BNPB Ungkap Data Korban Bencana di Sumatera Utara Terus Bertambah, Total 57 Jiwa Meninggal Dunia
- Istimewa
“Memang data ini akan masih dinamis dan tim BNPB yang di lapangan yang mendampingi pemerintah daerah juga akan terus memvalidasi data ini karena situasi masih sangat dinamis,” ucapnya.
“Ada korban hilang yang sebelumnya mungkin tercatat sebagai korban jiwa meninggal dunia ternyata yang bersangkutan masih hidup dan ini kemudian kita koreksi,” tambahnya.
Dengan seluruh pembaruan tersebut, total kumulatif korban meninggal di Sumatra Utara saat ini tercatat:
— 34 orang di Tapanuli Tengah
— 13 orang di Tapanuli Selatan
— 1 orang di Pakpak Bharat
— 5 orang di Tapanuli Utara
— 4 orang di Humbang Hasundutan
Sementara pendataan korban terus berlangsung, pemerintah pusat bergerak cepat mengirimkan bantuan dengan skala yang tidak kecil.
Atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, empat pesawat angkut militer diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/11/2025) pagi membawa logistik vital dan perlengkapan darurat bagi ribuan warga yang terdampak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan proses pengiriman dilakukan sejak pukul 07.30 WIB, hanya beberapa jam setelah Presiden mengeluarkan perintah pada Kamis malam.
“Jadi pagi ini sekitar pukul setengah delapan pagi telah diberangkatkan atas instruksi langsung Bapak Presiden tadi malam kepada seluruh jajaran terkait untuk memberangkatkan pagi ini empat pesawat, tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di Tanah Air untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana,” ujarnya.
Keempat pesawat itu masing-masing diarahkan menuju titik terdekat dari lokasi terdampak di tiga provinsi untuk mempercepat mobilisasi bantuan.
“Jadi akan ke Padang, Sumatra Barat, kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli, itu tepatnya nanti akan ke bandara Silangit, Sumatera Utara. Kemudian satu ke bandara di Banda Aceh dan Lhokseumawe Aceh Utara karena adalah bandara terdekat dengan lokasi terdampak,” jelas Teddy. (agr/nsi)
Load more