News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Kamis, 9 April 2026 - 15:39 WIB
Forum Akademisi dan Aktivis Lingkungan (FOKAL) dengan tema “Waste, Water, and Climate: Where Knowledge Meets Collective Action”, yang diadakan Ikatan Alumni Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (IATL ITB).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim. Ketiga isu ini tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga mempengaruhi kesehatan masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Namun sayangnya, kesadaran dan cara pandang masyarakat Indonesia terhadap permasalahan lingkungan masih harus ditingkatkan. Hal ini menjadi salah satu hal yang diangkat dalam acara Forum Akademisi dan Aktivis Lingkungan (FOKAL) dengan tema “Waste, Water, and Climate: Where Knowledge Meets Collective Action”, yang diadakan Ikatan Alumni Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (IATL ITB) hari Rabu (8/4) di Aula Timur ITB, Bandung.

Influencer yang sudah dikenal sebagai pegiat lingkungan, Pandawara, mengungkap fakta mengejutkan di awal-awal mereka menjalankan aksi clean up.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebelum kami membersihkan saluran air, kami minta izin dulu pada Pak RW setempat, lalu setelah kami selesai, ditanya mana uang kopi, yang ada kan harusnya kami yang membersihkan yang dapat kopi,” kelakar salah satu anggota Pandawara, Rifki Sa’dulah.

“Secanggih-canggihnya teknologi, tanpa kesadaran yang dibangun di masyarakat, di pemerintah, di komunitas, di pribadi masing-masing, maka akan percuma,” katanya lagi.

Selain unsur kesadaran yang rendah, yang tak kalah penting adalah mengubah stigma yang sudah telanjur ada di masyarakat.

“Masyarakat masih menganggap kegiatan membersihkan lingkungan, mengurus sampah, itu sebagai sesuatu yang hina, yang kucel, ini yang perlu diubah supaya masyarakat melihat bahwa menjaga lingkungan itu sesuatu yang keren,” rekan Rifki, Mochamad Agung Permana, menambahkan.

Di sisi pemerintah, Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat memandang pentingnya kolaborasi dan kepercayaan sebagai faktor penting yang perlu ada dalam mengatasi masalah lingkungan.

“Tujuan harus jelas, platformnya harus sama, dan yang paling penting ada trust. Kolaborasi penting namun perlu ada tiga unsur utama tersebut,” jelas Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Helmi Gunawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua IATL ITB, Chitra Retna Septyandrica.
Ketua IATL ITB, Chitra Retna Septyandrica.
Sumber :
  • Istimewa

Dari kacamata ilmiah, semua akademisi yang hadir mengusung satu kesimpulan yang sama, bahwa kondisi dan tujuan prioritas harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih skema maupun teknologi terbaik yang solutif untuk masa depan lingkungan Indonesia, seperti disampaikan Wakil Rektor ITB sekaligus dosen Teknik Lingkungan, Prof. Agus Jatnika Effendi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

Kapolsek Metro Tanah Abang menyampaikan kalau kabar meninggalnya Fajar Sahrudin (FS) benar adanya. Berikut respons keluarga terdekat dan salah satu organisasi.
Langkah Tegas Presiden Prabowo Tertibkan Hutan, Seskab Teddy Dinilai Jadi Eksekutor Kunci

Langkah Tegas Presiden Prabowo Tertibkan Hutan, Seskab Teddy Dinilai Jadi Eksekutor Kunci

Komitmen tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kawasan hutan serta memberantas mafia lingkungan dinilai mendapatkan momentum kuat lewat pengawalan ketat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Operasi SAR Hari Ketiga, Tim Gabungan Perluas Pencarian Speedboat Rombongan Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi SAR Hari Ketiga, Tim Gabungan Perluas Pencarian Speedboat Rombongan Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda

Tim gabungan memperluas pencarian speedboat rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten pada operasi SAR hari ketiga.
Rodri Tiba-Tiba Minta Maaf usai Barcelona Menang di Liga Champions, Ternyata Gara-Gara Ini

Rodri Tiba-Tiba Minta Maaf usai Barcelona Menang di Liga Champions, Ternyata Gara-Gara Ini

Gelandang Barcelona, Rodri, mendadak menyampaikan permintaan maafnya setelah kemenangan atas Feyenoord di Liga Champions 2026-2027. Hal ini berkaitan dengan peristiwa di pertandingan sebelumnya.
Pengemudi Truk Microsleep Tabrak Mobil Pick Up dan Pekerja di Tol Jakarta Utara, Tiga Orang Tewas

Pengemudi Truk Microsleep Tabrak Mobil Pick Up dan Pekerja di Tol Jakarta Utara, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan melanda satu unit wing box tronton dengan mobil pick up dan pekerja proyek di Tol Wiyoto Wiyono KM 20,200 A, Tanjung Priok arah Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu (9/9/2026).

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT