News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gandeng Profesor Soka University Jepang, Laboratorium Sejarah UI Sukses Menyelenggarakan Seri Bincang Sejarah (SBS)

Seri Bincang Sejarah (SBS) Departemen Sejarah FIB UI menghadirkan berbagai topik aktual dalam kajian sejarah, baik dari perspektif nasional maupun internasional.
Senin, 6 April 2026 - 18:10 WIB
Laboratorium Sejarah Universitas Indonesia (UI) Sukses Menggelar Acara Seri Bincang Sejarah (SBS) dengan menghadirkan profesor dari Soka University Jepang,
Sumber :
  • Istimewa

Depok, tvOnenews.com - Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) melalui Laboratorium Sejarah beberapa waktu lalu sukses kembali menyelenggarakan kegiatan diskusi akademik dalam rangkaian Seri Bincang Sejarah (SBS).

Agenda ini merupakan diskusi rutin yang dilakukan sebagai ruang pertukaran gagasan, pengembangan penelitian, serta penguatan jejaring akademik di bidang sejarah. Pada kesempatan kali ini, Seri Bincang Sejarah mengangkat tema ‘Pembentukan Sains Kolonial Jepang di Jawa: Nampo Kagaku dan Mobilisasi Sumber Daya’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 14.00-16.00 WIB, bertempat di Auditorium Toety Heraty Noerhadi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Agenda ini menghadirkan Prof. Dr. Kazuo Kobayashi, Dekan Fakultas Sastra Universitas Soka, Jepang, sebagai pembicara utama. Diskusi juga diperkaya oleh Dr. Dwi Mulyatari, S.S., M.A., dosen Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, yang bertindak sebagai pemantik diskusi.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, serta masyarakat yang memiliki minat terhadap kajian sejarah Jepang. Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Kazuo Kobayashi mengulas pembentukan sains kolonial Jepang di Jawa melalui konsep Nampo Kagaku atau Ilmu Pengetahuan Selatan.

Ia menjelaskan bahwa selama masa pendudukan Jepang di wilayah yang kini menjadi Indonesia, khususnya di Jawa, ilmu pengetahuan memainkan peran penting dalam strategi kolonial Jepang. Jepang tidak hanya memanfaatkan struktur kolonial yang telah dibangun sebelumnya oleh pemerintah Hindia Belanda, tetapi juga mengembangkan pendekatan baru melalui mobilisasi penelitian ilmiah yang terarah dan sistematis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prof. Kobayashi, Nampo Kagaku dikembangkan sebagai kerangka ilmiah untuk memahami kondisi geografis, sumber daya alam, serta potensi manusia di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Penelitian yang dilakukan mencakup berbagai bidang, seperti pertanian, geologi, kehutanan, kesehatan, serta sumber daya industri.

Hasil penelitian tersebut kemudian digunakan untuk mendukung kepentingan ekonomi dan militer Jepang selama masa perang di kawasan Asia-Pasifik. Lebih lanjut, Prof. Kobayashi menekankan bahwa sains pada masa pendudukan Jepang tidak dapat dipahami sebagai aktivitas yang netral. Ia menyimpulkan bahwa sains dijadikan sebagai salah satu proyek mobilisasi Jepang dalam rangka memperkuat kontrol kolonial serta mendukung kebutuhan perang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral