News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

476 KK Korban Bencana di Agam Bersedia Tinggal di Hunian Sementara, Pembangunan Ditarget Rampung Akhir Desember 2025

Sebanyak 476 KK korban bencana di Agam bersedia direlokasi ke hunian sementara. Pembangunan huntara ditargetkan rampung akhir Desember 2025.
Senin, 15 Desember 2025 - 11:11 WIB
476 KK Korban Bencana di Agam Bersedia Tinggal di Hunian Sementara, Pembangunan Ditarget Rampung Akhir Desember 2025
Sumber :
  • Istimewa

Agam, tvOnenews.com - Sebanyak 476 kepala keluarga (KK) korban bencana alam di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyatakan bersedia untuk direlokasi dan tinggal di hunian sementara (huntara) yang akan segera dibangun pemerintah. Data ini dicatat oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, mengatakan bahwa ratusan kepala keluarga tersebut telah menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk menempati hunian sementara yang disiapkan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebanyak 476 kepala keluarga telah menandatangani surat pernyataan bersedia tinggal di hunian sementara,” ujar Rinaldi di Lubuk Basung, Senin (15/12/2025).

Sebaran Lokasi Hunian Sementara

Rinaldi menjelaskan, ratusan kepala keluarga tersebut berasal dari sejumlah kecamatan terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam. Relokasi dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan, akses, serta ketersediaan lahan yang layak.

Berikut rincian lokasi hunian sementara berdasarkan kecamatan:

  • Kecamatan Palembayan
    Sebanyak 225 KK direlokasi ke hunian sementara yang akan dibangun di:

    • SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia

    • Lapangan bola voli Batu Mandi, Nagari Salareh Aia Timur

  • Kecamatan Tanjung Raya
    Sebanyak 183 KK direlokasi ke hunian sementara di Linggai Park, Nagari Duo Koto.

  • Kecamatan Ampek Koto
    Sebanyak 54 KK akan menempati hunian sementara di lahan DOB Nagari Balingka.

  • Kecamatan Malalak
    Sebanyak 14 KK direlokasi ke hunian sementara di Lapangan Lampeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur.

“Seluruh data ini merupakan hasil validasi dari pemerintah nagari. Untuk lokasi lahan juga sudah kami tinjau langsung bersama camat dan wali nagari,” jelas Rinaldi.

Masih Ada Warga yang Menolak Relokasi

Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, total terdapat 539 kepala keluarga yang terdampak bencana berat, terutama mereka yang rumahnya rusak parah atau berada di zona merah, seperti di sepanjang aliran sungai dan lereng bukit yang rawan longsor.

Namun demikian, tidak seluruh warga bersedia direlokasi. Tercatat 63 kepala keluarga menolak pindah ke hunian sementara dengan berbagai alasan, mulai dari kedekatan dengan mata pencaharian hingga kekhawatiran meninggalkan lahan atau rumah lama.

“Yang bersedia direlokasi sebanyak 476 KK, sedangkan 63 KK lainnya memilih tidak pindah,” kata Rinaldi.

Pembangunan Segera Dimulai

Pemerintah Kabupaten Agam memastikan proses pembangunan hunian sementara akan segera dimulai dalam waktu dekat. Saat ini, pihaknya tengah melakukan survei detail di masing-masing lokasi untuk memastikan kesiapan lahan dan kebutuhan teknis pembangunan.

Pembangunan hunian sementara ini akan dilakukan bekerja sama dengan TNI, guna mempercepat proses konstruksi di tengah kondisi darurat.

“Dalam minggu ini bahan bangunan sudah mulai didatangkan, baik dari Jakarta maupun dari Padang. Begitu material tiba di lokasi, pembangunan langsung dikerjakan,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan hunian sementara selesai dibangun menjelang akhir Desember 2025, sehingga para korban bencana dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Spesifikasi Hunian Sementara

Hunian sementara yang akan dibangun memiliki tipe 21, dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti dapur, akses jalan, serta sarana pendukung lainnya. Seluruh pendanaan pembangunan huntara ini bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Rinaldi menegaskan, hunian sementara ini bersifat sementara dan akan digunakan oleh korban bencana sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) yang direncanakan mulai dibangun pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hunian sementara ini menjadi solusi tempat tinggal sementara sampai hunian tetap selesai dibangun tahun depan,” pungkasnya.

Langkah relokasi dan pembangunan hunian sementara ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak sekaligus meminimalkan risiko bencana susulan di wilayah rawan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jepang Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jepang Vs Swedia

Jepang mengincar lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sementara Swedia selalu lolos dari fase grup dalam empat partisipasi terakhirnya.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia Vs Belanda

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia Vs Belanda

Duel Tunisia vs Belanda dalam matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2026 yang bertempat di Stadion Kansas City, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/5/2026) diprediksi tidak berimbang.
Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat

Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat

Camp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 yang dihadiri ribuan peserta dan delegasi dari 12 negara, resmi dibuka oleh Gubernur Lemhanas RI, Ace Hasan Syadzily di Pusbangdai Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).
Anggota DPD RI Mirah Midadan Ungkap Warga Kabupaten Bima Ternacam Krisis Air Bersih

Anggota DPD RI Mirah Midadan Ungkap Warga Kabupaten Bima Ternacam Krisis Air Bersih

Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid meminta Pemerintah Kabupaten Bima untuk segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan krisis air bersih yang dialami masyarakat Desa Bajo dan sejumlah desa lainnya.
Jamintel Kejagung Perkenalkan Sistem Pengawasan MBG Berbasis Aplikasi di Sumedang

Jamintel Kejagung Perkenalkan Sistem Pengawasan MBG Berbasis Aplikasi di Sumedang

Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung (Jaminterl Kejagung), Reda Manthovani memperkenalkan sistem pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis aplikasi dan kode QR.

Trending

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya intervensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap perwakilan Sumatera Selatan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat

Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat

Camp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 yang dihadiri ribuan peserta dan delegasi dari 12 negara, resmi dibuka oleh Gubernur Lemhanas RI, Ace Hasan Syadzily di Pusbangdai Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan besar media Vietnam setelah menunjukkan ambisi besar meraih gelar juara dan ruan rumah dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral