News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Lingkungan: Pemerintah Tak Bisa Disalahkan Sepenuhnya soal Bencana

Pakar lingkungan dari UI, Mahawan Karuniasa menyebutkan kerusakan lingkungan yang disebut berkaitan dengan bencana hidrometeorologi di Sumatra tidak dapat
Minggu, 7 Desember 2025 - 17:25 WIB
Pakar Lingkungan: Pemerintah Tak Bisa Disalahkan Sepenuhnya soal Bencana
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar lingkungan dari Universitas Indonesia, Mahawan Karuniasa menyebutkan kerusakan lingkungan yang disebut berkaitan dengan bencana hidrometeorologi di Sumatra tidak dapat dibebankan sepenuhnya hanya kepada pemerintah di periode ini.

Bahkan menurut Dosen di Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI) itu, masalah ekologis merupakan persoalan jangka panjang yang terbentuk dari kebijakan dan praktik lintas pemerintahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait dengan siapa yang tanggung jawab, menteri yang sekarang (Menhut Raja Juli, red), dan seterusnya, itu enggak bisa dilihat seperti itu," beber Mahawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/11/2025).

Mahawan jelaskan, peran Menteri Raja Juli Antoni tetap berada dalam kerangka tanggung jawab pemerintah, namun tidak bisa dipisahkan dari konteks bahwa kerusakan lingkungan telah terjadi jauh sebelum pejabat saat ini mulai bekerja. 

“Terkait siapa yang bertanggung jawab, tidak bisa dilihat hanya pada menteri yang menjabat sekarang. Proses kerusakan terjadi bertahun-tahun,” bebernya.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab pemulihan lingkungan bukan hanya di tangan pemerintah, tetapi juga melibatkan perusahaan dan masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, perlu memperketat pengawasan terutama terkait praktik pembalakan, baik ilegal maupun legal, serta melakukan audit terhadap izin-izin kehutanan yang telah diterbitkan.

“Perusahaan yang memiliki izin di sektor kehutanan harus diaudit apakah mereka mematuhi ketentuan. Pemerintah juga perlu memprioritaskan restorasi dan pelestarian,” katanya.

Mahawan turut menyebut bahwa praktik illegal logging sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu, terutama sejak masa Orde Baru. Menurutnya, lemahnya pengawasan dan praktik penyalahgunaan izin membuat kerusakan hutan terus berulang.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengatakan bahwa kerusakan hutan merupakan persoalan struktural yang tidak bisa diukur dalam rentang satu atau dua tahun.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi IV DPR bersama Menhut Raja Juli Antoni untuk membahas bencana banjir dan longsor di berbagai daerah, baru-baru ini.

Firman menilai bahwa sorotan publik terhadap kondisi hutan tidak seharusnya diarahkan hanya kepada pejabat yang kini menjabat. Ia mengingatkan bahwa degradasi ekologis sudah berlangsung lama dan menjadi akumulasi dari kebijakan lintas pemerintahan.

Ia juga menyoroti sejumlah kebijakan, termasuk reforma agraria, yang menurutnya berpotensi memengaruhi kondisi kawasan hutan.

Firman menambahkan bahwa berbagai daerah memiliki kerentanan geologis tinggi, sehingga pengelolaan ruang dan pengawasan hutan semakin penting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi kondisi darurat di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, Firman meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan dan menindak tegas aktivitas pengangkutan kayu, termasuk yang berizin, ketika situasi bencana masih berlangsung.

“Dalam situasi kondisi bencana sedemikian rupa masih ada yang mengangkut kayu, walaupun masih punya izin. Saya minta ditindak tegas, kalau perlu dicabut izinnya karena mereka itu sense of crisis, itu pelecehan kepada negara,” bebernya. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Day! Jadwal Penggawa Garuda Abroad di Eropa Pekan Ini, Sabtu (19/09/2026): Kevin Diks Nanti Malam Tampil!

Timnas Indonesia Day! Jadwal Penggawa Garuda Abroad di Eropa Pekan Ini, Sabtu (19/09/2026): Kevin Diks Nanti Malam Tampil!

Sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa kembali menjalani pertandingan bersama klub masing-masing akhir pekan ini. Kevin Diks menjadi sorotan.
Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Kabar Duka Langsung Disampaikan Dedi Mulyadi

Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Kabar Duka Langsung Disampaikan Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan kabar duka cita mantan Gubernur Jabar 2003-2008, Danny Setiawan meninggal dunia, Sabtu, 19 September 2026.
Justin Gaethje Klaim Semua Lawannya Babak Belur, Max Holloway Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Klaim Semua Lawannya Babak Belur, Max Holloway Beri Respons Menohok

Max Holloway ikut menanggapi perseteruan Justin Gaethje dan Ilia Topuria setelah Gaethje mengklaim seluruh lawannya mengalami kerusakan serupa atau babak belur.
Dua Pemain Naturalisasi Siap Debut Buat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Monster Gol Liga Australia Bakal Guncang Pertahanan Lawan

Dua Pemain Naturalisasi Siap Debut Buat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Monster Gol Liga Australia Bakal Guncang Pertahanan Lawan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan kesempatan kepada dua wajah baru di FIFA ASEAN Cup 2026. Luke Vickery dan Dion Markx menjadi debutan baru.
DPR Minta Polri Gandeng TikTok-Meta Berantas Live Streaming Tawuran

DPR Minta Polri Gandeng TikTok-Meta Berantas Live Streaming Tawuran

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok dan Meta untuk memberantas siaran langsung atau live streamingyang mengajak aksi tawuran.
Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak menyembunyikan kekecewaannya jelang menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Selengkapnya

Viral