Misteri Hilangnya Bocah 6 Tahun di Pesanggrahan Jaksel Usai Salat Maghrib, Sudah 8 Bulan Belum Ditemukan!
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Kasus hilangnya bocah 6 tahun, Alvaro Kiano Nugroho, warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan, masih menyisakan misteri. Sudah delapan bulan hingga Rabu, 12 November 2025, keberadaan Alvaro belum diketahui meski polisi terus mengerahkan upaya maksimal untuk menemukannya.
Kapolsek Pesanggrahan, Ajun Komisaris Polisi Seala Syah Alam mengungkap, pihaknya bersama Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya rutin menelusuri setiap informasi terkait Alvaro, termasuk menyebarkan pengumuman lewat akun resmi Polsek maupun akun pribadinya.
“Kami kan setiap hari memposting tentang Alvaro setiap hari, dari akun polsek maupun akun saya sendiri, itu kita selalu memposting, tujuannya untuk proses pendalaman sampai bisa diketemukan," kata dia, Kamis, 13 November 2025.
Seala menambahkan, koordinasi dengan keluarga Alvaro juga terus dilakukan. Hal ini penting karena keluarga sempat beberapa kali menjadi korban penipuan pihak yang mengaku mengetahui keberadaan bocah tersebut.
“Karena pihak keluarga beberapa kali ditipu, misalkan ini saya liat anak di sini, di sana, tapi minta uang, gitu, ternyata bohong. Jadi dari situ pihak keluarga komunikasinya sama kita rutin," tutur dia.
Tidak hanya di Jakarta, polisi bahkan menelusuri informasi hingga luar daerah, seperti Sukabumi, Jawa Barat, dan Pandeglang, Banten, untuk menggali semua kemungkinan.
“Bahkan setiap ada temuan yang indikasinya ke sana, contohnya, ada dari guru ngajinya, atau dari siapa, itu kita dalami. Bahkan sampai ke Sukabumi Jawa Barat, Pandeglang Banten, itu dari polsek ttp memonitor itu, tetap turun ke lapangan, menggali segala kemungkinan-kemungkinan," ujarnya.
Salah satu kendala pencarian, kata Seala, adalah tidak adanya rekaman CCTV yang merekam momen terakhir Alvaro sebelum hilang. Selain itu, laporan keluarga baru dibuat beberapa hari setelah kejadian, sehingga bukti visual terbatas.
"Salah satu kesulitannya CCTV itu, per hari dari DVR terhapus. Dan saat laporan tidak di hari kejadian," kata dia lagi.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah bernama Alvaro Kiano Nugroho yang masih berusia enam tahun hilang dan belum ditemukan sampai hari ini. Keluarga masih berupaya keras mencari keberadaan Alvaro meskipun sudah menghilang selama 40 hari.
Ibu Alvaro, Arumi menjelaskan detik-detik anaknya dinyatakan hilang. Mulanya, Alvaro izin untuk melaksanakan Salat Maghrib di masjid dekat rumahnya kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Iya, jadi kan itu waktu itu bulan puasa ya kak. Biasanya itu setiap menjelang maghrib dia tuh pasti pergi ke masjid dekat rumah. Gak terlalu jauh lah, tapi dia udah keluar dari sore," ujar Arumi kepada wartawan, Kamis, 17 April 2025.
Arumi lanjut menceritakan, selepas Salat Maghrib ternyata Alvaro tak kunjung pulang. Alhasil, ia mencari keberadaan Alvaro. Kendati begitu, teman Alvaro mengaku tak bersamanya sejak salat hingga selepas salat di masjid dekat rumahnya.
"Akhirnya di tanggal 7 Maret kita lapor ke Polsek Pesanggrahan, orang tuaku, baru diselidiki 7 Maret malamnya. Liat CCTV sekitar kebanyakan mati, yang hidup pun gak ada Alvaro disitu," kata Arumi.
Arumi bersama keluarganya juga sudah berupaya mencari keberadaan Alvaro di wilayah Jakarta. Bahkan, dia juga sempat ke wilayah Bekasi lantaran mendapat informasi anaknya ada disana.
"Sudah setiap hari sampai dibohongin. Orang juga pernah bilang katanya anaknya ada di Bekasi, kami ke Bekasi, ternyata sampai sana orangnya gak ada, gak muncul juga," kata Arumi.
Kini dirinya sudah menyebarkan informasi kehilangan Alvaro melalui sosial media. Dia juga sudah menyebar poster foto Alvaro.
"(Ciri-cirinya, red) pakai kaos hitam, ada sedikit gambar, sama celana panjang chinos, bahan warna hitam. Sendalnya, sendal hitam, ciri cirinya kurus, umur 6 tahun, sedikit hitam, rambut cepak, ada lesung pipinya," ujarnya.
Foe Peace Simbolon
Load more