News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Kritisi Rekrutmen Akpol, Sebut Sarat Kepentingan Politik dan Relasi Kedekatan

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD kritisi proses rekrutmen Akpol yang dinilai masih dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi kedekatan
Senin, 22 Desember 2025 - 18:59 WIB
Ilustrasi Polri
Sumber :
  • Istimewa

Sleman, tvOnenews.com - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD menyinggung proses rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinilai masih dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi kedekatan.

Hal tersebut disampaikannya seusai public hearing dengan akademisi dan beberapa perwakilan dari media, AJI, PWI, hingga BEM di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Senin (22/12/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi turut dihadiri anggota Komisi Reformasi Polri lainnya yaitu Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti dan Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI menilai proses seleksi Akpol dalam beberapa tahun terakhir tidak selektif. Tentunya, berpotensi mengurangi kualitas seleksi calon perwira Polri.

Public hearing yang diselenggarakan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Senin (22/12/2025).
Public hearing yang diselenggarakan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Senin (22/12/2025).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

"Rekrutmen mau masuk Akpol juga sekarang sudah pakai jatah-jatahan. Sehingga produk beberapa tahun terakhir ini sejujurnya tidak selektif. Karena ada kedekatan, hubungan politik dan sebagainya," kata Mahfud.

Ia mengatakan, hal ini telah dicatat dan menjadi bahan diskusi pada hari ini, mulai dari proses rekrutmen hingga tes pendidikannya.

Selain itu, juga menyinggung aspirasi yang masuk soal proses seleksi staf dan pimpinan (Sespim) di institusi ini yang dinilai tidak sesuai kapasitas. Bahkan, adanya praktik curang di bawah meja.

"Orang masuk sespimti agar dapat (pangkat) Brigjen dan lain-lain harus bayar. Bayar ke siapa? Ya bayar ke temannya yang urus. Kalau ditanya di rekrutmennya Polri, enggak ada teman dan tidak boleh bayar. Tapi semua tes menyatakan bayar sekian, lewat ini, lewat itu," ungkap Mahfud.

Ia melanjutkan, Komisi Percepatan Reformasi Polri juga mendapati informasi adanya anggota Polri yang mencapai pangkat perwira tinggi tidak sesuai hitungan jenjang jabatan.

"Kami juga mencatat (masukan) ada orang yang pangkatnya gak naik-naik. Ada orang yang belum memenuhi syarat tiba-tiba naik pangkat. Kalau mau menjadi Brigjen harus 24 tahun, ini baru 22 tahun jadi Brigjen. Tentu ada alasannya," ucap Mahfud.

Dalam kesempatan ini, Mahfud mengaku Komisi Percepatan Reformasi Polri belum ada satu tantangan yang dihadapi selama penyerapan aspirasi publik di sejumlah daerah.

Namun ia menyebut, orang seringkali salah sangka bila kehadiran komisi ini. Pasalnya, banyak laporan yang masuk, mulai dari kasus perselingkuhan yang melibatkan anggota Polri hingga insiden kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu.

"Komisi reformasi tidak menyelesaikan kasus, termasuk peristiwa (kerusuhan) akhir Agustus lalu. Itu tidak boleh diputuskan, apalagi intervensi setiap hukum oleh Komisi Reformasi," terang Mahfud.

Kendati demikian, hal itu pernah disampaikan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai saran kepada Kapolri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya, ada 1.030 orang di seluruh Indonesia yang ditangkap pasca aksi demo ricuh tersebut.

"Kita minta kepada Polri, tolong dong disisir lagi. Dari 1.030 orang ini, ada orang yang tidak bersalah, hanya ikut-ikutan memforward lalu ditangkap sebagai provokator. Itu ada yang ditangguhkan, dibebaskan, lalu ada yang dipercepat," pungkas Mahfud. (scp/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Libatkan Ahli Labfor hingga Toksikologi dalam Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Pastikan Hasil Pemeriksaan Miliki Dasar Ilmiah Kuat

Polisi Libatkan Ahli Labfor hingga Toksikologi dalam Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Pastikan Hasil Pemeriksaan Miliki Dasar Ilmiah Kuat

Polda Metro Jaya melibatkan sejumlah ahli dalam proses ekshumasi terhadap jasad Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Polisi Cek DNA hingga Toksikologi

Ekshumasi makan Sutrimo yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu tak hanya sebatas mengangkat jenazah. Tim forensik mengambil sejumlah sampel dari tubuh Sutrimo dan lingkungan makam untuk dianalisis di laboratorium.
Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Optimis PNBP Sektor Minerba dan Migas Lampaui Target, Bahlil: Pasti Akan Lebih!

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjamin bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) serta minyak dan gas (migas), akan melebihi target yang telah ditentukan.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Jorge Martin Tak Tertarik Kejar Gelar Juara Dunia MotoGP 2026, Pilih Fokus Kejar Hal Ini

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku bahwa dirinya tak tertarik mengejar gelar juara MotoGP 2026. Alih-alih menambahkan titlenya, Martinator memilih untuk fokus pada hal lainnya.
Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Lagi Jumpa Penggemar di Perth, Federico Barba Tiba-tiba Sebut Bobotoh, Rindu Persib Bandung?

Mantan bek Persib Bandung asal Italia Federico Barba menitipkan salam untuk Bobotoh. Hal ini dikatakan ketika sang pemain selesai latihan bersama skuad Palermo.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral