News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang Hingga Tewas di Kalibata, Kompolnas Soroti Mekanisme Kerja Debt Collector

Kompolnas angkat bicara soal tindakan enam polisi yang mengeroyok dua Mata Elang berinisial MET dan NAT hingga korban tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12).
Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:29 WIB
6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang Hingga Tewas di Kalibata, Kompolnas Soroti Mekanisme Kerja Debt Collector.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara soal tindakan enam polisi yang mengeroyok dua Mata Elang berinisial MET dan NAT hingga korban tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12).

Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan tindakan enam polisi yang melakukan main hakim sendiri itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menyayangkan salah satu bentuk kekerasannya dilakukan oleh anggota kepolisian, ya, apapun alasannya, enggak boleh dilakukan kekerasan atau main hakim sendiri," kata Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu (13/12).

Dia pun mendukung langkah pihak kepolisian bertindak tegas dan mengumumkan mekanisme yang diterapkan bukan hanya pelanggaran etik.

"Bahkan, disebutkan bahwa etiknya pelanggaran, etik berat yang kedua juga ada mekanisme pidana," ujar Anam.

Dia juga berharap ketegasan sikap kepolisian dalam kasus tersebut dapat memberikan efek terhadap seluruh anggota Polri untuk tidak melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.

"Dalam konteks yang lebih besar, memang perlu juga dibuat satu mekanisme soal debt collector (penagih hutang) ini, apakah memang ditagihnya di tengah jalan atau di rumah, ini juga penting," ujar Anam.

Turut diketahui, polisi telah menetapkan enam tersangka kasus pengeroyokan di kawasan Kalibata tersebut. Keenam tersangka merupakan anggota Polri aktif.

"Penyidik telah menetapkan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam rangkaian tindak pidana tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (12/12).

Dia menjelaskan, keenam tersangka itu merupakan anggota Pelayanan Masyarakat (Yanma) Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enam orang anggota Polri, di sini adalah anggota pada satuan pelayanan markas di Mabes Polri, sebagai terduga pelanggar berinisial Brigadir IAM, Bribda JLA, Bribda RGW, Bribda IAB, Bribda BN, dan Bribda AM," ungkap Trunoyudo.

Keenam polisi tersebut dijerat dengan Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang tindak kekerasan bersama di muka umum (pengeroyokan) yang mengakibatkan kematian. (ant/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istana Ungkap Alasan Prabowo Lantik Anggota DEN: Untuk Capai Swasembada Energi

Istana Ungkap Alasan Prabowo Lantik Anggota DEN: Untuk Capai Swasembada Energi

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto melantik langsung anggota Dewan Energi Nasional (DEN). 
Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Suami di Sleman yang Selamatkan Istri dari Penjambret Melakukan Pembelaan Melampaui Batas

Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Suami di Sleman yang Selamatkan Istri dari Penjambret Melakukan Pembelaan Melampaui Batas

Polisi memberikan penjelasan soal kejadian seorang suami ditetapkan jadi tersangka setelah selamatkan istri dari penjambret di Jembatan Layang Janti April lalu.
‎Sesi Latihan Persija Disambangi Pelatih Timnas Indonesia, Mauricio Souza Nilai Kunjungan John Herdman Sangat Positif

‎Sesi Latihan Persija Disambangi Pelatih Timnas Indonesia, Mauricio Souza Nilai Kunjungan John Herdman Sangat Positif

Pelatih Persija Mauricio Souza mengungkap isi pembicaraan dengan John Herdman saat memantau latihan. Kunjungan dinilai sangat positif bagi Timnas Indonesia.
Miliki Caps Terbanyak di Persija Bahkan Unggul dari Rizky Ridho, Ini Alasan Mauricio Souza Coret Alan Cardoso

Miliki Caps Terbanyak di Persija Bahkan Unggul dari Rizky Ridho, Ini Alasan Mauricio Souza Coret Alan Cardoso

Manajemen Persija sebelumnya secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama dengan Alan Cardoso berakhir lebih cepat.
Horor Survival "Send Help" Tandai Kembalinya Sam Raimi ke Genre Asalnya

Horor Survival "Send Help" Tandai Kembalinya Sam Raimi ke Genre Asalnya

Sutradara legendaris Sam Raimi kembali ke genre horor melalui film terbarunya berjudul Send Help.
Nindya Karya Dorong Kualitas Pendidikan Lewat Rehabilitasi Sekolah Dasar di Jakarta

Nindya Karya Dorong Kualitas Pendidikan Lewat Rehabilitasi Sekolah Dasar di Jakarta

PT Nindya Karya merehabilitasi SDN 08 Cilandak Barat sebagai komitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan dan sarana belajar yang aman serta nyaman.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT