News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Rangkaian Banjir dan Longsor, Menhut Pastikan Reformasi Tata Kelola Kehutanan Dimulai

Menhut Raja Juli Antoni pastikan pemerintah evaluasi tata kelola kehutanan usai banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Langkah konkret mulai disiapkan.
Sabtu, 29 November 2025 - 18:33 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi mendalam terhadap tata kelola hutan di Indonesia menyusul serangkaian bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa pekan terakhir. Ia menilai bencana tersebut merupakan sinyal kuat adanya kesalahan dalam pengelolaan lingkungan dan hutan di berbagai wilayah.

“Pak Presiden dalam pidatonya mengatakan penebangan hutan liar yang tidak terkontrol berkontribusi besar terhadap bencana. Jadi kita akan melakukan evaluasi kebijakan,” ujar Raja Juli Antoni dalam keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah provinsi di Sumatera sejak akhir November 2025. Berdasarkan data BNPB, ratusan korban jiwa dilaporkan meninggal dunia, ribuan mengungsi, dan sejumlah wilayah terisolasi akibat akses jalan yang terputus. Sumatera Utara tercatat sebagai wilayah dengan jumlah korban tertinggi.

Raja Juli menegaskan bahwa evaluasi kebijakan tidak hanya berhenti pada kajian teknis, tetapi juga meliputi revisi regulasi dan pengawasan terhadap praktik eksploitasi hutan. Ia menyebut pemerintah tidak ingin kejadian serupa terus berulang tanpa solusi nyata.

Dalam kunjungan kerjanya selama dua hari ke Riau, Raja Juli menyoroti pentingnya memperkuat hak masyarakat adat dalam mengelola kawasan hutan. Hal ini menurutnya menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk melindungi hutan secara berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah penyerahan Surat Keputusan (SK) Hutan Adat di Kuantan Singingi. Kebijakan ini memberi ruang legal bagi masyarakat adat untuk mengelola hutan secara mandiri dalam batas regulasi negara.

“Masyarakat adat selama ini tersisihkan, padahal mereka adalah kelompok yang paling mampu menjaga hutan. Legalisasi ini memberi mereka ruang untuk berkontribusi,” ujarnya.

Kunjungan ke Riau tersebut juga mencakup agenda restorasi kawasan habitat Gajah Sumatera Domang dan kelompoknya. Raja Juli menyebut perlindungan spesies satwa liar merupakan bagian tidak terpisahkan dari rehabilitasi lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa upaya restorasi dan legalisasi hutan adat yang dimulai di Riau akan menjadi contoh bagi provinsi lain yang terdampak bencana dan kerusakan ekologi. Pemerintah, katanya, berkomitmen memperbaiki tata kelola kehutanan secara menyeluruh.

“Kedatangan saya dua hari ke Riau ini menjadi contoh apa yang kita kerjakan di tempat lain, termasuk di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, dan daerah lain,” katanya.

Raja Juli berharap bencana banjir dan longsor yang terjadi tidak meluas ke daerah lain. Ia menyatakan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

“Justru karena semua mata melihat, semua telinga mendengar, dan semua kita merasakan apa yang terjadi. Mudah-mudahan tidak melebar ke wilayah lain,” katanya.

Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan langkah tambahan berupa audit kawasan hutan yang rawan banjir dan longsor, pemetaan area kritis, hingga evaluasi izin perusahaan yang beroperasi di wilayah hutan lindung.

Ia juga meminta dukungan pemerintah daerah, akademisi, masyarakat adat, dan organisasi lingkungan untuk bersama memperkuat mitigasi bencana berbasis tata kelola hutan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berkomitmen memperbaiki pengelolaan hutan secara menyeluruh sebagai respons atas bencana yang terjadi,” tegasnya.

Pemerintah memastikan evaluasi akan diikuti dengan tindakan reformasi kebijakan yang lebih ketat demi mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Izin RS Leona Kefamenanu Dicabut Imbas Dokter Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU? Ini Kata sang Direktur

Benarkah Izin RS Leona Kefamenanu Dicabut Imbas Dokter Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU? Ini Kata sang Direktur

Direktur Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Rizky Anugrah Dewati sebut izin operasional belum dicabut imbas kasus Dokter Icha diduga diintimidasi anggota DPRD TTU.
Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.965 per Dolar AS Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Mei 2026

Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.965 per Dolar AS Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Mei 2026

Rupiah pada Rabu (1/7/2026) melemah lagi ke level Rp17.965 per dolar Amerika Serikat (AS) menjelang rilis data neraca perdagangan Mei 2026. 
Ternyata ini Alasan Orang Tua Taufik Hidayat Belum Temui Keluarga Korban

Ternyata ini Alasan Orang Tua Taufik Hidayat Belum Temui Keluarga Korban

Ayah Taufik Hidayat, Tata memgatakan dirinya bukan tidak mau. Berikut penjelasannya yang dijelaskan langsung dihadapan KDM.
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Melindungi Rakyat

HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Melindungi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran utama Polri sebagai institusi yang harus berpihak kepada rakyat.
Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026) menghadirkan momen yang mencuri perhatian.
Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti, Bhayangkara Nararya, pangkat kehormatan saat HUT ke-80 Bhayangkara.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral