Warfare, Alex Garland Sajikan Perang Tanpa Heroisme
- A24
Jakarta, tvOnenews.com - Film Warfare merupakan film dari sutradara Alex Garland yang sempat mengundang perbincanga di kalangan pecinta film. Dikenal lewat film-film bernuansa distopia dan kritik sosial, Garland kali ini menghadirkan kisah perang yang jauh dari glorifikasi, dengan pendekatan realistis dan nyaris dokumenter.
Berbeda dari film perang pada umumnya, Warfare tidak menawarkan narasi kepahlawanan atau patriotisme yang bombastis. Film ini justru mengajak penonton menyaksikan perang dari jarak yang sangat dekat, sunyi, dan melelahkan, sebagaimana dialami para prajurit di lapangan.
Warfare mengikuti sekelompok tentara yang terlibat dalam operasi militer di wilayah konflik modern. Cerita tidak dibangun dengan struktur misi besar atau tujuan heroik, melainkan berfokus pada keseharian para prajurit, mulai dari menunggu perintah, rasa takut yang terus mengintai, hingga keputusan-keputusan kecil yang bisa berujung fatal.
Film ini menyoroti bagaimana perang tidak selalu dipenuhi baku tembak spektakuler, tetapi justru diwarnai ketegangan psikologis, kebosanan, dan kecemasan yang konstan.
Garland memperlihatkan perang sebagai kondisi yang menguras fisik dan mental, tanpa kepastian siapa yang benar-benar menang.
Dalam Warfare, Alex Garland menghindari penggunaan musik dramatis dan dialog berlebihan. Kamera kerap mengikuti karakter dari jarak dekat, dengan pencahayaan natural dan suasana yang terasa mentah. Pendekatan ini membuat penonton seolah berada di tengah situasi konflik, menyaksikan perang apa adanya.
Gaya penceritaan tersebut mempertegas pesan utama film, bahwa perang adalah pengalaman manusia yang brutal dan absurd, bukan panggung untuk mitos kepahlawanan. Garland tampak lebih tertarik mengeksplorasi dampak psikologis perang ketimbang aksi semata.
Banyak penonton memuji keberanian Garland menampilkan perang tanpa filter, meski sebagian lain menilai film ini terasa lambat dan minim konflik dramatik.
Sebagian penonton mengapresiasi pendekatannya yang realistis dan atmosfer tegang yang konsisten, sementara yang lain menganggap film ini menantang karena tidak menawarkan alur cerita konvensional.
Namun, banyak juga penonton yang sepakat bahwa Warfare bukan film perang yang mudah dilupakan. Film ini meninggalkan kesan kuat tentang betapa sunyi, membingungkan, dan melelahkannya konflik bersenjata bagi mereka yang mengalaminya secara langsung.
Load more