News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Disabilitas Internasional 2025: Kemendikdasmen Luncurkan Tujuh Pilar Akomodasi Layak untuk Pendidikan Inklusif

Kemendikdasmen meluncurkan tujuh pilar akomodasi layak di Hari Disabilitas Internasional 2025 sebagai komitmen memperkuat pendidikan inklusif di Indonesia.
Kamis, 4 Desember 2025 - 14:19 WIB
Hari Disabilitas Internasional 2025: Kemendikdasmen Luncurkan Tujuh Pilar Akomodasi Layak untuk Pendidikan Inklusif
Sumber :
  • Istimewa

Yogyakarta, tvOnenews.com – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mempertegas komitmen pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespons melalui peluncuran tujuh pilar kebijakan akomodasi layak untuk peserta didik penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Acara yang digelar di Yogyakarta pada Rabu, 3 Desember 2025, mengangkat tema “Partisipasi Semesta Menguatkan Layanan Pendidikan untuk Penyandang Disabilitas.” Tema ini menampilkan pesan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan melalui kolaborasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa negara berkewajiban memberikan layanan pendidikan yang adil dan bermutu bagi semua anak, tanpa kecuali. Ia menilai penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkembang sesuai bakat dan potensi.

“Peringatan Hari Disabilitas ini bukan hanya seremoni. Ini adalah pengingat bahwa negara harus memberikan layanan yang lebih baik agar anak-anak dapat memperoleh hak-haknya. Mereka memiliki bakat, kemampuan, dan cita-cita yang harus kita dukung,” kata Abdul Mu’ti.

Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen meluncurkan Tujuh Pilar Kebijakan Akomodasi Layak, yang menjadi payung pedoman bagi pemerintah daerah, sekolah, dan satuan layanan pendidikan. Pilar tersebut meliputi:

  1. Identifikasi kebutuhan individual murid

  2. Penguatan kapasitas Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan tenaga pendidik

  3. Adaptasi kurikulum dan metode pembelajaran

  4. Penyediaan sarana prasarana dan teknologi pendukung

  5. Penguatan pembiayaan dan alokasi sumber daya

  6. Dukungan komunitas dan lingkungan masyarakat

  7. Pengawasan implementasi layanan pendidikan inklusif

Pilar ini diharapkan memperbaiki ketimpangan akses pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang belum memiliki fasilitas pendukung bagi murid berkebutuhan khusus.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pendidikan inklusif hanya dapat berhasil melalui kolaborasi menyeluruh lintas sektor. Ia menyebut tema partisipasi semesta sebagai panggilan agar seluruh elemen bangsa ikut terlibat.

“Pendidikan inklusif bukan sekadar akses, tetapi ruang untuk berkembang. Pemerintah, DPR RI, sekolah, orang tua, organisasi disabilitas, dunia usaha, dan komunitas harus bergerak bersama,” ujarnya.

Menurut Hetifah, keberhasilan implementasi kebijakan baru tersebut akan menjadi langkah besar dalam penyetaraan hak pendidikan bagi generasi muda penyandang disabilitas.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, menjelaskan rangkaian kegiatan HDI 2025 dirancang untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya pendidikan inklusif. Beberapa kegiatan yang digelar meliputi Senam Anak Indonesia Hebat bersama murid SLB, peresmian revitalisasi gedung SLB, dan sesi gelar wicara bersama para praktisi serta penyandang disabilitas.

“Kami berharap momentum ini memperkuat kolaborasi multipihak dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif dan menghargai keragaman,” tutur Tatang.

Peluncuran tujuh pilar ini dipandang sebagai langkah strategis menuju penyediaan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh anak Indonesia. Kebijakan tersebut juga dinilai penting dalam mendorong perubahan paradigma pendidikan dari sekadar penyediaan ruang belajar menuju pendampingan yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan murid.

Dengan terobosan ini, pemerintah berharap pemerataan akses pendidikan semakin nyata, terutama bagi peserta didik dengan hambatan sensori, intelektual, fisik, maupun perkembangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan HDI 2025 menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar program, melainkan komitmen jangka panjang dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal. Pemerintah menargetkan pelaksanaan tujuh pilar akomodasi layak dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh sekolah di Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang ditegaskan pada peringatan ini, Kemendikdasmen berharap seluruh anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, dapat belajar, berkembang, dan memiliki kesempatan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga klasik sarat gengsi pada lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan kembali titik pemberhentian di kawasan Summarecon Bekasi untuk rute B11 (Summarecon Bekasi-Cawang) mulai hari ini, Sabtu.
Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik
Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Berikut link live streaming semifinal Kejuaraan Asia 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral