News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Anggota TPNPB OPM Kodap Sinak Ikrar Setia Kembali ke NKRI, Operasi Humanis TNI Berbuah Hasil

Tujuh mantan anggota OPM yang kembali ikrar setia ke NKRI ini sebelumnya diketahui terlibat dalam pembakaran SMA Distrik Sinak dan penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada 2024.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:21 WIB
Proses ikrar setia 7 anggota OPM yang kembali ke NKRI.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Satuan Tugas Yonif 142/Ksatria Jaya di bawah Komando Operasi Habema TNI berhasil mengikrarkan tujuh anggota Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Kodap XXVII/Sinak, kembali setia ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Prosesi ikrar itu dilakukan di Pos Sinak BNPB Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Sabtu (20/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh mantan anggota TPNPB OPM tersebut sebelumnya diketahui terlibat dalam pembakaran SMA Distrik Sinak serta penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada 2024.

Pelaksanaan ikrar setia kepada NKRI berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh aparat keamanan serta para tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran unsur masyarakat menjadi simbol dukungan terhadap upaya pemulihan keamanan dan perdamaian di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan ikrarnya, 7 orang mantan anggota TPNPB OPM menyatakan kembali kesetiaan penuh kepada NKRI, sekaligus menegaskan penolakan terhadap segala bentuk gerakan separatis serta berkomitmen mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di Papua, khususnya di Distrik Sinak.

Salah satu perwakilan mantan anggota OPM, Tenius Tabuni, menyampaikan bahwa keputusan kembali ke NKRI diambil berdasarkan kesadaran pribadi.

Ia menilai jalur kekerasan dan perpecahan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, melainkan justru menimbulkan penderitaan dan menghambat kemajuan Papua.

Komandan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, menegaskan bahwa momentum kembalinya 7 eks anggota TPNPB OPM merupakan hasil nyata dari pendekatan humanis yang diterapkan dalam Operasi Soft Power di wilayah Papua.

“Kepada saudara-saudara kita yang hari ini telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya," tegas Dansatgas.

"Kami berharap ikrar yang diucapkan hari ini dapat membawa perubahan dan pemahaman, serta menjadi contoh bagi pihak lain yang masih tergabung dengan kelompok TPNPB OPM agar tidak kembali ke jalan tersebut,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakili Tinus Talenggeng. Ia berharap ikrar setia tersebut dapat menjadi teladan bagi kelompok lain yang masih bertahan pada paham separatisme agar segera kembali ke NKRI.

Menurutnya, langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong terciptanya Papua yang kondusif, sejahtera, dan damai, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut maupun trauma akibat gangguan keamanan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI berlangsung pada hari ini.
Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berinisial BP dan SR selaku pemeriksa pajak menjadi tersangka kasus dugaan manipulasi ekspor pulp.
China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral