GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekap Hasil Final Swiss Open 2026: Gagal Bawa Pulang Gelar Juara, Indonesia Sabet Dua Runner-Up Lewat Putri KW dan Alwi Farhan

Indonesia gagal bawa pulang gelar juara usai Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani sama-sama kandas di partai final Swiss Open 2026.
Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WIB
Alwi Farhan akan menghadapi Li Shi Feng di semifinal Swiss Open 2026
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Rekap hasil final Swiss Open 2026 bisa Anda lihat di akhir artikel ini.

Pertandingan final turnamen level super 300 tersebut baru saja rampung digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Minggu (15/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tunggal putri Indonesia, Putri KW di perempatfinal Swiss Open 2026
Tunggal putri Indonesia, Putri KW di perempatfinal Swiss Open 2026
Sumber :
  • PBSI

Indonesia gagal membawa pulang gelar juara meski punya wakil di partai final.

Pertama di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani (Putri KW) harus puas keluar sebagai runner-up usai gagal mengatasi perlawanan wakil Thailand, Supanida Katethong.

Putri KW yang tertekan sejak awal menyerah lewat permainan dua game langsung 11-21, 15-21.

Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Putri KW kala bertemu Supanida Katethong.

Rekor pertemuan keduanya menjadi 4-2 untuk keunggulan pemain asal Thailand tersebut.

Kemudian di partai lainnya, Indonesia juga gagal merebut gelar juara di sektor tunggal putra.

Alwi Farhan di luar dugaan gagal mengatasi perlawanan wakil Jepang, Yushi Tanaka.

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di perempatfinal Swiss Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di perempatfinal Swiss Open 2026
Sumber :
  • PBSI

Tampil meyakinkan dengan menyingkirkan unggulan kesatu di babak semifinal, Alwi Farhan justru bermain kurang maksimal dan kalah dua game langsung 18-21, 12-21 di final.

Rekap hasil final Swiss Open 2026, Minggu (15/3/2026):

WD: Li Yi Jing/Wang Yi Duo (China) vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China/2): 21-10, 22-20

MD: Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei/6) vs Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark/7): 21-18, 21-13

WS: Putri Kusuma Wardani (1) vs Supanida Katethong (Thailand/7): 11-21, 15-21

XD: Zhu Yi Jun/Li Qian (China) vs Cheng Xing/Zhang Chi (China/6): 22-20, 15-21, 20-22

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MS: Alwi Farhan (6) vs Yushi Tanaka (Jepang): 18-21, 12-21.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan bermain menghadapi Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto perlu mengembalikan anak-anak asuhnya ke jalur kemenangan.
Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, di mana nasib ganda putra Indonesia langsung ditentukan hari ini termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang kembali berpasangan dan Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah langsung hadapi jalan terjal.
Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT