News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pendalaman Peran Vara dalam Kasus Arya Daru, Polisi: Keluarga Siap Terima Temuan Kami?

Polda Metro Jaya tegaskan seluruh perkembangan penyelidikan kematian diplomat muda Kemlu, Arya Daru Pangayunan (ADP), hanya bisa disampaikan pada keluarga inti.
Jumat, 28 November 2025 - 15:34 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Ilham Kausar)

Jakarta, tvonenews.com - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa seluruh perkembangan penyelidikan kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), hanya bisa disampaikan kepada keluarga inti.

Termasuk soal desakan agar polisi memeriksa sosok perempuan bernama Vara, rekan kerja ADP yang disebut 24 kali check-in bersama Arya Daru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekaligus, diduga Vara menjadi tempat Arya Daru bercerita tentang keinginan bunuh diri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa polisi masih mengkaji peran Vara.

Namun setiap langkah, terutama yang menyangkut hal sensitif, harus terlebih dulu dikoordinasikan dengan keluarga Arya Daru.

"Kami tekankan, kami akan berkoordinasi dengan keluarga inti. Apakah keluarga inti sudah siap menerima apa yang temuan dari penyidik? Ini kan harus disampaikan,” ujar Budi, Jumat (28/11/2025).

Budi menegaskan bahwa ada beberapa informasi yang sifatnya sensitif, sehingga keputusan menyampaikan informasi tertentu harus melalui persetujuan keluarga inti.

“Ada informasi-informasi yang harus kita jaga, apalagi yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Ini ada privasi yang harus kita jaga,” ucap Budi.

Menurut Budi, penyidik berhati-hati agar tidak membuka hal yang dapat dianggap sebagai aib almarhum.

“Apakah kita ingin menjadi orang yang selalu mengungkap aibnya orang lain, ini harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa keputusan untuk membuka atau menindaklanjuti temuan penyidik bergantung pada persetujuan keluarga terdekat.

“Jadi kami akan berkoordinasi dengan keluarga inti. Apakah ini akan kami sampaikan, bagaimana tanggapan keluarga inti? Kami tekankan sekali lagi, keluarga inti. Artinya istri dan orang tua. Apakah sudah siap untuk menerima apa yang temuan kami?” tandasnya.

Kendati demikian, eks Kapolresta Malang itu menegaskan bahwa penyidikan belum dihentikan. Polisi tetap memeriksa setiap informasi baru.

“Penyelidikan belum berhenti. Jika ada informasi atau fakta lain, semuanya akan terus kami dalami. Kasus ini masih berjalan dan belum selesai,” ujar Budi.

Keluarga Ungkap Peran Perempuan V dalam Kematian Arya Daru

Pihak kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, menyampaikan temuan baru mengenai kebiasaan Arya Daru yang terekam kamera CCTV beberapa kali masuk hotel bersama seorang perempuan bernama Vara.

Temuan ini diungkap setelah audiensi dengan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11/2025).

Nicholay mengatakan ada sejumlah informasi pribadi yang sebelumnya dianggap polisi "privasi" namun ternyata  tidak sebesar yang dibayangkan.

Nicholay menjelaskan bahwa informasi “privasi” yang dimaksud adalah kebiasaan Arya Daru beberapa kali check-in hotel dengan perempuan V.

“Informasi itu disampaikan oleh tiga orang tadi. Almarhum pernah check-in, tapi tidak jelas untuk apa dan dengan tujuan apa. Ada sekitar 24 kali check-in di wilayah Jakarta. Itu sebabnya kami minta penyidik mendalaminya. Jadi, kalau dibilang ini privasi, ya ternyata yang dimaksud adalah soal check-in itu,” tuturnya.

Pertanyakan Kaitan Sering Check-in Hotel bersama Vara dengan Kematian Arya Daru

Tim kuasa hukum keluarga Arya Daru, mempertanyakan hubungan antara riwayat check-in hotel almarhum bersama seorang rekan kerja perempuan bernama Vara dengan kematian misterius ADP di kamar kosnya di Gondangdia, Jakarta Pusat.

Diketahui, berdasarkan hasil audiensi tim kuasa hukum keluarga dengan tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11/2025), Arya Daru ternyata memiliki riwayat check-in di sejumlah hotel di Jakarta Pusat sebanyak 24 kali bersama Vara. Rentang waktunya sekitar tahun 2024 sampai bulan Juni 2025. Kemudian, Arya Daru ditemukan tewas di kamar kosnya pada 8 Juli 2025.

Nicholay mempertanyakan apa kepentingan penyidik menonjolkan temuan tersebut. Lantas, ia meminta agar relevansinya diuji secara ilmiah.

“Yang saya pertanyakan adalah apakah sudah diperiksa kenapa dia memesan hotel? Untuk apa? Untuk kepentingan siapa? Itu tidak bisa dijawab,” katanya.

Ia juga menantang penyidik menunjukkan bukti kuat.

“Apakah ada bukti tindak asusila? Karena gampang, CCTV bisa melihat setiap tamu yang masuk ke kamar. Ternyata tidak dapat dijawab," ujar dia.

Nicholay menegaskan bahwa penyidik belum bisa menjelaskan teori kausalitas antara check-in itu dengan kematian Arya Daru.

“Apakah kaitan check-in hotel itu dengan kematian almarhum? Teori kausalitasnya apa? Sebab akibatnya? Apakah dengan check-in hotel kemudian almarhum kehilangan nyawa atau meninggal? Itu perlu didalami,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, terkait temuan alat kontrasepsi di tempat sampah kos Arya Daru, Nicholay menyebut penyidik tidak boleh mengaitkannya dengan isu perempuan lain.

“Kami sampaikan istri almarhum telah mengakui bahwa kondom itu adalah milik istri almarhum. Kenapa harus dikaitkan dengan wanita lain?” kata Nicholay. (rpi/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pedagang Sate Berguling Histeris di Malioboro saat Razia, Begini Tanggapan Satpol PP Kota Yogyakarta

Viral Pedagang Sate Berguling Histeris di Malioboro saat Razia, Begini Tanggapan Satpol PP Kota Yogyakarta

Sebuah unggahan video yang memperlihatkan aksi histeris seorang perempuan pedagang sate di kawasan Malioboro, Yogyakarta, mendadak viral di media sosial.
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

Hingga akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia.
MotoGP Bakal Terapkan Aturan Baru, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Satu Suara Beri Dukungan

MotoGP Bakal Terapkan Aturan Baru, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Satu Suara Beri Dukungan

MotoGP bersiap menerapkan aturan baru demi meningkatkan keselamatan, khususnya bagi para petugas lintasan saat balapan.
Lokasi Longsor Cisarua Akan Disulap Menteri Pertanian Jadi Perkebunan

Lokasi Longsor Cisarua Akan Disulap Menteri Pertanian Jadi Perkebunan

Pemerintah pusat akan merubah lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menjadi perkebunan.
Kemenag Minta Tambah Anggaran 2026 Rp5,87 Triliun ke DPR, Buat Bayar Tunjangan Guru dan Dosen

Kemenag Minta Tambah Anggaran 2026 Rp5,87 Triliun ke DPR, Buat Bayar Tunjangan Guru dan Dosen

Kementerian Agama (Kemenag) meminta tambahan anggaran sebesar Rp5.872.189.200.000 dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI hari ini untuk tunjangan guru dan dosen
Pundit Belanda Heran Bukan Main Ajax Rekrut Maarten Paes, Sebut Kiper Andalan Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan

Pundit Belanda Heran Bukan Main Ajax Rekrut Maarten Paes, Sebut Kiper Andalan Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan

Ajax Amsterdam resmi merekrut Maarten Paes hingga 2029. Namun, pengamat menilai eks Timnas Indonesia itu bukan kiper utama dan hanya opsi berpengalaman.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT