News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membangun Karakter dan Kepedulian Sosial Anak Lewat Pembelajaran Berbasis Alam

Sekolah alam membentuk karakter, life skills, dan kepedulian sosial anak, diperkuat melalui kegiatan edukatif dan lingkungan di Tunas Mulia.
Sabtu, 15 November 2025 - 16:12 WIB
Membangun Karakter dan Kepedulian Sosial Anak Lewat Pembelajaran Berbasis Alam
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pendidikan di sekolah alam menawarkan pengalaman belajar yang jauh lebih luas dari sekadar akademik. Anak-anak didorong untuk memahami diri, alam, dan lingkungan sosialnya melalui interaksi nyata yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan keberanian mencoba hal baru. Pendekatan ini membuat proses belajar terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Salah satu fondasi utama sekolah alam adalah pembentukan keterampilan hidup (life skills). Anak tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga praktik langsung untuk memecahkan masalah, bekerja sama, dan mengambil keputusan. Nilai-nilai ini menjadi bekal penting yang akan tetap relevan hingga mereka dewasa. Setiap kegiatan dirancang agar anak belajar secara alami tanpa tekanan berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semangat berbagi dan peduli terhadap sesama juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum. Lewat program sosial seperti penggalangan donasi, anak-anak belajar bahwa kontribusi kecil sekalipun dapat membawa dampak besar. Mereka turut terlibat dalam prosesnya, mulai dari mengumpulkan bantuan hingga memahami siapa yang akan menerima manfaatnya.

Kegiatan kunjungan sosial semakin memperkaya pengalaman tersebut. Bertemu langsung dengan anak panti asuhan atau lansia di panti jompo membuka perspektif baru bagi siswa. Mereka melihat berbagai realitas kehidupan dan memahami bahwa empati bukan hanya kata-kata, tetapi tindakan nyata untuk saling mendukung.

Kesadaran lingkungan juga ditanamkan melalui program seperti bank sampah sekolah. Anak-anak diajak memilah sampah, memahami nilai ekonominya, dan memanfaatkannya untuk membantu sesama. Kegiatan ini memadukan pengetahuan ekologis dengan nilai sosial, sehingga anak tumbuh sebagai pribadi yang bertanggung jawab terhadap alam dan masyarakat.

Program mentoring seperti “Kakak Asuh” semakin memperkuat karakter anak. Siswa yang lebih tua membantu teman yang membutuhkan dukungan, baik dalam hal akademik maupun non-akademik. Melalui interaksi ini, anak belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan membangun komunitas yang inklusif.

Semangat membangun karakter dan kepedulian yang diajarkan di sekolah alam juga tercermin pada kegiatan yang berlangsung di Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia, Bantar Gebang, Bekasi. Pada Jumat (14/11/2025), suasana sekolah dipenuhi keceriaan ketika ratusan anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk memperluas wawasan sekaligus memberikan pengalaman positif.

Anak-anak diajak berpartisipasi dalam permainan kreatif, edukasi kesehatan gigi, hingga sesi potong kue bersama. Kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga memperkuat pembelajaran bahwa kesehatan, kebersihan, kerja sama, dan kegembiraan adalah bagian penting dari tumbuh kembang mereka. Momen tersebut memberikan ruang bagi anak untuk merasa dihargai dan didukung.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah aksi penanaman mangrove. Anak-anak diberi kesempatan memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan bagaimana tindakan sederhana seperti menanam pohon dapat berdampak besar bagi lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai sekolah alam yang menekankan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Yayasan Tunas Mulia, Nadam Dwisubakti, berharap kegiatan positif ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan program-program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral