News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolres Toba Viral karena Aksi Jogetnya, Masyarakat Toba Minta Kapolda Sumut Copot AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga

Belum setahun menjabat sebagai Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga dituntut segera dicopot dari jabatannya.
Rabu, 17 Desember 2025 - 18:36 WIB
Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga
Sumber :
  • Humas Polri

Toba, tvOnenews.com - Belum setahun menjabat sebagai Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga dituntut segera dicopot dari jabatannya.

AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, diketahui baru saja menjabat sebagai Kapolres Toba pada 26 April 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun belum genap setahun, Kapolres Toba kini dituntut masyarakat agar segera dicopot dari jabatannya.

Puluhan warga Kabupaten Toba, Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa damai di depan Mapolres Toba, pada Selasa (16/12/2025).

Warga dengan berbagai poster dan spanduk tuntut Kapolres dan Kasat reskrim Dicopot.
Warga dengan berbagai poster dan spanduk tuntut Kapolres dan Kasat reskrim Dicopot.
Sumber :
  • tvOnenews/Daud Sitohang

Puluhan warga datang membawa berbagai poster dan spanduk meminta agar Kapolres Toba dan Kasat Reskrim segera dicopot oleh Kapolda Sumut. 

Dalam orasinya, puluhan warga ini menyesalkan lambannya penanganan berbagai kasus yang ditangani penyidik Polres Toba, termasuk salah satunya kasus penipuan jual beli tanah yang dialami oleh salah seorang warga Kabupaten Toba. 

Menurut Ilham Munthe, kasus penipuan dan penggelapan jual beli tanah ini sebelumnya sudah dilaporkan oleh korban Theovani Fitri Yanti Sidauruk pada (06/03/2025) dengan laporan bernomor LP/B/331/III/SPKT/POLDA SUMUT, yang semula ditangani Polda Sumut dan kemudian dilimpahkan ke Polres Toba pada (21/03/25) lalu.

Namun, setelah pelimpahan dan ditangani oleh Polres Toba, kasus ini jalan di tempat dan tidak ada perkembangan sama sekali.

Para demonstran, dengan tegas menuntut kejelasan atas laporan masyarakat yang sudah hampir 9 bulan menggantung tanpa kepastian. 

"Kami menyayangkan lambannya penanganan kasus atas laporan dari warga tersebut. Hal ini bertolak belakang dengan aksi joget-joget Kapolres Toba yang selalu viral di jagat maya. Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga viral karena aksi jogetnya yang energik den mampu menghibur, khususnya masyarakat Toba," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga dengan berbagai poster dan spanduk tuntut Kapolres dan Kasat reskrim Dicopot.
Warga dengan berbagai poster dan spanduk tuntut Kapolres dan Kasat reskrim Dicopot.
Sumber :
  • tvOnenews/Daud Sitohang

"Namun sungguh sangat disayangkan, aksi energik Kapolres Toba saat berjoget tidak seenergik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, Sebagaimana diatur didalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang tupoksi Kapolres dalam Memimpin, Membina, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan dan pengayoman rerhadap masyarakat," tambah Ilham Munthe. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral