News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Keracunan MBG, Prabowo: Sakit Perut Biasa, Saya Juga Sering Salah Makan

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 17 November 2025.
Senin, 17 November 2025 - 14:39 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP N 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal marak terjadinya keracunan yang dialami oleh para siswa usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengaku sering mengalami sakit perut usai salah mengkonsumsi makanan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 17 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Prabowo menyampaikan banyak pihak yang tidak suka terhadap program MBG. Namun, ia mengaku MBG menjadi salah satu prestasi tercepat dan terbesar di dunia.

"Nanti pasti akan ada orang pinter, 'apa bisa? Enggak mungkin, ini program gila Prabowo MBG, enggak mungkin'. Alhamdulillah MBG hari ini sudah mencapai 44 juta. salah satu prestasi tercepat, terbesar di dunia," kata Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo mengatakan bahwa masyarakat harus bersabar karena seluruh program prioritas memiliki persiapan yang matang. Ia pun menyinggung soal maraknya keracunan yang terjadi pada siswa usai menyantap MBG.

"Saya minta kesabaran, ini adalah yang paling cepet yang kita mampu. karena ini adalah uang rakyat, harus disiapkan dengan baik, persiapannya harus matang, kalau tidak terjadi penyimpangan, dari sekian juta ada kekurangan, ada yang mereka bilang keracunan," kata dia.

Ia mengatakan hal tersebut bisa dibilang sakit perut biasa. Sebab, Prabowo mengaku sering salah makan yang menyebabkan sakit perut. Namun, ia dan jajaran pemerintahannya akan bertanggungjawab atas maraknya keracunan tersebut.

"Ya memang sakit perut biasa sebetulnya. Makan di warung, saya makan dirumah aja sering salah makan. Kadang-kadang kurang cuci tangan. Tapi kita ambil alih, kita tanggungjawab, tidak boleh ada sedikitpun penyimpangan," katanya.

Prabowo mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan persiapan dan pemantauan lebih ketat sebagai bentuk tanggungjawab atas kejadian keracunan itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itu sekarang persiapan lebih ketat, pemantauan lebih keras, kita minta semua prosedur yang perlu diambil harus diambil. Alat pembersih ompreng, alat filtrasi air dan sebagainya," pungkasnya.

Prabowo menegaskan banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program MBG meski masih da kekurangan. Ia yakin bahwa anak-anak yang menjadi penerima manfaat program MBG bakal menjadi lebih kuat, baik dalam bentuk fisik maupun kecerdasannya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Jangan Anggap Sepele Wudhu, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Penentu Sah Tidaknya Shalat

Jangan Anggap Sepele Wudhu, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Penentu Sah Tidaknya Shalat

Jangan anggap sepele wudhu, Ustaz Adi Hidayat jelaskan lengkap tentang wudhu jadi penentu sah tidaknya shalat seseorang.
Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?

Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?

Perdebatan boleh atau tidak ganti doa qunut dengan rabbana atina fiddunya dijawab Buya Yahya.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?

Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?

Perdebatan boleh atau tidak ganti doa qunut dengan rabbana atina fiddunya dijawab Buya Yahya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT