News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Cs Masih Belum Puas dan Minta Diuji Forensik Independen

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, menyatakan uji forensik independen diperlukan untuk memastikan keaslian ijazah Jokowi yang saat ini telah disita penyidik.
Senin, 22 Desember 2025 - 21:56 WIB
Belum Terima Surat Resmi Hasil Gelar Perkara Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Cs Tagih ke Polda Metro
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Drama kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih terus bergulir. Terbaru, Roy Suryo dan rekan-rekannya mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (22/12/2025), untuk meminta agar ijazah Jokowi diuji melalui laboratorium forensik independen.

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, menyatakan uji forensik independen diperlukan untuk memastikan keaslian ijazah yang saat ini telah disita penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemeriksaan tersebut harus dilakukan secara terbuka, kredibel, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada warga.

Khozinudin menegaskan, diperlihatkannya barang bukti ijazah dalam gelar perkara khusus sebelumnya tidak serta-merta menyelesaikan perkara.

“Pembuktian yang sah hanya bisa dilakukan di persidangan, dan kebenaran hukum ditentukan lewat putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski pihaknya hanya diperbolehkan melihat ijazah secara kasat mata tanpa pemeriksaan mendalam, hal itu justru memperkuat keyakinan mereka adanya persoalan pada dokumen tersebut.

Salah satunya terkait foto pada ijazah yang menurut mereka bukan foto Presiden Joko Widodo, sebagaimana juga disampaikan Rustam Effendi kepada penyidik.

Permintaan uji forensik independen itu, kata Khozinudin, mengacu pada sejumlah preseden hukum.

Ia mencontohkan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang baru terungkap secara menyeluruh setelah dilakukan pemeriksaan forensik ulang secara independen.

“Uji forensik independen penting untuk menghilangkan keraguan publik dan mencegah dugaan intervensi, demi menemukan kebenaran materiil,” katanya.

Roy Suryo Cs mengusulkan agar uji forensik dilakukan oleh lembaga dalam negeri yang dinilai memiliki kredibilitas, seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atau Laboratorium Forensik Universitas Indonesia (UI).

Menurut Khozinudin, langkah tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik dan sah dilakukan demi menjaga keadilan, transparansi, serta kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menggelar gelar perkara khusus kasus tudingan ijazah palsu Jokowi pada Senin (15/12/2025) atas permintaan Roy Suryo Cs. Gelar perkara tersebut digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, gelar perkara khusus dilakukan untuk mengakomodasi keberatan para tersangka atas penetapan status hukum mereka.

Dalam kesempatan itu, penyidik juga memperlihatkan ijazah Jokowi kepada para tersangka dan kuasa hukum.

“Penyidik akan menindaklanjuti rekomendasi hasil gelar perkara khusus untuk melengkapi berkas perkara dan memberikan kepastian hukum,” ujar Iman di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, penyidik telah memeriksa ratusan saksi, menyita puluhan barang bukti, serta melibatkan 22 ahli dari berbagai bidang keilmuan.

“Sebanyak 130 saksi telah dimintai keterangan, dengan penyitaan 17 jenis barang bukti serta 709 dokumen,” jelasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral