News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agenda Reformasi Polri Jadi Sasaran Serangan di Era Digital, Ruhut: Belum Pernah Jadi Polisi Tapi Sok Tahu

Ruhut Sitompul menyebut fenomena hoaks jadi biang kerok rusaknya kepercayaan publik terhadap Polri. Banyak yang menilai polisi hanya dari potongan informasi yang tidak diverifikasi.
Sabtu, 22 November 2025 - 15:36 WIB
Ruhut Sitompul dalam diskusi bertema “Di Tengah Sorotan Publik: Reformasi Polri & Pertaruhan Kepercayaan Masyarakat di Era Digital”.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai hoaks dan hate speech khususnya yang menyasar Polri, menjadi sorotan dalam diskusi publik bertema “Di Tengah Sorotan Publik: Reformasi Polri & Pertaruhan Kepercayaan Masyarakat di Era Digital” yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (21/11).

Sejumlah narasumber menegaskan bahwa derasnya informasi sesat dan opini provokatif di media sosial kini benar-benar memengaruhi cara publik menilai institusi Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politikus senior Ruhut Sitompul secara tegas menyebut fenomena hoaks sebagai biang kerok rusaknya kepercayaan publik. Banyak pihak, katanya, menilai polisi hanya dari potongan informasi yang tidak diverifikasi.

“Media sosial ini bikin seolah semua orang ahli. Belum pernah jadi polisi, tapi sok paling tahu. Banyak hoaks, banyak provokasi,” tegas Ruhut, dikutip Sabtu (22/11/2025). 

“Kita ini benci tapi rindu sama Polri, seperti lagunya Rinto Harahap. Kalau aman dicari, kalau ada kasus disalahkan," kata dia lagi.

Ruhut juga mengingatkan bahwa institusi Polri tidak bisa terus-menerus dijadikan sasaran serangan politik.

Ia meminta publik melihat peran polisi secara adil, terutama dalam konteks putusan MK terkait jabatan Polri di kementerian yang menurutnya sering disalahpahami karena framing di media sosial.

Sementara itu, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menyoroti efek buruk media sosial yang sering dipakai untuk membangun citra negatif tanpa data. Menurutnya, sebagian akun justru sengaja menyebar ketidakpercayaan terhadap Polri.

“Media sosial ini seperti pisau bermata dua. Masih banyak masyarakat yang belum cerdas mencerna informasi. Judulnya provokatif langsung dishare, padahal isinya belum tentu benar,” jelas Fernando.

Ia juga menyoroti betapa mudahnya media sosial membentuk opini publik tentang Polri. Banyak kritik liar, hoaks, hingga framing negatif yang memperburuk citra institusi.

“Belanja masalah lewat media sosial penting. Tapi jangan sampai reaktif. Yang puas 79,8%, tapi yang tidak puas jangan makin bertambah," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fernando mengingatkan, survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri sudah tinggi, namun opini negatif di dunia digital bisa sewaktu-waktu memuncrat jika ruang hoaks dibiarkan terbuka.

Di sisi lain, Sekjen JARI 98 Ferry Supriyadi menilai kehadiran hoaks dan permainan opini soal ‘reformasi Polri’ justru membuat publik gagal melihat banyak perubahan nyata yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megatron Membara! Ambisi Megawati Hangestri Antar Jakarta Pertamina Enduro ke Puncak Proliga 2026

Megatron Membara! Ambisi Megawati Hangestri Antar Jakarta Pertamina Enduro ke Puncak Proliga 2026

Sebagai ujung tombak serangan, Megawati Hangestri mengaku posisi kedua klasemen justru menghadirkan motivasi ekstra. Status sebagai juara bertahan tak membuat
Tahu Suaminya Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Begini Reaksi Mengejutkan Istri Mohan Hazian!

Tahu Suaminya Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Begini Reaksi Mengejutkan Istri Mohan Hazian!

Istri Mohan Hazian, Alya Putri, beri respons mengejutkan setelah suaminya dituding lakukan pelecehan seksual. Publik menduga Alya juga korban dalam kasus ini.
Respons Santai Karim Benzema Usai Bikin Ronaldo Mogok di Al Nassr, Malah Provokasi Kepindahannya ke Al Hilal

Respons Santai Karim Benzema Usai Bikin Ronaldo Mogok di Al Nassr, Malah Provokasi Kepindahannya ke Al Hilal

Karim Benzema bahkan tak ragu memprovokasi Ronaldo soal kepindahannya ke Al Hilal
Pekan Ini Gubernur Jatim Khofifah Jadi Saksi di Persidangan Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas

Pekan Ini Gubernur Jatim Khofifah Jadi Saksi di Persidangan Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Janji Pemerintah soal Subsidi Lebaran 2026, Tiket Kereta Diskon 30 Persen, Pesawat Diskon 18 Persen

Janji Pemerintah soal Subsidi Lebaran 2026, Tiket Kereta Diskon 30 Persen, Pesawat Diskon 18 Persen

Melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI), pemerintah memberikan diskon 30 persen dari harga tiket normal untuk perjalanan 14–29 Maret 2026.
Update Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Stay di Puncak, Al Nassr Terus Memepet

Update Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Stay di Puncak, Al Nassr Terus Memepet

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com hingga 10 Februari 2026, raksasa Riyadh, Al Hilal, masih kokoh berdiri di puncak klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT