GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Kondisi Taman Nasional Tesso Nilo, Forum Tani Sawit Soroti Pansus Agraria yang Dinilai Stagnan

Forum Tani Sawit dan Pusat Studi Sawit IPB soroti Pansus DPR RI yang dinilai tidak berprogres. Salah satu yang disinggung soal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Jumat, 28 November 2025 - 16:16 WIB
Singgung Kondisi Taman Nasional Tesso Nilo, Forum Tani Sawit Soroti Pansus Agraria yang Dinilai Stagnan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Forum Tani Sawit dan Pusat Studi Sawit IPB menyoroti Panitia Khusus (Pansus) Agraria DPR RI yang dinilai tidak berprogres. Salah satu yang disinggung adalah soal kasus Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Mereka menilai stagnasi ini adalah langkah mundur di tengah konflik agraria yang masih terus terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Pansus Agraria yang tidak bekerja secara nyata berarti membiarkan ribuan keluarga petani hidup dalam ketidakpastian hukum.

Mestinya, kepastian lahan menjadi dasar produksi. Namun, kini malah berubah menjadi sumber ketakutan.

Forum tersebut kemudian menyinggung soal tata Kelola Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. 

Persoalan agraria ini dinilai telah dibiarkan bertahun-tahun dan memakan ribuan korban sosial serta mengganggu kehidupan flora fauna.

Forum Tani Sawit menilai, pemerintah saat ini hanya fokus pada penindakan dan tidak memperbaiki akar masalahnya.

“TNTN adalah salah satu bukti paling jelas dari banyaknya kasus konflik Agraria bahwa pemerintah gagal merumuskan solusi permanen dari konflik agraria” ungkap Ketua Forum Tani Sawit, Abdul Aziz saat menggelar FGD Pansus Konflik Agraria di Pusat Studi Sawit IPB, Bogor, Kamis (27/11/2025).

Senada, Wakil Sekjen Forum Masyarakat Korban Tata Kelola Hutan dan Pertanahan Riau, Samuel Simanjuntak mengatakan, masalah di TNTN bukan hanya soal perambahan, tapi karena negara yang terlambat.

Masyarakat sudah bermukim sebelum Kawasan ditetapkan. Namun, saat ini mereka dianggap sebagai perambah ilegal dan diusir dari rumahnya sendiri.

"Jangan tiba-tiba datang terus mengusir masyarakat dengan pendekatan kekuasan melalui alat-alat negara, kami ini juga anak-anak bangsa yang dijamin hak hidupnya" katanya menegaskan.

Sementara itu, mantan Staf Ahli Bidang Hukum ATR/BPN, Yagus Suyadi mengatakan pemerintah bersikap kontradiktif.

Di satu sisi, ekspor CPO terus didorong, tapi kebijakan agraria dibiarkan tumpang tindih sehingga petani berada dalam kondisi rentan.

Ia mengatakan, TNTN hanyalah satu dari lebih dari 600 titik konflik agraria yang secara struktural bermasalah.

"Perlu sinkronisasi data kawasan hutan serta penguatan dan pengendalian di kawasan HGU yang terlantar atau yang sudah dikelola masyarakat, juga penting melakukan pendekatan yang humanis dengan masyarakat agar capaian dan target manis pembenahan pemerintah diatas kertas sejalan dengan realita dilapangan" kata Yagus.

Adapun mandeknya Pansus Agraria dinilai para petani sebagai sikap DPR yang tidak serius menghadapi konflik yang ada.

Akhirnya masalah agraria terus berlarut-larut dan korban terus bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum Tani Sawit mendesak agar Pansus segera memanggil pemerintah, Kementerian ATR/BPN, KLHK, hingga pemerintah daerah untuk duduk satu meja dan menyelesaikan akar persoalan. Mereka juga meminta pengakuan hak bagi petani yang telah menghuni sebelum kawasan ditetapkan, serta skema legalisasi yang realistis dan humanis.

“Jika Pansus tidak bergerak, ini sama saja membiarkan masa depan jutaan keluarga petani hancur,” tegas dia. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Sidak Arus Mudik Lebaran, Legislator Jakarta Hardiyanto Kenneth Wacanakan Renovasi Terminal Kalideres

Sidak Arus Mudik Lebaran, Legislator Jakarta Hardiyanto Kenneth Wacanakan Renovasi Terminal Kalideres

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat jelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Geger Isu Anggota TNI Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS, Mabes TNI Sudah Bergerak: Nanti Kami Update

Geger Isu Anggota TNI Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS, Mabes TNI Sudah Bergerak: Nanti Kami Update

Markas Besar (Mabes) TNI buka suara terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Dua Pemuda di Grogol Diciduk saat Siap Edarkan 10 Kilogram Ganja

Dua Pemuda di Grogol Diciduk saat Siap Edarkan 10 Kilogram Ganja

Dua orang pria diringkus Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya usai diduga hendak mengedarkan narkotika jenis ganja di wilayah di Jalan Muwardi II, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 19 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Juventus Mulai Bersih-bersih! Kiper Utama Dicoret Usai Rentetan Kesalahan

Juventus Mulai Bersih-bersih! Kiper Utama Dicoret Usai Rentetan Kesalahan

Kiper Juventus, Michele Di Gregorio, dikabarkan telah kehilangan statusnya sebagai penjaga gawang utama untuk sisa musim 2025-26.
Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, Rabu (18/3) dini hari, lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah, terpantau padat. 
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 19 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang finansial serta prediksi kondisi keuangan.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT