News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Korban Banjir Sumut Punguti Beras Bercampur Tanah, Begini Kata TNI Soal Bantuan yang Dilempar dari Helikopter

Publik pun ramai mempertanyakan prosedur penyaluran bantuan dari udara.
Rabu, 3 Desember 2025 - 09:09 WIB
Wilayah Bencana Banjir-Tanah Longsor di Sumut Masih Terisolasi, Polri Kirimkan Bantuan Lewat Metode Airdrop
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bantuan untuk korban bencana di Sumatera kembali jadi sorotan. Sebuah video viral menunjukkan warga mengais beras yang tumpah di tanah setelah paket logistik diturunkan dari helikopter.

Publik pun ramai mempertanyakan prosedur penyaluran bantuan dari udara. Menanggapi polemik tersebut, Mabes TNI akhirnya buka suara. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan sebenarnya selalu mengutamakan keselamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait video yang beredar, TNI pada prinsipnya selalu mengedepankan prosedur keselamatan dalam setiap kegiatan penyaluran bantuan, termasuk apabila menggunakan helikopter,” ujar Freddy kepada wartawan, dikutip Rabu, 3 Desember 2025.

Freddy memastikan, kejadian yang tengah viral itu langsung dijadikan bahan evaluasi internal. Tujuannya, agar metode airdrop benar-benar aman dan tidak merusak bantuan yang sangat dibutuhkan warga.

“Setiap teknik penurunan logistik akan terus dievaluasi agar lebih efektif, aman, dan tepat sasaran, baik dari sisi metode pelepasan maupun keamanan kemasan bantuan yang di drop,” katanya.

Ia menegaskan prioritas utama TNI tetap sama, yaitu memastikan seluruh bantuan sampai ke tangan masyarakat tanpa menimbulkan masalah baru.

“Kami mengapresiasi perhatian masyarakat, dan TNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penanganan bencana di seluruh wilayah,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, penyaluran bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mendapat sorotan pengguna media sosial. Dalam video yang dibagikan di Instagram, sejumlah bantuan yang meliputi beras hingga mie instan terlihat rusak usai dijatuhkan dari helikopter.

Dalam video yang viral di Instagram @bkmedan_ awalnya tampak sejumlah warga berkumpul di sebuah lapangan. Tak lama kemudian, sebuah helikopter datang membawa bantuan. Namun, alih-alih mendarat, helikopter itu hanya terbang rendah dan menjatuhkan bantuan tersebut dari udara.

Alhasil bantuan yang dibagikan tersebut hancur berserakan saat mendarat di tanah. Seorang pria yang menggunakan pakaian berwarna kuning menunjukkan beberapa karung beras rusak hingga membuat beras-beras tersebut berceceran di tanah. Pria tersebut terlihat meluapkan emosinya atas kejadian tersebut. Hal ini menyusul dengan kondisi masyarakat di wilayah tersebut sudah beberapa hari kekurangan makanan, namun bantuan yang diterima justru tidak bisa digunakan.

”Bapak perhatikan bapak liat ini. Dijatuhkan dari atas pesawat,” kata pria tersebut.

Namun karena kelangkaan pasokan beras, terlihat warga memunguti butiran beras yang jatuh berserakan di tanah yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Beberapa warga bahkan menggunakan ujung baju mereka untuk dijadikan wadah menampung beras-beras tersebut.

”Bukannya turun memberi bantuan kepada masyarakat, pemerintah malah jatuhkan sembako dari helikopter yang masih terbang di udara. Alhasil masyarakat terpaksa mengais beras dari tanah. Siapa itu woi yang bagikan bantuan pakai heli, ginilah kalau pejabat kurang minum obat cacng, cacingan jadinya,” demikian caption yang diunggah oleh akun tersebut. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral