News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Kasus Ijazah Palsu, Roy Suryo Cs Ajukan 4 Ahli dan 11 Saksi Meringankan ke Polda Metro

Drama kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) masih terus bergulir di Polda Metro Jaya. Sebanyak empat ahli dan 11 saksi diajukan ke polisi.
Kamis, 20 November 2025 - 18:07 WIB
Roy Suryo, Rismon dan Tifauzia Akan Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi Pekan Depan
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvonenews.com - Drama kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) masih terus bergulir di Polda Metro Jaya.

Teranyar, pada 7 Novemver 2025, delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi bohong (hoaks) terkait ijazah palsu Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, delapan orang tersebut tidak ditahan oleh tim penyidik. Alasannya, karena para tersangka mengajukan saksi dan ahli yang dapat meringankan hukumannya.

Hari ini, kubu Roy Suryo Cs kembali mendatangi Mapolda Metro Jaya dengan statusnya sebagai tersangka.

Tujuan pihaknya mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya yakni untuk mengajukan nama-nama saksi dan para ahli untuk meringankan hukumannya.

Kuasa hukum para tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Ahmad Khozinudin, mengatakan timnya telah resmi mengajukan empat ahli dan 11 saksi meringankan untuk diperiksa di tahap penyidikan.

Khozinudin menjelaskan, langkah ini diambil demi menyeimbangkan keterangan ahli yang sebelumnya seluruhnya berasal dari pihak kepolisian.

"Hari ini kami akan mengirimkan surat secara resmi kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tentang sejumlah nama ahli-ahli yang memang sudah kami siapkan,” ucap Khozinudin kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).

Khozinudin menjelaskan bahwa nama-nama ahli telah disusun dan dikomunikasikan satu per satu agar dapat hadir pada pemeriksaan penyidik.

"Sudah berkomunikasi untuk bisa diperiksa di tingkat penyidikan agar ada keseimbangan dari keterangan-keterangan ahli, yang sebelumnya hanya dari penyidik," ujarnya.

Ia menyebut penyerahan nama-nama ahli tersebut dilakukan bersamaan dengan pembaruan agenda advokasi serta pengajuan ulang surat permohonan gelar perkara khusus kepada Polda Metro Jaya.

“Yang pertama, meng-update kegiatan advokasi. Kedua, menyerahkan surat permohonan gelar perkara khusus yang sebenarnya dulu pernah kami mintakan di 21 Juli yang lalu tapi belum ditindaklanjuti oleh bagian Kabawasidik di Reskrim Polda Metro Jaya dan nanti kami akan kirim kembali begitu,” bebernya.

Ia membeberkan, ada empat kategori ahli yang diajukan, yaitu ahli linguistik forensik, ahli pidana, dan ahli IT, disertai ahli terkait lainnya.

“Setidaknya ada empat ahli. Satu ahli bahasa linguistik forensik. Kemudian ada ahli pidana, kemudian juga ada ahli IT,” ungkapnya.

Khozinudin menambahkan bahwa pemanggilan ahli harus melalui tim kuasa hukum karena sebagian dari mereka merupakan ASN yang memerlukan izin institusi.

“Kami sudah meminta agar pemanggilannya melalui kami dengan waktu yang cukup agar nanti kami juga bisa menghubungi ahli-ahli kami, karena ahli ini adalah bersatuan ASN begitu,” tutur dia.

Selain para ahli, tim kuasa hukum juga menyerahkan 11 saksi meringankan pada tahap penyidikan.

“Selanjutnya kami juga menyampaikan 11 saksi, saksi-saksi yang meringankan di tahap penyidikan, terlepas kami juga nanti akan menghadirkan lagi di tingkat persidangan,” ujar Khozinudin.

Ia menekankan bahwa daftar saksi antara penyidikan dan pengadilan akan berbeda karena strategi pembuktian tidak sama di kedua tahap.

“Di penyidikan dengan di persidangan kami bedakan. Di penyidikan kami setorkan ke pihak penyidik, di persidangan kami akan persiapkan tambahan nya nanti di persidangan,” jelasnya.

Lebih jauh, Khozinudin menegaskan alasan para kliennya tidak ditahan yakni karena doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya, ia memperingatkan kepada seluruh rakyat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengklaim punya peran mencegah penahanan Roy Suryo dkk.

“Yang membuat klien kami tidak ditahan adalah dukungan dan doa seluruh rakyat Indonesia. Jadi, jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang mengaku-ngaku merasa punya peran, apalagi mengaku-ngaku punya kapasitas untuk menyelesaikan persoalan ini dengan perdamaian-perdamaian,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa kubunya tidak akan pernah menempuh jalur damai. Sebab menurut dia, mengambil opsi damai sama saja mengkhianati perjuangan rakyat Indonesia. 

“Hari ini kalau kami mengambil perdamaian, itu sama saja kami melakukan deklarasi pengkhianatan terhadap seluruh rakyat Indonesia,” ucap dia.

"Kami akan tetap istiqomah, konsisten untuk berjuang untuk membersihkan legacy bangsa Indonesia dari dugaan pernah dipimpin oleh seorang presiden berijazah palsu,” tandasnya. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral