GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ungkap Kemunculan Bibit Siklon Tropis 93S di Perairan NTB, Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Jatim hingga Bali

BMKG laporkan bibit siklon tropis 93S muncul di selatan NTB. Berpotensi sebabkan hujan lebat dan gelombang tinggi di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Jumat, 12 Desember 2025 - 07:43 WIB
badai siklon
Sumber :
  • kemkes.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap munculnya bibit siklon tropis 93S di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) bagian selatan. Kemunculan sistem ini diperkirakan memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa Timur, Bali, NTB, hingga sebagian Nusa Tenggara Timur.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Khusus BMKG, Miming Saepudin, menjelaskan bahwa bibit siklon tropis tersebut terdeteksi pada Kamis, 11 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB atau 08.00 Wita. Meski peluang bibit 93S berkembang menjadi siklon tropis dinilai rendah, BMKG mengingatkan bahwa dampak tidak langsungnya tetap perlu diwaspadai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Potensi bibit siklon tropis 93S berkembang menjadi siklon tropis dalam kategori peluang rendah,” ujar Miming dalam laporan resmi yang diterima di Mataram, NTB, Jumat (12/12).

Didukung Sejumlah Faktor Meteorologis

BMKG mencatat bahwa kemunculan bibit siklon tropis 93S dipengaruhi sejumlah kondisi atmosfer. Gelombang Equatorial Rossby dan gelombang frekuensi rendah terpantau aktif di sekitar sistem sehingga mendukung terbentuknya area tekanan rendah.

Selain itu, suhu permukaan laut yang hangat berkisar 28 hingga 29 derajat Celcius menjadi salah satu faktor pemicu pertumbuhan awal bibit siklon. Kondisi ini diperkuat dengan wind shear atau geseran angin yang lemah serta vortisitas pada kategori sedang di lapisan bawah hingga menengah, yang menunjukkan adanya rotasi awal pada sistem.

Namun demikian, Miming menegaskan bahwa ada beberapa faktor yang menahan perkembangan bibit 93S menjadi siklon tropis penuh. Kelembaban udara di sekitar area masih cukup kering pada lapisan 500 hingga 200 hPa. Kondisi konvergensi dan divergensi juga dinilai lemah, dan belum terlihat inflow angin kuat yang mengalir menuju pusat sistem.

“Faktor-faktor tersebut membuat pertumbuhan sistem belum maksimal. Karena itu peluang penguatan masih rendah,” kata Miming.

Masih Bergerak Perlahan dan Cenderung Stasioner

BMKG memprakirakan bibit siklon tropis 93S masih akan bersifat persisten dalam beberapa waktu ke depan. Ciri-cirinya terlihat dari angin maksimum di sekitar sistem yang belum menunjukkan peningkatan signifikan dan pola sirkulasi yang masih melebar.

Pergerakannya diperkirakan lambat ke arah barat hingga barat daya. Meski demikian, BMKG melihat potensi peningkatan intensitas sistem secara bertahap, ditandai pola sirkulasi yang mulai terbentuk lebih jelas di lapisan bawah hingga menengah.

“Pergerakan sistem masih cenderung stasioner dalam waktu dekat,” ujar Miming.

Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan bahwa bibit siklon tropis 93S memberikan dampak tidak langsung berupa cuaca ekstrem hingga 12 Desember 2025 pukul 13.00 WIB atau 14.00 Wita. Dampak tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, terutama:

  • Jawa Timur

  • Bali

  • Nusa Tenggara Barat

  • Nusa Tenggara Timur bagian barat

Hujan lebat berpotensi disertai angin kencang dan dapat meningkatkan risiko banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor di kawasan rawan.

Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa hingga NTT

Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi kategori sedang, antara 1,25 hingga 2,5 meter, di sejumlah wilayah perairan. Kawasan yang berpotensi terdampak meliputi:

  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur

  • Perairan selatan Jawa Timur

  • Selat Bali

  • Selat Lombok

  • Selat Alas bagian selatan

BMKG mengimbau nelayan, pelaku pelayaran, dan masyarakat pesisir agar mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas transportasi laut dan perikanan.

BMKG Minta Masyarakat Tetap Waspada

Meski potensi penguatan bibit siklon tropis 93S masih rendah, BMKG menegaskan bahwa dampaknya terhadap cuaca nasional tidak bisa diabaikan. Masyarakat diminta tetap mengikuti pembaruan informasi cuaca, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada periode puncak musim hujan, fenomena seperti bibit siklon tropis dapat memperburuk kondisi cuaca dalam waktu singkat. Oleh karena itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait potensi hujan lebat, banjir, hingga gelombang tinggi.

Peringatan dini akan terus diperbarui seiring perkembangan sistem di perairan selatan NTB. BMKG memastikan pemantauan dilakukan secara intensif untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

EV Kini Lebih Terjangkau, VinFast Hadirkan Skema Baru dengan Gratis Baterai 2 Tahun

EV Kini Lebih Terjangkau, VinFast Hadirkan Skema Baru dengan Gratis Baterai 2 Tahun

Di Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi lebih dari 285 juta jiwa, kebutuhan mobilitas harian terus meningkat seiring urbanisasi yang pesat.
Belum juga Tanding, Media Inggris Bangga Lihat Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Belum juga Tanding, Media Inggris Bangga Lihat Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Meski belum pasti dapat jaminan starter, namun media Inggris sudah mengungkapkan kebahagiaannya melihat Elkan Baggott akhirnya kembali ke Timnas Indonesia.
Tersiksa Cuaca Tropis Indonesia, Timnas Bulgaria Rela Ganti Strategi dan Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026

Tersiksa Cuaca Tropis Indonesia, Timnas Bulgaria Rela Ganti Strategi dan Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, menegaskan arah baru timnya dengan mengandalkan kekuatan pemain muda di ajang FIFA Series 2026.
Puncak Arus Balik Mudik Gelombang Dua, Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal KM 263-70

Puncak Arus Balik Mudik Gelombang Dua, Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal KM 263-70

Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way Lokal untuk puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang dua yang terjadi hari ini, Jumat (27/3/2026).
Jadwal MotoGP Amerika Serikat 2026, Jumat 27 Maret: Momentum Marc Marquez Kembali ke Podium Akhir Pekan Ini

Jadwal MotoGP Amerika Serikat 2026, Jumat 27 Maret: Momentum Marc Marquez Kembali ke Podium Akhir Pekan Ini

Marc Marquez diprediksi bakal tampil menggila demi kembali ke podium juara di MotoGP Amerika Serikat 2026.
Analisis: Negara-negara GCC Terima 83% Rudal dan Drone Iran

Analisis: Negara-negara GCC Terima 83% Rudal dan Drone Iran

Sejak awal perang gabungan AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari 2026, negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) terkejut mendapati diri mereka menjadi sasaran pembalasan kekerasan Teheran.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT