GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santai Dipolisikan karena Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto, Ribka Tjiptaning: Ada Jutaan Korban Siap Bersaksi Soeharto Pelanggar HAM Berat

Dia mengatakan, ada jutaan korban dan keluarga korban kejahatan Soeharto siap menjadi saksi jika kasus ini berlanjut sampai ke pengadilan.
Minggu, 16 November 2025 - 10:07 WIB
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning mengaku siap menghadapi laporan polisi karena menolak Presiden ke-2 RI Soeharto menjadi pahlawan nasional

Dia mengatakan, ada jutaan korban dan keluarga korban kejahatan Soeharto siap menjadi saksi jika kasus ini berlanjut sampai ke pengadilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih ada jutaan korban dan keluarga korban kejahatan Soeharto yang siap bersaksi," kata Ribka dalam keterangannya, dikutip Sabtu 15 November 2025.

"Masih banyak korban 65, korban Penembakan Misterius (Petrus), Korban Tanjung Priuk, Lampung, Aceh dan Papua, bahkan Timor Leste yang siap bersaksi. Korban penculikan pun bahkan sekarang bekerja dalam pemerintahan Prabowo dan Gibran. Lengkapnya silahkan google aja sendiri deh. Percuma ditutupi karena rakyat sudah cerdas," sambungnya.

Negara, kata dia, juga telah mengakui telah terjadi 12 peristiwa pelanggaran HAM Berat yang mengorbankan rakyat.

"Presiden Jokowi atas nama negara secara resmi telah mengakui dan menyesali atas 12 pelanggaran HAM berat dari Aceh sampai Papua," ucap dia.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan di negara demokrasi seperti saat ini semua orang bebas berpendapat. Walaupun negara punya sikap sendiri. Sehingga tidak perlu merusak demokrasi yang sudah disepakati karena berbeda pendapat.

"Pendapat anda boleh berbeda dengan saya. Pandangan Presiden Jokowi tentang pelanggaran HAM Berat aja bisa berbeda dengan Presiden Prabowo yang mengangkat Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Silahkan adu data dan fakta, agar bangsa ini cerdas," pungkas Ribka.

Sebelumnya diberitakan, Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri atas ucapannya soal almarhum Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Hal itu dilakukan kelompok yang menamakan diri Aliansi Rakyat Anti-Hoaks (ARAH). Mereka melapor ke Direktorat Tindak Pidana Siber atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai hari ini, tidak ada satu pun putusan pengadilan yang menyatakan almarhum Soeharto melakukan pembunuhan terhadap jutaan masyarakat,” kata Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, Rabu, 12 November 2025.

Iqbal mengungkapkan, laporan ini disertai barang bukti berupa video pernyataan Ribka Tjiptaning yang telah viral di berbagai platform, termasuk TikTok dan sejumlah media nasional. Menurutnya, pernyataan itu bisa memicu kesalahpahaman sejarah di ruang publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Semarak Takbir dan Parade Bedug, Gubernur Khofifah Ajak Syukuri Kemenangan Idul Fitri

Semarak Takbir dan Parade Bedug, Gubernur Khofifah Ajak Syukuri Kemenangan Idul Fitri

Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemprov Jatim gelar Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.
Prediksi Liverpool vs Brighton 21 Maret 2026: Meski Tampil Tanpa Salah, The Reds Tetap Diunggulkan?

Prediksi Liverpool vs Brighton 21 Maret 2026: Meski Tampil Tanpa Salah, The Reds Tetap Diunggulkan?

Prediksi Brighton vs Liverpool 21 Maret 2026: The Reds tanpa Mohamed Salah tetap diunggulkan, namun tuan rumah berpotensi beri kejutan di Amex Stadium.
Media Belanda Tegas Lindungi Maarten Paes, Ajax Dipastikan Bebas Masalah dari Polemik Naturalisasi

Media Belanda Tegas Lindungi Maarten Paes, Ajax Dipastikan Bebas Masalah dari Polemik Naturalisasi

Kisruh naturalisasi pemain keturunan Timnas Indonesia mendadak jadi sorotan di Belanda. media setempat justru pasang badan untuk kiper Garuda, Maarten Paes.
Suporter Timnas Indonesia Heran dengan Keputusan John Herdman yang Depak Ezra Walian Jelang FIFA Series 2026

Suporter Timnas Indonesia Heran dengan Keputusan John Herdman yang Depak Ezra Walian Jelang FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman dengan tidak menyertakan kapten Persik Kediri Ezra Walian jelang FIFA Series mendapat ragam pertanyaan dari suporter Timnas Indonesia.
Respons Tajam Pemotongan Gaji Menteri, JK Singgung Gaji DPR RI yang Lebih Tinggi

Respons Tajam Pemotongan Gaji Menteri, JK Singgung Gaji DPR RI yang Lebih Tinggi

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau yang dikenal dengan JK menyorot tajam mengenai efisiensi anggaran termasuk wacana pemotongan gaji menteri.
Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Tol Cikampek KM 47 diberlakukan akses contraflow usai volume kendaraan terpantau meningkat, sejak pukul 11.54 WIB, Sabtu (21/3/2026).

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT