News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peneliti BRIN Bongkar Fakta Mengejutkan: Zat Berbahaya Vape Jauh Lebih Rendah dari Rokok Konvensional

Hasil riset BRIN ungkap kadar zat berbahaya dalam vape jauh lebih rendah dari rokok biasa, namun tetap butuh pengawasan dan standar mutu ketat.
Kamis, 13 November 2025 - 15:34 WIB
China larang penjualan rokok elektrik rasa buah
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com — Sebuah temuan baru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali memicu perbincangan publik soal rokok elektrik atau vape. Hasil kajian laboratorium terbaru menunjukkan bahwa kadar zat berbahaya atau toksikan dalam vape jauh lebih rendah dibandingkan dengan rokok konvensional.

Peneliti Ahli Utama BRIN, Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc, menjelaskan bahwa penelitian dilakukan terhadap 60 sampel vape dari berbagai merek dan kadar nikotin yang beredar di pasaran, serta tiga jenis rokok konvensional sebagai pembanding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil kajian kami menunjukkan bahwa emisi dari rokok elektrik mengandung kadar toksikan yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok konvensional,” ujar Bambang dalam konferensi pers bertajuk “Evaluation of Laboratory Tests for E-Cigarettes in Indonesia Based on WHO’s Nine Toxicants” di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (11/11).

Kadar Racun Vape Lebih Rendah Ribuan Kali

Dalam penelitian itu, BRIN memfokuskan pengujian pada sembilan senyawa toksikan utama sebagaimana ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Beberapa di antaranya adalah formaldehida, asetaldehida, akrolein, karbon monoksida, benzena, dan dua nitrosamin spesifik tembakau (NNN dan NNK).

Hasilnya mengejutkan. Kadar formaldehida pada vape tercatat 10 kali lebih rendah, akrolein 115 kali lebih rendah, dan benzena bahkan hingga 6.000 kali lebih rendah dibandingkan dengan rokok biasa. Lebih jauh, karbon monoksida, 1,3-butadiena, NNN, dan NNK tidak terdeteksi sama sekali pada emisi rokok elektrik.

“Beberapa senyawa memang masih ditemukan, seperti formaldehida dan benzo[a]pyrene, tetapi kadarnya sangat jauh di bawah rokok konvensional,” jelas Bambang.

Vape Tak Sepenuhnya Aman, Tetap Butuh Pengawasan

Meski hasilnya menunjukkan risiko toksik yang jauh lebih kecil, BRIN menegaskan bahwa vape tidak sepenuhnya aman. Menurut Bambang, masih diperlukan pengawasan mutu, pelabelan akurat, dan standardisasi pengujian yang sesuai dengan protokol internasional agar produk tersebut tidak menimbulkan risiko baru bagi kesehatan masyarakat.

“Produk ini tetap memiliki potensi risiko, terutama jika tidak diawasi dan dikonsumsi secara sembarangan. Karena itu, pengaturan yang tepat sangat penting,” tegasnya.

Langkah Awal Kebijakan Tembakau Berbasis Bukti

Temuan ini dinilai sebagai langkah awal penting dalam membangun fondasi ilmiah kebijakan tembakau di Indonesia. Bambang berharap hasil riset BRIN bisa menjadi dasar bagi pemerintah untuk membuat keputusan yang lebih bijak, berbasis data, dan berorientasi pada kesehatan publik.

“Dengan data objektif, pemerintah dan masyarakat bisa menilai risiko dan manfaat dengan lebih seimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil penelitian ini juga membuka peluang untuk kolaborasi lintas sektor, baik antara lembaga riset, industri, maupun pembuat kebijakan. Tujuannya agar inovasi produk tembakau alternatif dapat berjalan beriringan dengan upaya perlindungan kesehatan.

Dari Laboratorium ke Kebijakan Publik

Bambang menegaskan pentingnya agar hasil riset semacam ini tidak berhenti di laboratorium. Ia berharap temuan ilmiah tersebut benar-benar diterapkan dalam penyusunan kebijakan publik, terutama untuk memastikan perlindungan konsumen dan peningkatan kualitas produk tembakau alternatif di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini momentum penting untuk membangun kebijakan berbasis bukti, bukan sekadar opini,” pungkasnya.

Riset BRIN ini menjadi salah satu kajian paling komprehensif tentang profil toksikologi rokok elektrik di Indonesia. Meskipun vape disebut memiliki risiko lebih rendah dibandingkan rokok biasa, para ahli sepakat bahwa penggunaan yang bertanggung jawab dan pengawasan ketat tetap menjadi kunci dalam menjaga kesehatan masyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku Utusan Pimpinan KPK, 4 Pegawai Gadungan Ditangkap: Bawa Uang Rp 280 Juta Lebih

Ngaku Utusan Pimpinan KPK, 4 Pegawai Gadungan Ditangkap: Bawa Uang Rp 280 Juta Lebih

Modus mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terbongkar.
Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

KAI Wisata terus memperkuat eksistensinya di Medan melalui pengembangan lini bisnis strategis, yakni pengelolaan Rail Transit Hotel Medan yang beroperasional
Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Peluang Megawati Hangestri kembali ke V-League kembali mencuat, setelah bintang voli Indonesia itu dikabarkan berubah pikiran dalam beberapa hari terakhir.
Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (10/4/2026), siang WIB, Jonatan Christie kalah dua game langsung 21-23 dan 17-21.
Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat ketiga, sementara Popsivo Polwan masih terpuruk di dasar klasemen. Selisih posisi tersebut menjadikan laga ini sebagai momentum
Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral