News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Ijazah Jokowi Semakin Memanas, Roy Suryo Tagih Janji Persiden RI ke-7: Buktikan Minggu Depan!

Kasus ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi masih bergulir hingga semakin memanas. Bahkan, baru-baru ini Pakar Telematika, Roy Suryo yang kini menjadi tersangka kasus
Minggu, 14 Desember 2025 - 16:47 WIB
Roy Suryo Bongkar Hal Penting dalam Polemik Ijazah Jokowi: Dibongkar dengan Kata-kata Sendiri
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih bergulir hingga semakin memanas. Bahkan, baru-baru ini Pakar Telematika, Roy Suryo yang kini menjadi tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Kembali menantang ayah Wapres Gibran itu.

Tantangan Roy Suryo, yakni mendesak mertua Gubernur Sumut, Bobby Nasution itu untuk menunjukkan ijazah aslinya di pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkap Roy Suryo usai viralnya Jokowi dalam wawancara eksklusifnya beberapa waktu lalu di media massa, yang menyatakan akan melakukan pembuktian keaslian ijazahnya di pengadilan.

Untuk diketahui, sidang gugatan terhadap ijazah Jokowi ini juga akan kembali digelar di PN Solo, Selasa (23/12/2025) mendatang.

"Satu lagi saya menggaris baik kalau dia mengatakan kemarin dengan wawancara Mbak Friska Clarissa (di Kompas TV) tunjukkan pengadilan. Buktikan minggu depan, Pengadilan Solo itu Alhamdulillah tidak melakukan NO (Niet Ontvankelijke Verklaard atau tidak dapat diterima) terhadap gugatan Citizen Lawsuit," cetus Roy Suryo yang dikutip dari Kompas TV, Minggu (14/12/2025).

Sebagai informasi, NO adalah singkatan dari Niet Ontvankelijke Verklaard (Belanda) yang artinya 'Tidak Dapat Diterima.' Yaitu putusan hakim yang menyatakan gugatan ditolak karena cacat formil (formal) sehingga pokok perkaranya tidak diperiksa, seperti surat kuasa tidak sah, gugatan kabur (obscuur libel), atau salah pihak (error in persona).

Citizen Lawsuit (Gugatan Warga Negara) adalah mekanisme hukum di mana warga negara (individu atau kelompok) menggugat pemerintah atau pejabat publik karena lalai dalam memenuhi kewajiban hukumnya, yang merugikan kepentingan umum, seringkali terkait hak dasar seperti lingkungan atau hak konstitusional, dan diajukan untuk menegakkan tanggung jawab negara, bukan hanya ganti rugi materiil. 

Kemudian, Roy Suryo juga mempertanyakan apakah Jokowi akan berlaku jujur menunjukkan ijazahnya di pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila, kata dia, Jokowi kembali menolak menunjukkan ijazah aslinya di pengadilan, maka masyarakat Indonesia akan kembali melihat kebohongan Jokowi lagi.

"Tunjukkan di pengadilan, tunjukkan di PN Solo. Jujur tidak dia. Kalau dia mengaku akan menunjuki pengadilan, harusnya Jokowi tunjukkan itu pengadilan. Ijazahnya yang asli. Kalau enggak, bohong lagi seluruh orang Indonesia lihat kebohongannya lagi," beber Roy Suryo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Selengkapnya

Viral