News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Bencana Sumatra, Rocky Gerung Lontarkan Sentilan Pedas ke Sejumlah Menteri: Pameran Kemanusiaan yang Palsu!

Soal bencana banjir dan longsor di Sumatra-Aceh, mendapat perhatian dari pengamat politik, Rocky Gerung. Bahkan, Rocky melontarkan sentilan pedas ke Menteri
Minggu, 7 Desember 2025 - 17:06 WIB
Soal Bencana Sumatra, Rocky Gerung Lontarkan Sentilan Pedas ke Sejumlah Menteri: Pameran Kemanusiaan yang Palsu!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Soal bencana banjir dan longsor di Sumatra dan Aceh, mendapat perhatian khusus dari pengamat politik tersohor, Rocky Gerung. Bahkan, Rocky Gerung melontarkan sentilan pedas ke sejumlah Menteri dan pejabat di kabinet Presiden RI Prabowo Subianto. 

Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor melanda pulau Sumatra dan Aceh, yakni Sumut, Sumbar dan Provinsi Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, hingga hari ini, data BNPB di Dasboard Penanganan Bencana Sumatera 2025 menunjukkan, 940 orang meninggal dunia.

Kemudian, 276 orang dilaporkan hilang, sedangkan sekitar 5.000 orang mengalami luka-luka.

Lalu, di 52 kabupaten terdampak, tercatat setidaknya kerusakan baik berat maupun ringan menimpa 147.300 rumah, 1.300 fasilitas umum, 701 fasilitas pendidikan, 420 rumah ibadah, 405 jembatan, 234 gedung/kantor, dan 199 fasilitas kesehatan.

Lebih lanjut, kerugian ekonomi nasional akibat diperkirakan mencapai Rp68,67 triliun sebagaimana dipaparkan CELIOS (Centre of Economic and Law Studies).

Selain korban jiwa dan kerugian material, banjir bandang dan tanah longsor Sumatra menjadi sorotan lantaran mencuatnya isu lingkungan lain. Seperti, masifnya deforestasi dan kerusakan ekologis.

Menyikapi hal ini, Akademisi yang pernah mengajar Filsafat di Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung menyampaikan, seharusnya beberapa menteri ditegur atau bahkan mundur dari jabatannya.

Sebab, menurutnya, mereka dinilai gagal dalam memitigasi maupun menangani bencana ekologis ini.

"Kalau pakai ukuran peradaban, maka beberapa menteri harusnya sudah tidak lagi terlihat di media massa akibat kegagalan mereka, mengelola, memitigasi, atau bahkan mempermainkan isu bencana itu," ucap Rocky Gerung, dikutip dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube-nya, Rocky Gerung Official, Minggu (7/12/2025).

Kemudian, ia juga menyinggung pentingnya etika publik, bahkan ia lontarkan sentilan pedas ke sejumlah nama.

Yakni, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni yang seharusnya ditegur karena dinilai gagal selama menjabat.

Lalu, Menteri Koordinator Pangan RI Zulkifli Hasan alias Zulhas, yang diduga terkesan melakukan pencitraan di tengah bencana setelah viral memanggul beras dan menyerahkannya kepada pengungsi.

Aksi tersebut dilakukan Zulhas saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra Barat, Minggu (30/11/2025) lalu.

"Kalau kita ingin etika mendahului regulasi, orang semacam Raja Juli, saya kenal dia, saya bersahabat dengan dia, tetapi di dalam urusan bencana kemarin, harusnya dia sudah ditegur atau menegur diri sendiri, bahwa ada yang gagal dia prestasikan selama menjadi menteri," ujar Rocky Gerung.

"Saudara Zulhas juga saya kenal baik, teman saya juga tuh, harusnya juga sudah mundur karena terpojok oleh netizen," sambungnya.

"Tapi, memang ada sesuatu yang diumpankan pada publik sehingga seolah-olah dengan memanggul-manggul beras itu persoalan selesai dan itu artinya ada perencanaan untuk pameran kemanusiaan yang palsu gitu," cetus Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, ada kesalahan etika dan kebijakan yang dilakukan pejabat pemerintah sehingga perlu diberi teguran keras.

Bahkan, Rocky Gerung menilai, para menteri tersebut tidak paham etika publik.

Selain itu, Rocky Gerung juga menyampaikan, jika para menteri yang disorot dan dianggap gagal ini bersedia mundur, maka masyarakat Indonesia masih bisa berharap bahwa pemerintah ternyata masih punya etika.

"Ini menteri yang juga tidak paham tentang public ethics," ucap Rocky Gerung.

"Beberapa menteri atau pejabat yang ada di di sekitar isu banjir ini yang seharusnya sudah ada semacam kontrol diri, untuk memudahkan publik mengerti bahwa 'oke ada pertanggungjawaban negara melalui prosedur mundur', itu juga akan membuat kita percaya bahwa, 'oke Indonesia masih punya etik.'" 

Rocky Gerung lantas menyebut, ada lima hingga tujuh orang menteri yang seharusnya mundur karena dianggap gagal dalam bersikap maupun menangani banjir bandang Sumatra.

Apalagi, penanganan banjir bandang Sumatra juga disorot hingga luar negeri.

"Jadi, dengan ukuran etika aja harusnya sudah ada lima, enam, tujuh menteri yang harusnya mundur," beber Rocky Gerung.

Desakan agar para menteri mundur, menurut Rocky Gerung, bertujuan agar Presiden RI Prabowo Subianto bisa memahami bahwa negara memang sudah gagal mengantisipasi bencana, dan setelah gagal antisipasi, menteri-menteri itu justru hanya sibuk membuat pencitraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu yang kita ingin dalilkan hari ini supaya Presiden Prabowo juga mengerti bahwa kebijakan negara itu gagal memitigasi, gagal mengantisipasi dan setelah gagal, justru pamer-pamer," ucap Rocky Gerung.

"Itu yang boleh kita sebut sebagai watak yang tidak berbasis pada kemanusiaan yang adil dan beradab," pungkasnya. (aag)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Soal Isu Ferdy Sambo Diduga Menikmati 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong, Begini Kata Ombudsman RI

Soal Isu Ferdy Sambo Diduga Menikmati 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong, Begini Kata Ombudsman RI

Ombudsman RI tidak mempunyai salinan data dokumen nama narapidana (napi) termasuk isu mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor.
Bechi Dapat Pembebasan Bersyarat, Aktivis JASIJO Minta Pemerintah Jelaskan Dasar Hukumnya

Bechi Dapat Pembebasan Bersyarat, Aktivis JASIJO Minta Pemerintah Jelaskan Dasar Hukumnya

Pembebasan bersyarat (PB) terpidana kasus kekerasan seksual Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi kembali menjadi sorotan.
Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan 973 Paspor Haji, Khusus Lansia Dapat Pelayanan Khusus

Kantor Imigrasi Madiun Terbitkan 973 Paspor Haji, Khusus Lansia Dapat Pelayanan Khusus

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun telah menyelesaikan penerbitan 973 paspor khusus bagi jemaah haji tahun ini.
HUT ke 81 Jawa Timur, Banyuwangi Terpilih Jadi Tuan Rumah Festival Budaya dan UMKM Terbesar “Zero Sampah”

HUT ke 81 Jawa Timur, Banyuwangi Terpilih Jadi Tuan Rumah Festival Budaya dan UMKM Terbesar “Zero Sampah”

Banyuwangi terpilih jadi tuan rumah untuk Festival Budaya dan Pameran UMKM bertajuk "The Biggest Culture with UKM-UMKM Ekraf Fiesta 2026", pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Dua Pria Ditangkap saat Hendak Transaksi Narkoba di Kebayoran Lama, Barang Bukti Tembakau Sintetis Disita

Dua Pria Ditangkap saat Hendak Transaksi Narkoba di Kebayoran Lama, Barang Bukti Tembakau Sintetis Disita

im Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Selengkapnya

Viral