News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Sumut Bobby Nasution Layani Pengungsi hingga Dini Hari di Tapanuli Selatan

Gubernur Sumut Bobby Nasution melayani para pengungsi hingga Sabtu dini hari di Posko Pengungsian Batuhula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:08 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution Layani Pengungsi hingga Dini Hari di Tapanuli Selatan
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Medan, tvOnenews.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubernur Sumut) Bobby Nasution melayani para pengungsi hingga Sabtu dini hari di Posko Pengungsian Batuhula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Ia membantu menyiapkan dan membagikan makanan kepada para pengungsi di posko ini, dan bukan sekadar meninjau kondisi pengungsian di Tapanuli Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tengah situasi yang tidak normal ini, saya melihat persatuan dan gotong-royong saudara-saudara kita masih sangat kuat. Bersama-sama melewati kondisi ini," kata Bobby di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (20/12/2025).

Gubernur mengaku terkesan melihat semangat kebersamaan maupun gotong royong warga terdampak bencana menghadapi masa sulit ini.

Posko Pengungsian Batuhula ini sebagian besar ditempati warga Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Di lokasi posko pengungsian juga tersedia pos pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

"Saya juga sempat menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, makanan, dan berbagai logistik lainnya untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi saat di pos pelayanan kesehatan," jelas Bobby.

Usai meninjau Posko Pengungsian Batuhula, Bobby melanjutkan perjalanan dengan penyaluran bantuan ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Batang Toru, Tapanuli Selatan pada dini hari.

Adapun bantuan yang diberikan, antara lain berupa bahan pokok, perlengkapan tidur, serta sejumlah kebutuhan untuk mendukung aktivitas gereja.

"Kami Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus bekerja sekuat tenaga untuk memulihkan keadaan ini,” tegas Bobby.

Ismaira Tampubolon, korban banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan menyampaikan keluh kesahnya langsung kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ismaira yang berprofesi sebagai pedagang bahan pokok asal Kecamatan Garoga, Tapanuli Selatan ini mengaku barang dagangannya maupun rumahnya rusak berat akibat terendam material banjir.

"Kami mohon dibantu, karena semuanya sudah habis, rumah, dan barang jualan kami. Kami tidak tahu harus mulai dari mana lagi. Kami mohon bantuannya agar bisa berdagang kembali," tutur Ismaira. (ant/ag) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK akan mengusut sosok-sosok yang diduga ikut kegiatan Ridwan Kamil (RK) di luar negeri saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni pada periode 2018–2023.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil meraih kemenangan pertama sehingga Indonesia menyamakan kedudukan menjaid 1-1 dari Hong Kong.
Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.
Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT