Polres Metro Jakarta Selatan melalui Polsek Pesanggrahan terus melakukan pendampingan pemulihan kepada keluarga almarhum Alvaro Kiano Nugroho (8) yaang menjadi korban penculikan hingga ditemukan tewas secara sadis oleh ayah tirinya.
Hasil tes DNA korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6) sudah diterima pihak keluarga. Dikonfirmasi bahwa kerangka yang ditemukan adalah Alvaro
Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus penculikan dan pembunuhan anak laki-laki yang hilang di Pesanggaran, yakni Alvaro Kiano Nugroho (6) oleh tersangka Alex (49).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilypaly mengatakan, pihaknya saat ini juga masih mendalami keterlibatan sosok berinisial G, dalam kasus tersebut.
Alex Iskandar (49), ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan bocah, Alvaro Kiano Nugroho (6) sempat berencana menguburkan jasad Alvaro untuk menghilangkan jejak.
Polisi ungkap alasan Alex Iskandar buang jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, usai dieksekusi Maret 2025.
Fakta baru terungkap di kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6). Selain disekap, bocah itu ternyata juga dicekik dan ditindih ayah tirinya, Alex Iskandar (49).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengungkap kronologi aksi kejahatan Alex Iskandar menghabisi nyawa Alvaro Kiano Nugroho (6).
Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.