News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjalanan Dua Wajah Ira Puspadewi: Dari Kartini Korporasi Global hingga Terseret Kasus Rp 1,2 Triliun ASDP

Profil lengkap Ira Puspadewi, kiprah globalnya, transformasi di BUMN, hingga kontroversi akuisisi PT JN yang membawanya ke meja hijau.
Minggu, 23 November 2025 - 20:35 WIB
Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ira Puspadewi dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu yang paling sering dibicarakan di sektor transportasi nasional. Bukan hanya karena posisinya sebagai salah satu perempuan yang berhasil memimpin perusahaan pelat merah berskala besar, tetapi juga karena kontroversi hukum terkait akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) yang menyeretnya ke kursi pesakitan pengadilan.

Namun jauh sebelum kasus itu muncul, Ira dikenal sebagai figur profesional dengan rekam jejak panjang di dunia korporasi internasional, membawa pulang pengalaman global untuk membenahi BUMN strategis di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal Kehidupan dan Fondasi Pendidikan

Lahir di Malang, Jawa Timur, Ira tumbuh sebagai sosok yang sejak awal menekuni dunia manajemen. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Brawijaya dengan fokus Manajemen Sosial Ekonomi Peternakan.

Keinginannya memperluas perspektif membawanya ke Filipina untuk menyelesaikan gelar Master of Development Management di Asian Institute of Management. Tidak berhenti di situ, ia meraih gelar doktor Manajemen Strategik dari Universitas Indonesia.

Latar belakang akademik yang berlapis inilah yang menjadi modal kuatnya memasuki panggung korporasi global.

17 Tahun Karier Global di GAP Inc.

Sebelum kembali ke Indonesia, Ira menghabiskan 17 tahun bekerja di GAP Inc., raksasa ritel asal Amerika Serikat. Kariernya menanjak hingga menduduki posisi Director Global Initiative Regional Asia, memimpin operasional di tujuh negara.

Di perusahaan tersebut, ia dikenal menguasai:

  • Strategi bisnis,

  • Pengembangan talenta,

  • Manajemen lintas negara.

Pengalaman kelas dunia ini kemudian dibawanya pulang untuk membangun kembali wajah BUMN ritel dan transportasi.

Kembali ke Indonesia: Memimpin Dua BUMN

Sekembalinya ke tanah air, Ira langsung dipercaya memimpin dua perusahaan pelat merah.

  1. Direktur Utama PT Sarinah (Persero), di mana ia mulai menata kembali arah bisnis ritel nasional.

  2. Direktur Ritel, Jaringan, dan SDM PT Pos Indonesia, memperkuat jaringan operasional dan strategi modernisasi salah satu BUMN tertua di Indonesia.

Kiprahnya di dua BUMN ini menegaskan kemampuannya memahami dinamika industri ritel sekaligus menerapkan strategi transformasi yang relevan dengan perubahan pasar.

Menakhodai ASDP dan Jejak Transformasi

Pada 2017, Ira menerima tantangan baru sebagai Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry. Di bawah kepemimpinannya, ASDP menjalani fase transformasi besar-besaran, mulai dari modernisasi layanan hingga penguatan tata kelola.

Sejumlah inisiatif yang ia jalankan antara lain:

  • Memperkenalkan sistem pembayaran cashless di sejumlah pelabuhan,

  • Memperluas layanan ke wilayah 3T,

  • Meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Dedikasinya berbuah penghargaan The Best Industry Marketing Champion – Transportation 2022, menempatkannya sebagai salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh di sektor transportasi.

Kontroversi Akuisisi PT Jembatan Nusantara

Puncak ujian karier Ira terjadi ketika akuisisi PT JN—yang dilakukan ASDP dengan nilai sekitar Rp 1,27 triliun—dianggap merugikan negara lebih dari Rp 1 triliun. KPK menilai pembelian kapal dan aset PT JN tidak layak secara finansial serta tidak mencerminkan prinsip kehati-hatian.

Ira membantah keras dugaan korupsi tersebut. Ia menegaskan bahwa akuisisi itu dilakukan sebagai strategi memperkuat armada dan tidak ada keuntungan pribadi yang ia terima. Ia juga mempertanyakan dasar perhitungan kerugian negara dan mengungkapkan bahwa gaya hidupnya sederhana, termasuk masih menggunakan mobil keluaran 2012.

Namun, Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat tetap menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Putusan ini memunculkan polemik karena sebagian pakar menilai keputusan bisnis tidak semestinya seluruhnya dibebankan kepada individu pemimpin.

Dua Kisah dalam Satu Nama

Terlepas dari kontroversi hukumnya, banyak pihak menilai Ira sebagai pemimpin yang membawa standar baru dalam tubuh BUMN: tegas, berpikiran global, dan fokus pada inovasi. Kuliah umum serta forum publik yang ia isi kerap menempatkannya sebagai figur yang melihat ASDP bukan sekadar perusahaan transportasi, tetapi kendaraan pemersatu yang menghubungkan masyarakat dari Sabang hingga Merauke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah hidup Ira Puspadewi menghadirkan dua sisi dalam satu perjalanan: prestasi global yang menginspirasi dan kontroversi besar yang menguji reputasi. Waktu akan menentukan bagaimana publik mengingatnya—sebagai inovator yang membenahi ASDP atau sebagai tokoh yang terjerat pusaran akuisisi bermasalah. (nsp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 
Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral