News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Desak BMKG Percepat Modifikasi Cuaca di Wilayah Rawan Longsor, Korban Terus Bertambah

DPR minta BMKG percepat modifikasi cuaca usai longsor Cilacap tewaskan 13 orang dan ratusan mengungsi. Pemetaan wilayah rawan dinilai mendesak.
Senin, 17 November 2025 - 20:30 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun di lokasi bencana tanah longsor, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (16/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Desakan agar pemerintah mempercepat langkah mitigasi bencana kembali menguat setelah insiden longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Anggota Komisi V DPR RI Irmawan meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengintensifkan operasi modifikasi cuaca di daerah rawan longsor guna mencegah bencana serupa berulang.

“Kami mendesak BMKG dan pemerintah mengintensifkan modifikasi cuaca di wilayah-wilayah rawan longsor,” ujar Irmawan di Jakarta, Senin (17/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desakan tersebut muncul setelah jumlah korban longsor terus bertambah. Hingga Senin, tercatat 13 warga meninggal dunia, tujuh lainnya masih hilang, dan sekitar 823 warga terpaksa mengungsi. Menurut Irmawan, situasi ini menunjukkan perlunya langkah cepat dan terukur mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih terjadi hingga akhir November.

Ia menilai modifikasi cuaca dapat menjadi upaya preventif untuk mengendalikan curah hujan yang kerap menjadi pemicu longsor, terutama pada kawasan lereng dan perbukitan. “Kami berharap kejadian longsor memakan belasan korban ini tidak terulang. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di berbagai daerah,” tegasnya.

Irmawan juga meminta BMKG melakukan pemetaan lebih rinci terhadap wilayah rawan sebagai dasar penentuan prioritas intervensi. Menurutnya, luasnya daerah rentan longsor membuat pemetaan menjadi kunci efektivitas operasi modifikasi cuaca.

“Dengan pemetaan akurat, kita bisa mengetahui wilayah mana yang harus segera ditangani,” ujarnya.

Teknik modifikasi cuaca selama ini dilakukan melalui penyemaian awan menggunakan bahan semai seperti garam (NaCl). Namun efektivitasnya sangat bergantung pada koordinasi lintas kementerian dan lembaga, terutama terkait kesiapan teknis serta prioritas wilayah yang perlu segera ditangani.

Irmawan menekankan BMKG perlu memperkuat kolaborasi dengan lembaga lain agar operasi mitigasi berjalan optimal. “Koordinasi yang kuat antara BMKG dan kementerian/lembaga terkait sangat dibutuhkan untuk memastikan langkah mitigasi efektif,” katanya.

Tak hanya fokus pada rekayasa cuaca, Irmawan turut mengingatkan pemerintah daerah agar memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam penanganan kebutuhan dasar pengungsi. Ia menegaskan penyediaan air bersih, tempat tinggal sementara, dan makanan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kebutuhan dasar pengungsi harus dipastikan terpenuhi,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti minimnya infrastruktur peringatan dini longsor di banyak daerah rawan. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, sistem peringatan dini masih sangat bergantung pada prakiraan hujan umum, sehingga tak selalu menggambarkan risiko longsor secara spesifik.

Ia menyebut longsor sepanjang satu kilometer di Desa Cibeunying menjadi bukti perlunya teknologi peringatan dini yang lebih canggih dan berbasis kondisi geologi maupun kelembapan tanah. “Peringatan dini bencana tidak bisa hanya mengandalkan prakiraan hujan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden longsor di Cilacap kembali membuka diskusi tentang kesiapan mitigasi bencana menjelang puncak musim hujan. Dengan hujan intensitas tinggi yang masih berpotensi terjadi, rekomendasi DPR agar BMKG mempercepat modifikasi cuaca dinilai sebagai langkah mendesak untuk menekan risiko bencana di wilayah rawan.

Upaya rekayasa cuaca dan pemetaan risiko diharapkan dapat menjadi strategi jangka pendek yang efektif, sambil menunggu penguatan sistem mitigasi jangka panjang seperti peringatan dini berbasis teknologi dan penataan wilayah rawan longsor. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9) dini hari.
Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Laga yang diperkirakan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi bersama Argentina langsung mendapat sambutan luar biasa. Sebanyak 80.000 tiket terjual habis.
Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

beredar foto dan video Ombudsman RI saat sidak Lapas Cibinong. Memperlihatkan adanya, sebuah ruangan, ada Salib menempel di dinding dikaitkan dengan Ferdy Sambo
Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Zinedine Zidane mengawali debutnya sebagai pelatih Prancis dengan kemenangan 1-0 atas Turki, tetapi hasil positif tersebut diwarnai cedera Kylian Mbappe, (26/9)

Trending

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

John Herdman mulai memanaskan persiapan Timnas Indonesia jelang menghadapi Malaysia. Ia memahami laga tersebut memiliki arti khusus bagi kedua negara.
Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral