GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri UMKM Cari Solusi soal Legalisasi Pakaian Bekas Impor, Pemerintah Tegaskan Harus Seimbang

Menteri UMKM Maman Abdurrahman memastikan pemerintah mencari kebijakan seimbang soal thrifting agar aturan ditegakkan tanpa merugikan pelaku usaha.
Minggu, 30 November 2025 - 21:14 WIB
Ilustrasi - Thrifting
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik soal legalitas impor pakaian bekas atau thrifting kembali menjadi sorotan nasional. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyatakan tengah merumuskan kebijakan yang seimbang agar penegakan aturan tetap berjalan tanpa mematikan usaha masyarakat.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa pemerintah memahami besarnya perdebatan terkait larangan pakaian bekas impor. Ia mengatakan bahwa posisinya saat ini bukan untuk langsung mengambil keputusan, melainkan mencari titik tengah yang adil bagi semua pihak. Pernyataan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan langsung ke pusat perdagangan pakaian bekas di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sedang menyusun formula terbaik agar kepentingan para pedagang dapat diakomodasi, namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Maman.

Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tidak ingin mengambil langkah yang justru menghambat roda ekonomi masyarakat.

“Di satu sisi, aturan harus diterapkan. Tapi di sisi lain, dunia usaha juga harus tetap berjalan. Itu yang sedang kami cari solusinya,” katanya.

Menurut Maman, langkah turun ke lapangan dilakukan agar pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi, keluhan, dan kondisi riil pedagang thrifting. Banyak pedagang berharap kebijakan yang ditetapkan tidak serta-merta menghentikan mata pencaharian mereka.

“Kunjungan ini penting sebagai forum dialog. Dengan begitu, keputusan yang diambil nantinya bukan hanya berdasarkan angka dan teori, tapi juga realita di lapangan,” ujarnya.

Maman menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa.

“Kalau langsung ambil langkah A, B, atau C tanpa kajian, bisa salah arah. Prinsip kami, keputusan nanti harus mampu menjaga keberlanjutan usaha masyarakat,” ucapnya.

Polemik thrifting sendiri kembali memanas sejak awal November. Pada 19 November 2025, perwakilan pedagang pakaian bekas bertemu dengan anggota DPR untuk menyampaikan keberatan terhadap wacana pelarangan total. Mereka berpendapat bahwa usaha thrifting merupakan bagian dari sektor UMKM dan memberi kontribusi ekonomi, terutama bagi pelaku usaha kecil.

Namun sehari berikutnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana melegalkan impor pakaian bekas, meski pedagang mengajukan opsi pembayaran bea masuk atau pajak sebagai bentuk legalisasi.

Menurutnya, legalisasi akan membuka pintu praktik impor ilegal dalam jumlah besar dan mengancam industri tekstil domestik.

“Kami harus melindungi industri lokal dan memastikan pasar tidak dibanjiri produk impor ilegal,” kata Purbaya dalam pernyataannya.

Di sisi lain, para pedagang berargumen bahwa pasar thrifting tumbuh karena kebutuhan harga terjangkau, terutama bagi masyarakat urban dan pelajar. Mereka juga menilai bahwa tren keberlanjutan (sustainable fashion) membuat pakaian bekas semakin diminati.

Namun bagi pemerintah, isu thrifting tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut keamanan, kesehatan, dan tata kelola perdagangan internasional.

Karena itu, perumusan kebijakan baru dianggap penting agar tidak ada pihak yang dikorbankan. Pemerintah menegaskan bahwa keputusan final baru akan diputuskan setelah kajian menyeluruh selesai dilakukan.

Hingga kini, dialog lintas kementerian, asosiasi pedagang, dan pelaku industri pakaian terus berlangsung. Pemerintah menyatakan terbuka untuk berbagai opsi, mulai dari penertiban impor, sertifikasi distribusi, hingga regulasi zonasi perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa pekan ke depan, pemerintah menargetkan rancangan kebijakan awal dapat diumumkan sebagai acuan sementara bagi pedagang dan pelaku industri.

Dengan meningkatnya perhatian publik, isu thrifting diperkirakan masih akan menjadi perdebatan panjang. Pemerintah berharap pendekatan dialog dan kebijakan bertahap dapat meredam polemik dan memberikan ruang adaptasi bagi pelaku usaha kecil. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Akui Takut Sendiri untuk Berdoa: Gara-gara Allah Terus Kasih Lihat

Ruben Onsu Akui Takut Sendiri untuk Berdoa: Gara-gara Allah Terus Kasih Lihat

Gara-gara Allah terus kasih lihat jawaban doanya, Ruben Onsu mengaku takut sendiri untuk meminta dan tak berani mengeluh lagi. Simak pengakuan selengkapnya!
Masjid Istiqlal Bakal Potong Hewan Kurban Kamis-Sabtu, Daging Dibagikan ke Masjid hingga Panti Asuhan Binaan

Masjid Istiqlal Bakal Potong Hewan Kurban Kamis-Sabtu, Daging Dibagikan ke Masjid hingga Panti Asuhan Binaan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal akan memotong hewan kurban mulai Kamis (28/5) hingga Sabtu (30/5).
Dimulai Pekan Depan, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026: Siap-Siap Jumpa Vietnam

Dimulai Pekan Depan, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026: Siap-Siap Jumpa Vietnam

Timnas Indonesia U-19 akan memulai kiprah mereka di Piala AFF U-19 2026 pada pekan depan. Mereka akan bermain menghadapi Vietnam di fase grup.
Sejumlah Barang Inventaris Milik Karang Taruna di Jakarta Pusat Dicuri, Ada Alat Musik hingga Alat Sablon

Sejumlah Barang Inventaris Milik Karang Taruna di Jakarta Pusat Dicuri, Ada Alat Musik hingga Alat Sablon

Sejumlah barang inventaris milik Karang Taruna di Kelurahan Bungur, Jakarta Pusat, dicuri. 
Ruben Onsu: Dulu Gelut Sama Masalah Enggak Kelar-kelar, Kini Hidupnya Beda Setelah Mualaf

Ruben Onsu: Dulu Gelut Sama Masalah Enggak Kelar-kelar, Kini Hidupnya Beda Setelah Mualaf

Ruben Onsu ungkap perbedaan hidupnya setelah mualaf dan alasan ia dalami Islam 4 tahun sebelum resmi mengucap dua kalimat syahadat. Simak pengakuannya!
Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Dibuang dari Atas Tol Yasmin Bogor Terpecahkan, Polisi: Menurut Pengakuan Tersangka, Korban Sempat Bergerak

Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Dibuang dari Atas Tol Yasmin Bogor Terpecahkan, Polisi: Menurut Pengakuan Tersangka, Korban Sempat Bergerak

Misteri kasus pembunuhan wanita berinisial AA (25) yang jasadnya dibuang dari atas Tol Yasmin Bogor dan ditemukan di Jalan KH. Sholeh Iskandar akhirnya terpecahkan. 

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral