News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karena Asmara, Pengusaha Culik hingga Aniaya PNS di Sukabumi

Baru-baru ini mencuat soal kabar yang mencengangkan warga Sukabumi. Pasalnya, seorang PNS berinisial IY di Dinas Perumahan dan Kawasan Perkim Kabupaten Sukabumi
Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:30 WIB
Karena Asmara, Pengusaha Culik hingga Aniaya PNS di Sukabumi
Sumber :
  • istimewa - istock photo

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat soal kabar yang mencengangkan warga Sukabumi. Pasalnya, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial IY di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi menjadi korban dugaan penculikan dan penganiayaan berat. 

Pelaku diduga merupakan seorang pengusaha atau kontraktor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi koboy ini dipicu oleh tuduhan perselingkuhan antara korban dengan istri terduga pelaku. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Sukabumi pada Jumat (12/12/2025).

Kuasa hukum korban, Efri Darlin M. Dachi, menjelaskan peristiwa bermula saat korban didatangi tiga orang di kantornya pada Rabu (10/12/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Korban saat itu dipaksa masuk ke dalam mobil.

"Klien kami didatangi tiga orang, dipaksa keluar kantor. Sebelum masuk mobil didorong, lalu dipukul oleh rekan salah seorang pelaku berinisial I. Karena ketakutan, korban menurut," jelas Dachi kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).

Dachi menuturkan, korban dibawa berkeliling ke arah Cibeureum, Sukabumi. Di dalam mobil, korban duduk diapit oleh para pelaku. 

Posisi korban berada di belakang sopir, di samping inisial I, dan di belakang terduga pelaku UC.

Sepanjang perjalanan, korban mengalami intimidasi dan kekerasan fisik.

"Di dalam mobil dipukul, 'dicentang' pakai tangan. Sesampainya di Jembatan Jajaway, korban kembali mendapatkan intimidasi dan pukulan dari pelaku dan rekan-rekannya," jelas Dachi.

Tak hanya itu, pelaku sempat membawa korban kembali ke kantor Dinas Perkim untuk mengambil foto keluarga korban di ruang kerjanya. Setelahnya, korban dibawa menemui atasannya di Kota Sukabumi, seorang Kabid berinisial M, sebelum akhirnya ditinggalkan begitu saja dalam kondisi luka-luka.

Selama perjalanan dari kantornya di Palabuhanratu ke Kota Sukabumi, IY disebut mengalami kekerasan fisik.

Menurut Dachi, motif penganiayaan ini didasari kecemburuan terduga pelaku yang menuduh korban berselingkuh dengan istrinya. Namun, Dachi membantah keras tuduhan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pertemuan antara korban dan istri pelaku hanya sebatas makan siang di tempat umum.

"Tudingan perzinahan itu tidak benar. Unsur perzinahan kan harus jelas. Fakta dari klien kami, mereka hanya makan siang di tempat terbuka, di salah satu restoran di kota (Sukabumi), bukan di tempat tertutup," tegasnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius di sekujur tubuh. Dachi merinci luka yang dialami kliennya meliputi lebam di kedua pelipis mata, telinga mengeluarkan darah, bibir sobek, serta cedera di dagu dan paha.

"Kondisi klien kami saat ini trauma berat. Makan dan minum pun susah akibat luka di bagian wajah," pungkas Dachi.

Pihak korban melaporkan para pelaku dengan Pasal 328 KUHP tentang Penculikan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari berbagai media, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Hartono membenarkan soal pelaporan korban. 

"Betul korban sudah melapor, saat ini masih dalam penyelidikan," singkatnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Kuliner khas Sumba umumnya berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah tersebut. Jagung dan singkong menjadi sumber utama karbohidrat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana (PRR) terus berupaya merealisasikan kebutuhan Hunian Sementara (Huntara) bagi penyintas bencana di Aceh.
Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 dengan tema 'Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional'.
John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman viral karena bermain bola bersama warga di Lombok. Pelatih Timnas Indonesia ini dinilai semakin melokal dan dekat dengan masyarakat.

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral