News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duduk Perkara Pengeroyokan Dua Mata Elang di TMP Kalibata, Polisi Beberkan Awal Mulanya

Begini duduk perkara kasus pengeroyokan yang sebabkan dua orang mata elang (matel) tewas di TMP Kalibata. Kasus ini sempat membuat kericuhan di sekitar TKP.
Jumat, 12 Desember 2025 - 14:47 WIB
TKP bentrokan di TMP Kalibata
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkapkan duduk perkara kasus pengeroyokan terhadap dua mata elang (matel) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kamis (11/12/2025) malam.

Diketahui, akibat pengeroyokan di kawasan TMP Kalibata tersebut, dua orang matel berinsial MET dan NAT tewas dikeroyok orang tak dikenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula ketika dua matel yang kemudian jadi korban, menghentikan seorang pengendara sepeda motor di kawasan TMP Kalibata, Jakarta Selatan sekitar pukul 15.00 WIB.

Dua pria ditemukan bersimbah darah di TMP Kalibata
Dua pria ditemukan bersimbah darah di TMP Kalibata
Sumber :
  • Istimewa

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan, dua matel tersebut berniat menagih utang kepada pengendara motor yang mereka berhentikan.

"Istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit," kata Nicolas, Jumat (12/12/2025).

Sebab, pemilik kendaraan belum mendapatkan uang bayaran dari penjualan motor. Oleh karenanya, ia mengerahkan dua matel tersebut untuk menagih.

Namun, ketika pengguna sepeda motor yang diduga belum bayar utang itu diberhentikan, tiba-tiba justru keluar sekitar lima orang lainnya dari sebuah mobil.

Lima orang itu, menurut keterangan saksi, langsung mengeroyok kedua matel tersebut hingga berakhir tewas.

"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujarnya menjelaskan.

Keterangan awal yang diterima polisi, peristiwa terjadi begitu cepat sehingga tidak begitu jelas yang sebenarnya terjadi.

Setelah selesai mengeroyok, para pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian.

Pada malam harinya, sekelompok massa yang belum diketahui asal usulnya ini juga merusak kios serta warung di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Diduga, massa ini adalah rekan dari dua orang matel yang meninggal dikeroyok sekelompok orang tak dikenal sebelumnya.

Tenda milik pedagang di depan TMP Kalibata hingga dua motor turut dibakar imbas pengeroyokan Matel di TMP Kalibata, Kamis (11/12).
Tenda milik pedagang di depan TMP Kalibata hingga dua motor turut dibakar imbas pengeroyokan Matel di TMP Kalibata, Kamis (11/12).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Dilaporkan pula, pada Kamis malam kondisi di sekitar TKP sempat mencekam. Sejumlah warung milik warga dibakar dan menyebabkan pengguna jalan lain harus dialihkan.

Sejumlah kendaraan juga terlihat di dekat lokasi kericuhan karena ditinggalkan pemiliknya yang merasa ketakutan.

TNI dan Polri masih melakukan penjagaan di lokasi untuk menghindari kericuhan serupa terjadi.

Nicolas menjelaskan, akibat kericuhan itu, warga di sekitar TMP Kalibata sudah berencana untuk melakukan pembalasan.

"Kami berusaha untuk mengamankan warga yang ada di sini, supaya tidak ada kelompok tersebut karena mereka sudah berencana untuk mau membalas," tutur dia.

Menurut Nicolas, kelompok dari dua matel yang tewas serta masyarakat di sekitar meminta pertanggungjawaban pelaku pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kasus ini, pihak kepolisian sudah memeriksa enam orang saksi sebagai tindak lanjut.

Tidak ditutup kemungkinan, jumlah saksi yang dimintai keterangan akan bertambah. (iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Januari 2026 Merosot Rp48.000 tapi Tetap di Angka Rp3 Jutaan, Harganya Jadi Rp3.120.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Januari 2026 Merosot Rp48.000 tapi Tetap di Angka Rp3 Jutaan, Harganya Jadi Rp3.120.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 30 Januari 2026 merosot Rp48.000. Meski merosot, harga emas tetap berada di angka Rp3 jutaan. 
First Look Film Sunda Emperor Resmi Dirilis, Angkat Budaya Sunda ke Layar Bioskop Nasional

First Look Film Sunda Emperor Resmi Dirilis, Angkat Budaya Sunda ke Layar Bioskop Nasional

Film Sunda Emperor produksi Sapawave Films siap tayang 2026, mengangkat petualangan, komedi, dan budaya Sunda dengan pendekatan modern dan autentik.s
Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan, Al Ittihad Baru Mau Lepas Moussa Diaby dengan Satu Syarat

Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan, Al Ittihad Baru Mau Lepas Moussa Diaby dengan Satu Syarat

Al Ittihad dikabarkan telah menolak mentah-mentah tawaran Inter MIlan soal transfer Moussa Diaby. Namun Al Ittihad masih berpotensi lepas Moussa Diaby ke Inter.
Sikut Juventus dan AC Milan! Inter Kebut Negosiasi dengan Genoa untuk Dapatkan Tanda Tangan Brooke Norton-Cuffy Musim Dingin Ini

Sikut Juventus dan AC Milan! Inter Kebut Negosiasi dengan Genoa untuk Dapatkan Tanda Tangan Brooke Norton-Cuffy Musim Dingin Ini

Inter Milan bergerak cepat di bursa transfer demi mengamankan target barunya. Nerazzurri dikabarkan telah memasuki tahap pembicaraan lanjutan dengan Genoa.
BNN Mengingatkan, Penyalahgunaan Whip Pink untuk Efek Euforia Sangat Berbahaya! Bisa Rusak Saraf Permanen hingga Kematian

BNN Mengingatkan, Penyalahgunaan Whip Pink untuk Efek Euforia Sangat Berbahaya! Bisa Rusak Saraf Permanen hingga Kematian

BNN RI mengingatkan penyalahgunaan gas tertawa atau Whip Pink atau N2O untuk efek euforia sangat berbahaya.

Trending

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak perempat final Thailand Masters 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Civitas akademika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) sempat diliputi rasa khawatir menyusul munculnya dugaan upaya intimidasi dan pengerahan massa oleh oknum tertentu.
Lolos Perempat Final Piala Asia 2026, Hector Souto Ogah Pikirkan Thailand atau Vietnam

Lolos Perempat Final Piala Asia 2026, Hector Souto Ogah Pikirkan Thailand atau Vietnam

Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto blak-blakan soal kondisi skuadnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT