral