News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Hendri Satrio: Pentingnya Teori Komunikasi dalam Praktik Komunikasi Pemerintahan

Pengamat politik Hendri Satrio berbicara pentingnya penerapan teori komunikasi dalam praktik komunikasi pemerintahan, menyusul masih seringnya terjadi polemik dan kesalahpahaman publik akibat penyampaian pesan yang dinilai tidak tepat, lambat, dan minim empati.
Minggu, 21 Desember 2025 - 11:23 WIB
Dosen Universitas Paramadina yang juga pengamat politik, Hendri Satrio
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dosen Universitas Paramadina yang juga pengamat politik dan penulis buku "Riah Riuh Komunikasi", Hendri Satrio berbicara pentingnya penerapan teori komunikasi dalam praktik komunikasi pemerintahan, menyusul masih seringnya terjadi polemik dan kesalahpahaman publik akibat penyampaian pesan yang dinilai tidak tepat, lambat, dan minim empati. 

Hal tersebut disampaikannya dalam peluncuran buku "Riah Riuh Komunikasi" di Universitas Paramadina Jakarta, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buku ini mengulas dinamika komunikasi para pejabat publik dengan menempatkan komunikasi sebagai elemen strategis dalam tata kelola pemerintahan.

Hendri Satrio merasa buku tersebut berisikan sejumlah contoh komunikasi positif, salah satunya komunikasi Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan presiden, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, pola komunikasi tersebut menunjukkan praktik komunikasi politik yang inklusif, penuh simbol rekonsiliasi, dan dapat dianalisis secara ilmiah melalui teori komunikasi.

“Komunikasi yang dilakukan Presiden Prabowo dengan para mantan presiden itu baik, dan dalam teori komunikasi ada penjelasannya. Itu bukan sekadar gestur politik, tetapi bisa dijelaskan secara akademik,” ujarnya.

Selain itu, buku tersebut juga mengulas isu pembatalan kebijakan PPN 12 persen, pencitraan bantuan sosial dalam bencana, hingga dugaan pengalihan isu (testing the water) dalam sejumlah peristiwa politik. 

Menurutnya, seluruh kasus tersebut selalu disertai dengan kerangka teori komunikasi agar pembaca memahami konteks secara utuh.

Ia menekankan bahwa pencitraan dalam situasi bencana sebenarnya diperbolehkan, selama dilakukan dengan empati, ketulusan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sebaliknya, pencitraan yang tidak tulus justru berpotensi menimbulkan kemarahan publik.

“Kalau tidak empati, tidak tulus, dan tidak berdampak, sebaiknya tidak usah melakukan pencitraan karena efeknya justru buruk,” terang dia.

Hendri Satrio menambahkan jika komunikasi pemerintahan dijalankan secara serius dan konsisten, maka kualitas kehidupan berbangsa dapat meningkat secara signifikan.

“Kalau politik, hukum, dan ekonomi dibarengi dengan komunikasi yang baik, saya yakin Indonesia bisa mencapai kondisi terbaiknya pada 2026,” tegasnya.

Buku ini diharapkan tidak hanya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami praktik komunikasi politik dan pemerintahan, sekaligus mampu memberikan kritik yang lebih substansial dan berbasis pemahaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan sekadar kritik atau kemarahan, tapi masukan agar komunikasi pemerintah ke depan bisa lebih baik, lebih cepat, dan lebih empatik,” pungkasnya.

Adapun dalam peluncuran buku "Riah Riuh Komunikasi" juga dihadiri oleh Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro, Profesional media & produser Helmy Yahya, CEO Good News From Indonesia (GNFI) Wahyu Aji.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Open 2026: Ambisi Jafar/Felisha Pecah Telur atas Unggulan Tuan Rumah

Malaysia Open 2026: Ambisi Jafar/Felisha Pecah Telur atas Unggulan Tuan Rumah

Jafar/Felisha langsung menghadapi Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di babak pertama Malaysia Open 2026.
Besi dan Baja Masih Jadi Komoditas Ekspor Terbesar Indonesia ke China

Besi dan Baja Masih Jadi Komoditas Ekspor Terbesar Indonesia ke China

Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia pada periode Januari - November 2025.
Pengamat Ungkap Strategi Trump di Balik Konflik dengan Venezuela: Tekan Harga Minyak demi Kendalikan Inflasi

Pengamat Ungkap Strategi Trump di Balik Konflik dengan Venezuela: Tekan Harga Minyak demi Kendalikan Inflasi

Aksi koboi Presiden AS Donald Trump yang membombardir Caracas dan membekuk Presiden Venezuela tak bisa dilepaskan dari strategi besar menekan harga minyak dunia.
Konflik AS-Venezuela Otomatis Dongkrak Harga Minyak Dunia? Begini Kata Pengamat

Konflik AS-Venezuela Otomatis Dongkrak Harga Minyak Dunia? Begini Kata Pengamat

Pengamat Energi Unpad menjawab pertanyaan soal kondisi harga minyak setelah konflik yang tengah terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela. Begini katanya.
Siapa Antonio Tuta, Kiper Juara Liga Eropa yang Kepincut Main di Persib dan Persebaya

Siapa Antonio Tuta, Kiper Juara Liga Eropa yang Kepincut Main di Persib dan Persebaya

Antonio Tuta jadi sorotan sepak bola Tanah Air jelang bursa transfer paruh musim. Kiper Kroasia itu secara terbuka mengungkapkan ketertarikan main di Indonesia.
Waspada Super Flu, Rano Karno Minta Warga Pakai Masker Saat Bepergian

Waspada Super Flu, Rano Karno Minta Warga Pakai Masker Saat Bepergian

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit "super flu". Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan masker.

Trending

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Massimiliano Allegri kembali menjadi pusat perbincangan di sepak bola Italia setelah membawa AC Milan bersaing dalam perburuan Scudetto musim ini.
Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Anggota DPR RI, Jazuli Juwaini, melontarkan kritik tajam terhadap aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela. 
Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap dengan peluang rezeki hari esok.
Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 6 Januari 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Pasal Perzinaan KUHP Baru Tetap Delik Aduan, Ini Bedanya dengan Aturan Lama

Pasal Perzinaan KUHP Baru Tetap Delik Aduan, Ini Bedanya dengan Aturan Lama

Menhukam Supratman menegaskan pasal perzinaan di KUHP baru tak jauh berbeda dari KUHP lama. Tetap delik aduan dan fokus lindungi keluarga serta anak.
Isu dengan Ridwan Kamil Makin Merebak, Kuasa Hukum Aura Kasih Tegaskan Tak Benar

Isu dengan Ridwan Kamil Makin Merebak, Kuasa Hukum Aura Kasih Tegaskan Tak Benar

Isu dengan Ridwan Kamil makin merebak, kuasa hukum Aura Kasih akhirnya angkat bicara dan tegaskan semua itu tidak benar.
Sebagian Besar Tim Pengamanan Maduro Tewas, Korban Operasi Militer AS di Venezuela Capai 80 Orang

Sebagian Besar Tim Pengamanan Maduro Tewas, Korban Operasi Militer AS di Venezuela Capai 80 Orang

Operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela pada Sabtu (3/1) memakan banyaka korban jiwa. Hingga kini jumlah korban tewas akibat serangan AS menjadi 80 orang, demikian dilaporkan The New York Times, Minggu (4/1).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT