News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Sosok Dalang di Balik Rencana Bikin Rusuh Demo Hari HAM 10 Desember?

Polda Metro Jaya tengah mengusut sosok dalang di balik perencanaan aksi rusuh pada momentum demonstrasi Hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada 10 Desember 2025 mendatang.
Selasa, 9 Desember 2025 - 05:23 WIB
Sejumlah pemuda yang ditangkap polisi karena diduga hendak bikin rusuh aksi unjuk rasa pada Hari HAM 10 Desember 2025 mendatang.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya tengah mengusut sosok dalang di balik perencanaan aksi rusuh pada momentum demonstrasi Hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada 10 Desember 2025 mendatang.

Adapun teranyar, tiga pemuda yang diduga Anarko merencanakan aksi rusuh pada momentum unjuk rasa Hari HAM, diringkus oleh tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Ketiganya diringkus di 3 kota berbeda pada Minggu, 7 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TSF (22) diringkus di wilayah Jatirahayu, Kota Bekasi Jawa Barat, BDM (20) ditangkap di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Dan, YM ditangkap di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Tim Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan ini terus secara marathon, tidak berhenti sampai disini kita pasti akan mengusut siapa di balik kegiatan-kegiatan aksi kesuruhan yang sedang direncanakan," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Senin (8/12).

"Tim masih terus memburu jaringan atau kelompok yang terafiliasi dengan tiga tersangka yang sudah diamankan. Kita berharap dengan ada pengungkapan ini bisa mendeteksi memitigasi dan kita sama sama menciptakan rasa aman dan tertib di wilayah jakarta raya," imbuhnya.

Budi menegaskan, Polda Metro Jaya tidak melarang aksi penyampaian pendapat oleh masyarakat. Hanya saja, kata Budi, pihaknya tidak akan memberikan ruang pada siapa saja yang dengan sengaja ingin membuat kerusuhan di wilayah Jakarta Raya.

"Kami luruskan, yang diamankan ini merencanakan aksi kerusuhan, tapi kami masih melakukan pendalaman terhadap kapan mereka melakukan kerusuhan. Tapi ini sudah direncanakan berarti dalam waktu dekat,” kata Budi Hermanto.

Ia mengimbau keluarga ikut memantau aktivitas anak-anaknya agar tidak mudah direkrut kelompok tak bertanggung jawab.

“Artinya komitmen Polda Metro Jaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk berikan rasa aman. Kami juga berikan imbauan kepada orang tua untuk semakin memantau aktivitas anak-anaknya,” ucapnya.

Wadirressiber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus menambahkan, penangkapan ketiganya di lokasi berbeda ini menguatkan dugaan adanya jejaring lebih besar yang bekerja secara tertutup.

Fian Yunus mengungkap, sementara ini motif yang teridentifikasi bukan tuntutan isu tertentu, melainkan murni memicu kekacauan pada momen demonstrasi.

“Untuk saat ini, berdasarkan hasil pendalaman sementara, berdasarkan bukti elektronik yang ada motifnya mereka hanya membuat rusuh, kemudian apakah satu jaringan itu masih kita dalami. Kemudian pok atas (kelompok bagian atas) apakah sudah teridentifikasi itu sedang kami dalami juga,” kata Fian.

Ia menambahkan, hingga kini penyidikan masih terus berjalan seiring pendalaman digital forensik.

“Jadi nanti kami akan izin dengan Pak Kabid Humas untuk ada rilis berikutnya supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas terkait hal ini,” ujarnya.

Komunikasi Tertutup, Para Pelaku Gunakan aplikasi Session

Polisi menyebut para pelaku berkomunikasi melalui aplikasi yang jarang digunakan oleh masyarakat,  sehingga butuh waktu untuk membongkar riwayat percakapan.

“Komunikasi mereka itu terjadi di dalam suatu ruang yang tertutup, ruang itu hanya kita bisa buka lewat teknologi digital forensik. Aplikasi yang mereka gunakan juga aplikasi yang jarang digunakan oleh masyarakat yaitu Session,” ujar Fian.

Fian menyebut, dari ketiga tersangka, salah satunya adalah pelaku pembuat bom molotov yang disiapkan untuk diledakan pada momentum aksi unjuk rasa.

Tersangka pembuat molotov adalah BDM (22), pemilik dan penguasa akun instagram @_bahanpeledak_.

Dari penggeledahan elektronik, polisi menemukan jejak penggunaan bom molotov sebelumnya oleh BDM.

BDM diduga membuat bom molotov dari botol kaca bekas kemasan saus yang diisi styrofoam. Bahan dan alat yang dipergunakan oleh BDM kini telah disita polisi.

Mereka merencanakan aksi ledakan bom molotov itu untuk diledakan di kantor polisi dan wisma DPR RI.

Kasubdit IV Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon menyebut, hal itu terbaca dari rekaman komunikasi serta dokumen digital.

“Terhadap satu pelaku yang kami amankan, memang didapatkan keterangan dan pengakuan serta ada dokumen elektronik yang ada pada device yang dikuasai, pernah melakukan aksi dan menggunakan bom molotov seperti yang dibuat dan diketemukan di rumahnya. Tapi kami masih melakukan pembuktian,” tutur Herman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, hingga kini proses tracing masih berlangsung intensif.

“Kami akan terus melakukan pendalaman juga menyelidiki siapa-siapa saja yang juga terlibat dalam perbuatan pidana tersebut,” lanjutnya. (rpi/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Simak ramalan tarot mingguan 6-12 April 2026 untuk semua zodiak. Ini adalah Waktunya untuk refleksi diri, menyelesaikan hal lama, dan bersiap memulai fase baru.
Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Simak ramalan tarot mingguan 6-12 April 2026 untuk semua zodiak. Ini adalah Waktunya untuk refleksi diri, menyelesaikan hal lama, dan bersiap memulai fase baru.
Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan jaminan bahwa layanan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung tetap beroperasi dengan aman meskipun sedang terjadi cuaca ekstrem. 
Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo mengakui Yamaha mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026.
KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. 
Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Simak update harga lengkap iPhone 17 Series April 2026 di Indonesia. Mulai dari iPhone 17 hingga Pro Max, apakah sudah turun? Cek daftar lengkapnya di sini.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral