GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa FH UGM Kutuk Keras Wacana Penobatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Cerminkan Politik Kekuasaan Abusif

Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM menyatakan penolakannya terhadap wacana pemerintah terkait penobatan Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai pahlawan nasional.
Minggu, 9 November 2025 - 16:35 WIB
Diskusi dan pernyataan sikap Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM terkait penolakannya terhadap wacana pemerintah yang akan menobatkan Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai pahlawan nasional di gedung FH UGM, Jumat (7/11/2025).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Sleman, tvOnenews.com - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM menyatakan penolakannya terhadap wacana pemerintah terkait penobatan Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Mereka menilai langkah tersebut bukan hanya pengabaian terhadap sejarah kelam masa orde baru, tetapi juga mencerminkan praktik politik kekuasaan yang abusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan lewat diskusi di gedung FH UGM, Jumat (7/11/2025), para mahasiswa menegaskan bahwa tindakan pemberian penghargaan pahlawan bagi Soeharto sama halnya dengan memperkuat politik impunitas, absennya pertanggungjawaban hukum, termasuk gagalnya peradilan untuk Soeharto yang terlibat dalam pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Sumber :
  • Antara

 

"Kami menolak dan mengutuk keras pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto. Otoritarianisme Soeharto juga membawa implikasi politik kekuasaan yang abusif atau sewenang-wenang," kata Alvino Kusuma Brata, Peneliti Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial FH UGM.

Terlebih, Soeharto terlibat dalam pusaran praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang merusak pembangunan dan melahirkan kemiskinan struktural yang menyebabkan ketidakadilan sosial serta dampaknya masih bisa dirasakan hingga sekarang.

Menurut Alvino, penganugerahan gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto jelas menunjukkan legitimasi rezim militerisme di era Presiden Prabowo Subianto yang telah dimulai dengan ditekennya Revisi UU TNI dan resentralisasi struktur ekonomi politik dewasa ini.

"Kami menuntut ditegakkannya amanat reformasi 1998 yang salah satunya berisi adili Soeharto dan kroni-kroninya atas pelanggaran HAM dan penyalahgunaan kekuasaan pada rezim orde baru," ujarnya.

Para mahasiswa juga menolak penulisan ulang sejarah nasional Indonesia era orde baru yang direstrukturasi sebagai pemulihan nama baik Presiden Soeharto yang melakukan tindakan pelanggaran HAM dan praktik KKN selama masa jabatannya 32 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk belajar dari sejarah secara jernih dan kritis, mengambil pelajaran berharga dari berbagai penyelewengaan orde baru Soeharto yang ditandai otoritarianisme dan membangun Indonesia yang lebih demokratis.

Di lokasi yang sama, Dosen FH UGM Herlambang P Wiratraman melihat wacana penobatan Soeharto sebagai pahlawan nasional memiliki konsekuensi hukum yang akan menyulitkan pertanggungjawaban atas kasus pelanggaran HAM berat seperti kasus Petrus, Tanjung Priok dan kasus lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Di balik kegemilangannya di lapangan, situasi kontrak Abdulrahman Ghareeb menciptakan kegelisahan bagi para pendukung Al Nassr. Apakah ia akan perbarui kontrak?
Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyoroti lapangan Aspmyra Stadium setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil itu membuat Nerazzurri sulit lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni kini kembali menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno komisi hari ini, Kamis (19/2/2026).
Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

Puluhan warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, melaporkan R dan K terkait kasus penipuan yang berkedok investasi. 
Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

Belum juga Bayar Rp8,1 M, Gaya Hidup Mewah Nia Daniaty dan Olivia Nathania Kena Ulti Pihak Korban CPNS Bodong

179 korban penipuan seleksi CPNS bodong sindir gaya hidup mewah Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania yang hedonis tapi belum bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadhan dan Imlek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan harga cabai rawit merah di Jakarta merangkak naik saat awal bulan Ramadhan.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT