News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panglima TNI Beberkan Alasan Helikopter Lempar Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

 Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto angkat bicara perihal viralnya insiden pemberian bantuan terhadap korban bencana di Sumatera dengan cara dilempar dari helikopter.
Rabu, 3 Desember 2025 - 17:29 WIB
Konferensi Pers, Panglima TNI RI, Agus Subiyanto, dalam Perkembangan Penanggulangan Bencana yang menimpa Sumatera, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto angkat bicara perihal viralnya insiden pemberian bantuan terhadap korban bencana di Sumatera dengan cara dilempar dari helikopter. Karena hal ini, banyak warga mengeluhkan lantaran paket bantuan menjadi rusak. 

Jenderal Agus menjelaskan bahwa pengiriman bantuan ke wilayah terisolasi akibat banjir dan longsor di Sumatera memang dilakukan dengan berbagai metode udara, termasuk helibox dan payung udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasannya, karena helikopter tak dapat mendarat akibat adanya kabel listrik di area pendaratan.

“Pada saat kemarin heli mau mendarat, di situ ada kabel, sehingga diputuskan oleh pilot barang itu tetap di-drop walaupun mungkin ada beberapa beras yang tercecer. Tapi daripada dibawa lagi ke pangkalan udara, lebih baik di-drop dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” jelas Agus dalam jumpa pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12).

Konferensi Pers, Panglima TNI RI, Agus Subiyanto, dalam Perkembangan Penanggulangan Bencana yang menimpa Sumatera, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025)
Konferensi Pers, Panglima TNI RI, Agus Subiyanto, dalam Perkembangan Penanggulangan Bencana yang menimpa Sumatera, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Agus menjelaskan TNI mengerahkan pesawat CN dan Hercules untuk menjangkau daerah yang sama sekali tidak dapat ditembus jalur darat.

Namun demikian, ia mengakui ada logistik yang sempat tercecer dan sebagian rusak di lapangan karena faktor keselamatan.

“Untuk wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh darat, TNI sudah melaksanakan pengiriman lewat udara menggunakan sistem helibox. Jadi barang dijatuhkan dari pesawat dalam bentuk boks-boks yang pakai baling, sehingga saat sampai tanah tidak hancur,” ucap Agus

Selain helibox, TNI juga melakukan dropping logistik menggunakan payung udara.

“Itu juga di-drop lewat Hercules. Kemarin sudah dilaksanakan di Aceh Tamiang. Hari ini kita laksanakan sistem carrier delivery system menggunakan pesawat CN dan Hercules,” tutur Agus.

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama

Menurut Panglima, seluruh operasi bantuan harus mengutamakan keselamatan personel.

Ia mengungkap tiga prajurit TNI, dua anggota Polisi Militer dan satu Babinsa hanyut terseret banjir saat membantu warga di Padang.

“Saya tekankan pada prajurit TNI untuk tetap menjaga keamanan personel dan alutsista. Karena di Padang ada tiga personel TNI pada saat membantu penanganan bencana terbawa arus. Beberapa hari kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Agus.

Ia menegaskan bahwa prosedur drop logistik pun harus mempertimbangkan risiko pilot dan kru pesawat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan pihaknya sudah melakukan evaluasi total untuk mencegah kerusakan logistik pada pengiriman berikutnya.

“Tadi memang sudah dijelaskan soal dropping. Heli itu tidak bisa mendarat di manapun. Landasannya harus siap. Karena bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar. Setelah ada yang pecah, kita evaluasi lagi. Sampai sekarang tidak terjadi lagi,” ujar Maruli.

Meski distribusi udara dinilai berisiko, TNI menegaskan metode ini tetap digunakan demi memastikan bantuan mencapai warga yang terputus aksesnya akibat bencana besar di Sumatra. (rpi/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral