News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Kebijakan Publik Kritik Keras Putusan MK: Polisi dan Kementerian Sama-Sama Sipil, Kok Dibatasi?

Terkait pelarangan Polri duduki jabatan sipil, MK dinilai gagal melihat bahwa pertukaran kompetensi antarlembaga sipil merupakan bagian penting dari tata kelola birokrasi modern.
Jumat, 14 November 2025 - 19:26 WIB
Ilustrasi polisi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil dipersoalkan. Direktur Eksekutif Gogo Bangun Negeri, Emrus Sihombing, menilai putusan itu tidak komprehensif dan justru mengabaikan prinsip dasar reformasi yang telah mengembalikan Polri sebagai institusi sipil.

“Saya berpendapat bahwa keputusan teman-teman hakim Mahkamah Konstitusi tentang hal tersebut tidak komprehensif jadi menurut saya, itu keputusan setengah hati,” ujar Emrus kepada wartawan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Emrus menegaskan bahwa sejak pemisahan Polri dari TNI pada 1998, polisi secara hukum dan struktur bukan lagi bagian dari militer sehingga tidak ada alasan logis membatasi pergerakan mereka di jabatan sipil.

“Pertama kan polisi setelah reformasi kan sudah sipil, boleh dong dari sipil ke sipil kan?” tuturnya.

Menurutnya, MK gagal melihat bahwa pertukaran kompetensi antarlembaga sipil merupakan bagian penting dari tata kelola birokrasi modern. Ia mencontohkan kementerian seperti Keuangan atau Pertanian yang seharusnya juga bisa menempatkan ahlinya di satuan Polri jika relevan.

“Harusnya boleh dong, jadi MK memutuskan boleh dari kementerian pertanian ke kepolisian yang menangani bidang ketahanan pangan, tetapi bukan berarti harus berpangkat polisi tetap mereka jadi sipil,” jelasnya.

Sebaliknya, ia menilai tidak masuk akal jika polisi yang ditugaskan ke kementerian harus mundur atau pensiun, sebagaimana implikasi putusan MK saat ini.

“Ini kan Mahkamah Konstitusi tidak membolehkan kan, artinya kalau ada dari polisi jadi kementerian harus mundur dulu atau pensiun kata Mahkamah Konstitusi. Harusnya menurut saya tidak perlu harus mundur,” tegasnya.

Emrus menekankan bahwa baik Polri maupun kementerian adalah institusi sipil, sehingga mobilitas pegawai di antara keduanya seharusnya diperlakukan secara setara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Polisi dan kementerian sudah sama-sama sipil, instansi lain yang bukan sipil jangan masuk dong ke kementerian tetapi polisi masuk ke kementerian yang sipil yang kementerian sipil boleh dong ke kepolisian sesama sipil,” kata dia.

Ia menilai putusan MK gagal memahami kebutuhan kompetensi lintas sektor yang dibutuhkan pemerintahan. Menurut Emrus, sejumlah jabatan strategis seperti inspektorat jenderal sangat relevan diisi oleh perwira Polri karena berhubungan dengan penegakan hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Warga Malang saat Nelayan di Kota Mereka Justru Diapresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ramai Komentar Begini

Reaksi Warga Malang saat Nelayan di Kota Mereka Justru Diapresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ramai Komentar Begini

Reaksi warga Malang saat nelayan di kota mereka justru diapresiasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ramai komentar begini.
Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar Jadi Rebutan Klub Elite Premier League, Media Inggris: Klub Menangkis Segala Cara

Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar Jadi Rebutan Klub Elite Premier League, Media Inggris: Klub Menangkis Segala Cara

Nama Pascal Struijk kembali jadi sorotan panas di bursa transfer jelang musim baru. Pemain keturunan Indonesia Rp382 miliar itu jadi rebutan klub elite inggris.
Meski Sudah Tinggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Akui Masih Pantau Mantan Anak Asuhnya, Sebut Nama Ini

Meski Sudah Tinggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Akui Masih Pantau Mantan Anak Asuhnya, Sebut Nama Ini

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku masih mengikuti perkembangan skuad Garuda meski sudah tidak lagi menjabat. Ia bahkan menyebut masih,
Andrew Jung Pulih Dari Cedera, Bojan Hodak Optimistis Tatap Laga Persib Vs Dewa United

Andrew Jung Pulih Dari Cedera, Bojan Hodak Optimistis Tatap Laga Persib Vs Dewa United

Pertandingan tandang akan dilakoni di Stadion Banten International Stadium, Kota Serang, Senin (20/4/2026) mendatang. Waktu jeda yang ideal membuat skuad Persib asuhan Bojan Hodak lebih leluasa menjalani persiapan.
Penyebab Barcelona Gagal Comeback Kontra Atletico Madrid di Liga Champions Diungkap Frenkie de Jong

Penyebab Barcelona Gagal Comeback Kontra Atletico Madrid di Liga Champions Diungkap Frenkie de Jong

Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, berbicara tentang penyebab timnya gagal comeback atas Atletico Madrid. La Blaugrana harus puas tersingkir di babak perempat final.
Terpopuler Trend: Sahara Akui Khilaf Pada Dedi Mulyadi Menghina Yai Mim, Ustaz Abdul Somad Tanggapi Ceramah Jusuf Kalla

Terpopuler Trend: Sahara Akui Khilaf Pada Dedi Mulyadi Menghina Yai Mim, Ustaz Abdul Somad Tanggapi Ceramah Jusuf Kalla

Nurul Sahara pernah mengakui Khilaf di hadapan Dedi Mulyadi bahwa telah menyebut Yai Mim ‘Dugong’. Tanggapan Ustaz Abdul Somad mengenai ceramah Jusuf Kalla.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Selengkapnya

Viral